Become An Empress

Become An Empress
3


__ADS_3

hiks hiks huuu tangisan seseorang amora pun menuju ke arah tangisan itu


saat dia sampai di mana suara itu berasal iya melihat seorang pelayan sedang memukuli anak kecil


apa yang kau lakukan gara gara kau aku sampai terjatu haaa dasar anak siapa ucap pelayan sambil memukul anak kecil itu dengan tanganya meskipun dia hanya menggunakan tangannya masik sakit untuk anak kecil apa lagi pelayan itu memukulnya dengan keras


aap atu calah jana di putul ladi hiks hisk ucap anak kecil itu


APA YANG KAU LAKUKAN HAAA teriak amora


amora pun menghampiri pelayan itu dan menari anak kecil itu ke belakangnya


apa yang kau lakukan sampai kau membukulnya begitu kuat tanya amora


maaf permaisuri anak itu membuat saya jatuh makanya saya memukulnya ucap pelayan


amora pun melihat ke arah anak tersebut saat di memperhatikan iya seperti mengenal anak kecil itu iya ingat bahwa anak itu adalah putrinya yang bernama LIANA CLAMANTIME saat iya memperhatikan putrinya iya melihat pipinya memera sepertinya habis di pukul iya pun melihat ke arah pelayan yang memukul putrinya tersebut


apa kau yang memukunya tanya amora


iya permaisuri jawab pelayan itu iya yakin Bahwan amora tidak akan menghukumnya kerana iya tau bahwa permaisuri tidak menyayangi anaknya


PLAKKK

__ADS_1


saat pelaya itu merasa iya yakin tidak dihukun iya mendapatkan tamparan yang cukup keras


PENGAWAL teriak amora


iya permaisuri jawab pengawal


bawa pelayan sialan ini dan beri iya hukuman yang setimpal ucap amora


baik permaisuri ucap pengawal,pengawal itu pun membawa pelayan itu meski pun pelaya itu berontak dan teriak untuk di lepaskan tetapi pengawal itu tetap membawa pelayan tersebut


setelah pengawal itu membawa pergi pelayan itu amora pun membalik badanya dan melihat anak kecil yang sudang gemetaran


aap lia calah pelmaiculi lia enda latukan ucap liana anak itu bahkan sudah menangis dan bergemetaran amora pun mensejajarkan tingginya dengan liana


uda pelmaiculi jawab liana berbohong dengan menundukan wajanya iya tidak berani melihat wajah ibunya karena iya takut dihukum saat dia memjawab pertanyaan ibunya tiba tiba terdengar suara dari perut liana


hahah apa kau berbohong tanya amora


aaf lia bohong jangan hutum lia huuuu tangis liana


hy liat aku sambul mengapus air mata yang ada di pipi putrinya


aku tidak akan memukul sekarang ayo kita makan ucap amora iya menggondong liana

__ADS_1


amora dapat merasakan bahwa putrinya sedang ketakutan sampai badanya gemetaran sebenarnya amora ingin menangis melihat tampilan putrinya bagaimana iya tidak menangis iya melihat putrinya seperti tengkorak hidup karena anaknya sangat kurus bahkan pakaian anaknya sudah tak laya pakaibah bahkan anaknya sangat kotor


saat mereka sampai ke kamar amora iya menyuruh pelayan untuk membawakan makanan yang lezat


permaisuri makanya sudah siapa ucap pelayan


baik kau boleh pergi ucap amora


baik permaisuri ucap pelayan memberi salam


nah sekarang liana makan ya ucap amora iya pun mendudukan liana


liana melihat makanan yang sangat lezat iya belum perna memakan makanan yang ada di hadapanya meskipun iya seorang tuan putri belum perna iya memakan makanan itu kerana iya dan kakak laki lakinya hanya di berih nasik serta roti kering oleh pelayan itu pun jika pelayan berbaik hati memberi mereka makan


ayo makan kenapa hanya dilihat saja ucap amora


apa liana oleh matan ini cumua tanya liana takut


iya liana boleh makan ini semua ucap amora mengulus kepala liana


liana pun mengambil makanan yang ada di depanya meski pun tangannya gemetaran karena iya takut membuat kesalahan dan di hukum ibunya saat iya mau memasukan makanan ke dalam mulutnya iya teringat akan kakak laki lakinya


apa atuuuu ucap liana

__ADS_1


__ADS_2