
"josh!!" teriak marsell "eh sorry bro,tadi gue mau minta cemilan ke kamar lu,tapi lu lagi ngomong sendiri terus gue nguping,sorry ya bro" ucap joshua "lagi lagi lu ya bang nguping di kamar gue" tegas marsell "udah! joshua lain kali jangan kayak gitu adikmu kan butuh privasi josh" tegas mama "iya ma" jawab joshua
__ADS_1
*keesokan harinya
__ADS_1
"rick lu liat aisyah gak?" tanya marsell kepada ricky teman sebangku nya "lah gue aja gak deket sama aisyah,ya gak taulah" jawab ricky "heh! kalian nyariin aisyah ya" tegur amira teman sebangku aisyah "ini nih si marsell yang nyariin kalo gua mah enggak" ucap ricky sambil menunjuk marsell "ohh nih surat lu kasih ke pak amir,aisyah sakit dia gak akan sekolah" kata amira sambil memberikan suratnya ke marsell "sakit?sakit apa?kok gue gak tau,yaudah sini surat nya biar gue yang kasihin" ujar marsell cemas "cieee marsell perhatian amat sama aisyah" rayu amira "gak kok" jawab marsell malu
__ADS_1
"apa gue mampir kerumah aisyah dulu ya,liat keadaan aisyah,tapi masa gue kesana gak bawa apa apa" ujar marsell "yaudah lah sebelum kerumah aisyah gue ke supermarket dulu,untung uang gue masih cukup buat beli makanan buat aisyah" tambahnya dan sesampainya dirumah aisyah "permisi!!" teriak marsell "iya sebentar!! aduh sopo seh!!" sahut dari dalam "eh den marsell,kenapa den?" tanya bibi "eee ini bi katanya aisyah sakit ya,saya mau jenguk" jawab marsell "oh mau jenguk yaudah masuk den" ucap bibi *tuk tuk tuk suara ketukan pintu didepan kamar aisyah yang membuat aisyah bangun dari kasur nya dan berkata "siapa!?" teriak aisyah dengan suara yang sedikit bergetar "marsell!!" jawab marsell "masuk!!" ujar aisyah,marsell pun membuka pintu dan masuk lalu bertanya "syah" sapa marsell "hah?" jawab aisyah dengan nada sedikit rendah "lu kenapa? sehat dong gue kangen" marsell keceplosan tentang perasaan nya "apa?" jawab aisyah yang tadi nya lemas sontak kaget setelah mendengar perkataan marsell tadi,ternyata marsell sengaja mengungkapkan perasaan nya agar dia bisa mulai jujur tentang perasaan suka nya terhadap aisyah "iya gue kangen gue suka sama lo,pliss jangan sakit gak ada lo gue gak semangat sekolah" ujar marsell "ini marsell? sell sadar sell lu kesambet?" aisyah bingung dengan sikap marsell "gak kok,gue sehat,gue emang suka sama lo,pliss bilang lo juga suka sama gue,gue tau kalau lo sama gue...." pembicaraan marsell terhenti saat bi anah masuk untuk memberi obat untuk aisyah "non,den maaf bibi ganggu ini obat non aisyah udah waktu nya diminum" ucap bibi "gak kok bi,taro dulu dimeja nanti diminum" jawab aisyah "iya bi nanti biar marsell yang kasih" kata marsell layak nya kekasih aisyah lalu bi anah pun pergi "sell?" tegur aisyah "iya,kenapa sayang?" jawab marsell,jawaban marsell yang nyeleneh tersebut membuat aisyah bingung "gak,gue mau bilang gue juga suka sama lo,tapi gue malu buat ngungkapin nya" ujar aisyah dengan sedikit gugup karena malu "beneran? yaudah lo mau gak jadi pacar gue?" tanya marsell dengan nada orang yang kesenengan "mau!" jawab aisyah yang belum mengetahui bahwa mereka tidak seiman "yes!!" teriak marsell "ssssttt" bisik aisyah dan marsell pun terdiam dan berkata "yaudah minum obat nya biar cepet sembuh" ucap marsell,marsell pun memberikan obatnya dan memberi aisyah minum
__ADS_1
*bersambung
__ADS_1