
Setelah melewati cobaan di Lembah Suci, Xiao Tian dan Hao Yue melanjutkan perjalanan mereka menuju sebuah tempat yang disebut Hutan Kabut. Kabut tebal dan misterius melingkupi hutan tersebut, menciptakan suasana yang gelap dan mencekam.
Ketika mereka memasuki hutan, mereka segera merasakan aura yang berbeda dari sebelumnya. Ada kehadiran yang tak terlihat, seolah-olah ada sesuatu yang diam-diam mengamati mereka.
Xiao Tian: "Hutan Kabut ini begitu misterius. Aku merasa ada sesuatu yang tersembunyi di balik kabut ini."
Hao Yue: "Kita harus tetap waspada. Hutan ini penuh dengan kejutan yang tak terduga. Jaga pikiranmu dan siapkan dirimu untuk apa pun yang akan kita hadapi."
Mereka melangkah lebih dalam ke dalam hutan, mengikuti jejak-jejak yang samar-samar terlihat di tengah kabut yang tebal. Setiap langkah mereka penuh dengan ketegangan, karena mereka tidak tahu apa yang menunggu di balik kabut.
Tiba-tiba, mereka berhadapan dengan sekelompok makhluk misterius yang disebut Naga Kabut. Makhluk-makhluk itu memiliki kulit bersisik dan sayap yang mempesona. Mereka melingkupi Xiao Tian dan Hao Yue, siap untuk menghadang mereka.
Xiao Tian: "Naga Kabut! Kita harus siap menghadapinya."
Hao Yue: "Kekuatan mereka begitu kuat. Kita harus bekerja sama untuk mengalahkan mereka."
Pertempuran dimulai, dengan Naga Kabut menyerang dengan kecepatan dan kekuatan yang memukau. Serangan-serangan mereka meluncur dari dalam kabut, membuat sulit bagi Xiao Tian dan Hao Yue untuk melacak gerakan mereka.
*(Duar........Wushhh........Wush ......Suara Ledakan Yang dahsyat Yang Memunculkan Percikan Energi dahsyat disertai hembusan angin yang mampu memporak porandakan Sekitar mereka)
Xiao Tian mengayunkan Pedang Surgawi dengan kecepatan yang mengejutkan, menciptakan lingkaran cahaya yang melindungi mereka dari serangan musuh. Dia menggunakan Tehnik Kultivasi Langit Biru untuk melumpuhkan dan membalas serangan Naga Kabut.
Xiao Tian : " Tehnik Pedang......Bilah Pedang Hati Langit biru"
(Duarrrrr!!!...........wush!!!.......Sing!!!! Ledakan Energi pedang Disertai Hembusan Angin dengan kecepatan menakutkan bersama Kilatan Cahaya Biru berbentuk bilah pedang panjang yang menghantam sosok yang berada di dalam kabut tebal)
Hao Yue : " Tehnik Pedang......Element Angin Pedang Penghancur Surgawi"
(Wushhh!!.....Duarrrr!!!.......Hembusan Angin yang dahsyat di sertai ledakan , dan setelahnya di susul Bilah pedang Tajam mengarah ke arah sosok yang ada di kabur tebal dengan Kecepatan yang Mengerikan)
Hao Yue mengeluarkan jurus-jurus kultivasi yang berpusat pada elemen angin. Dia menggerakkan tangannya dengan kecepatan yang luar biasa, menciptakan angin ****** beliung yang mengacaukan serangan musuh.
Pertarungan itu semakin intens, dengan kilatan cahaya dan angin yang memenuhi hutan. Xiao Tian dan Hao Yue saling melindungi satu sama lain, menjaga diri mereka dari serangan mematikan musuh.
Namun, saat pertempuran berlangsung, kabut di sekitar mereka mulai berubah. Kabut yang tebal mulai menyatu, membentuk sosok besar di tengah hutan.
Xiao Tian: "Apa itu?"
Hao Yue: "Itu... itu adalah Raja Naga Kabut! Kita harus waspada!"
__ADS_1
Raja Naga Kabut adalah makhluk legendaris yang sangat kuat. Dia memiliki kekuatan yang jauh melampaui Naga Kabut lainnya.
Raja Naga Kabut : "Tehnik Naga Kabut.......Auman Naga Kabut Penghancur Surgawi"
(Huaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!.......DUARRRRRR!!!.......Auman Naga Kabut yang begitu dahsyat di sertai ledakan bertubi tubi yang menghempaskan Xiao Tian Dan Hao Yue)
Xiao Tian: "(Memuntahkan seteguk darah) Hao Yue Awas..!!..Aaaaa......sialan.....Kuat sekali dia, Hao Yue ,kita tidak boleh menyerah begitu saja"
Hao Yue: "(memuntahkan seteguk darah) Kekuatan yang menakutkan...Aku Tidak apa apa, Ayo Xiao Tian!"
Dengan keberanian dan tekad yang tak tergoyahkan, Xiao Tian dan Hao Yue melawan Raja Naga Kabut dengan segenap kekuatan yang mereka miliki. Mereka berdua menyerang dengan serangan yang memukau, mengarahkan semua energi mereka untuk mengatasi kekuatan Raja Naga Kabut.
Pertempuran itu mencapai puncaknya, dengan serangan-serangan dahsyat yang beradu.
(DUARRRRRR......DUARRRR....DUARRRR.....WUSSHHHHH...Ledakan bertubi tubi di sertai gejolak angin dan siluet energi yang berbenturan yang memporak porandakan Sekitar mereka)
Akhirnya, dengan upaya terakhir mereka, Xiao Tian dan Hao Yue berhasil melumpuhkan Raja Naga Kabut. Dengan napas tersengal-sengal, mereka berdiri di tengah hutan yang sekarang tenang.
Xiao Tian: "Kita berhasil mengalahkannya, Hao Yue, Kita mengatasi cobaan terbesar kita."
Hao Yue: "Ini adalah bukti kekuatan dan persatuan kita. Kita dapat menghadapi segala yang ada di depan kita dengan tekad yang kuat."
*
Satu bulan setelah memulihkan diri
Setelah mengatasi cobaan di Hutan Kabut, Xiao Tian dan Hao Yue melanjutkan perjalanan mereka ke sebuah gua yang tersembunyi di pegunungan terpencil. Gua ini konon menyimpan rahasia yang sangat berharga.
Saat mereka memasuki gua, mereka disambut oleh keheningan dan suasana yang misterius. Cahaya redup menyinari koridor batu yang terjal, membawa mereka lebih dalam ke dalam rahasia yang tersembunyi.
Xiao Tian: "Rasanya ada sesuatu di gua ini, Hao Yue. Apa yang mungkin kami temukan di sini?"
Hao Yue: "Aku tidak yakin, tapi ada perasaan bahwa jawaban atas semua misteri dan pertanyaan kita ada di dalam gua ini. Kita harus menjelajah dengan hati-hati."
Mereka melangkah perlahan melalui lorong-lorong yang sempit, mencoba menavigasi jalan mereka melalui kegelapan yang menghantui. Setiap langkah mereka membangkitkan gema di gua yang menyebabkan getaran di dinding batu.
Tiba-tiba, di ujung lorong yang gelap, mereka menemukan sebuah ruangan yang terang benderang. Di tengah ruangan terdapat altar batu dengan sebuah benda yang berkilauan di atasnya.
Xiao Tian: "Hao Yue, Lihat itu! Itu... itu adalah Permata Cahaya!"
__ADS_1
Hao Yue: "Benarkah? Ini adalah benda yang bisa mengubah segalanya. Kita harus berhati-hati."
Mereka mendekati altar dengan penuh kewaspadaan. Ketika mereka mengamati Permata Cahaya, tiba-tiba sebuah kekuatan misterius menghentikan mereka.
*(Wushhhhhhh.......Berhenti!!!!....Siluet Cahaya berbentuk Roh dan mengeluarkan suara serak dan tegas)
Suara misterius: "Kalian yang berani mencoba mengambil Permata Cahaya, siapa yang berani mengganggu ketenangan gua ini?"
Xiao Tian: "(dengan hormat) Kami datang dengan niat baik. Kami ingin menggunakan permata cahaya untuk mengatasi para iblis yang ingin menghancurkan dunia"
Hao Yue: "(dengan hormat)Senior...Maaf!.Kami tidak ingin mencuri, kami ingin melindungi dunia dan menggunakannya untuk kebaikan."
Suara misterius: "Kalian terlihat memiliki tekad yang kuat. Namun, kalian harus membuktikan keberanian dan kemampuan kalian sebelum kalian layak mendapatkan Permata Cahaya."
Tiba-tiba, lorong-lorong gua berubah, menciptakan serangkaian ujian yang mematikan. Rintangan-rintangan muncul di depan Xiao Tian dan Hao Yue, menguji kekuatan dan keberanian mereka.
Akhirnya, setelah menghadapi satu ujian berbahaya setelah yang lainnya, Xiao Tian dan Hao Yue mencapai ruangan terakhir. Di tengah ruangan tersebut, mereka dihadapkan pada entitas spiritual yang kuat.
Entitas Spiritual: "Kalian telah melewati semua ujian dengan keberanian dan kekuatan yang luar biasa. Kalian pantas mendapatkan Permata Cahaya."
Mereka melintasi jurang yang dalam dengan kecepatan dan kelincahan yang mengagumkan. Mereka melewati ruang berjebak yang penuh dengan perangkap yang mengancam nyawa mereka. Setiap ujian menguji keahlian dan tekad mereka.
Tiba-tiba, lorong-lorong gua berubah, menciptakan serangkaian ujian yang mematikan. Rintangan-rintangan muncul di depan Xiao Tian dan Hao yue, menguji kekuatan dan keberanian mereka.
Akhirnya, setelah menghadapi satu ujian berbahaya setelah yang lainnya, Xiao Tian dan Mei Ling mencapai ruangan terakhir. Di tengah ruangan tersebut, mereka dihadapkan pada entitas spiritual yang kuat.
Entitas Spiritual: "Kalian telah melewati semua ujian dengan keberanian dan kekuatan yang luar biasa. Kalian pantas mendapatkan Permata Cahaya."
Xiao Tian: "Terima kasih. Kami akan menggunakan kekuatan ini dengan bijaksana."
Hao Yue: "Kami berjanji akan melindungi dan menggunakan kekuatan ini untuk kebaikan seluruh dunia"
Entitas Spiritual: "Ingatlah, kekuatan sejati datang dari dalam, dari hati yang tulus dan tekad yang tak tergoyahkan. Jaga kepercayaanmu, dan kalian akan menjadi pahlawan sejati."
Dengan kata-kata itu, entitas spiritual menghilang, dan Xiao Tian dan Hao Yue mengambil Permata Cahaya dari altar. Cahaya terang memancar dari permata itu, mengisi gua dengan kilauan yang memukau.
Xiao Tian: "Ini adalah saat yang dinantikan, Mei Ling. Kita akan menggunakan kekuatan ini untuk menjaga kedamaian dunia"
Hao Yue: "Ayo kita kembali dan menghadapi tantangan yang menanti kita. Dengan kekuatan ini, kita akan membawa keadilan dan kedamaian."
__ADS_1
Dengan Permata Cahaya di tangan mereka, Xiao Tian dan Mei Ling meninggalkan gua itu dengan tekad yang kuat. Mereka tahu bahwa tugas mereka belum selesai, dan masih banyak rintangan dan musuh yang harus mereka hadapi. Namun, dengan kekuatan Cahaya yang baru mereka peroleh, mereka siap menghadapi segala sesuatu yang menanti mereka.