
Hay semuanya kembali lagi bersama author hihi..
author nya udah lama ya ngga update NII dan sekarang mulai update kembali..
Pantau terus ya novelnyaa.
'back to story'
"huu.. Ayo semangat stephani mulai hidup baru dan di dunia yang baru Stephani kamu pasti bisaa" semangat Stephani pada dirinya.
Okee guys mulai sekarang kita panggil sthepani dengan sebutkan kaisar xioshing de belnat Yaa.
Di ruang makan, sudah berkumpul permaisuri dan para selir lainnya yang menunggu kaisar. Tidak lama kemudian terdengar suara Kasim berteriak.
"yang mulia kaisar memasuki ruang makan" teriak Kasim.
' anjirr kuat banget ni suara Kasim nya, apa ngga sakit itu tenggorokan nya teriak begitu' ucap dalam hati Stephani.
" salam yang mulia kaisar" salam permaisuri diikuti selir-selir lainnya.
"ya aku terima salam kalian" jawab xioshing
"duduklah dan makanlah" lanjut xioshing.
__ADS_1
Setelah mendengar ucapan kaisar mereka makan dengan nikmat dan rapih tanpa membuka satu suara pun.
Setelah makan permaisuri pun mulai membuka percakapan.
" apa yang mulia sudah baikan ?" tanya permaisuri.
"ya, aku sudah mulai baikan" jawab xioshing.
" jika yang butuh sesuatu katakan saja padaku" tawar permaisuri sambil tersenyum manis.
" saat ini aku belum membutuhkan sesuatu apapun. Dan sebaiknya permaisuri jaga dan perhatikan bayi yang ada di dalam kandungan permaisuri saja saat ini" jawab xioshing.
" baik yang mulia, terimakasih atas perhatiannya " ujar permaisuri merasa di perhatikan oleh yang mulia sambil mengumbar senyum sinis untuk para selir.
"sialan aku ngga bisa diem saja melihat yang mulia kaisar lebih perhatian kepada permaisuri dibandingkan aku selir agungnya" batin selir agung marah.
" tidak bisa dibiarkan. Jika anak itu lahir bagaimana nantik dengan nasib putra putri ku kedepannya. Hanya putra dan putriku yang boleh menjadi pangeran dan putri". Batin selir kehormatan.
"emhmmm... Dehem xioshing " Karna melihat para istrinya melamun.
"yang mulia, bisakah nanti malam yang mulia bermalam di paviliun hamba? Hamba sangat merindukan yang mulia" ucap selir agung dengan nadah sedih.
"damn.. Bagaimana ini... Tidak mungkin aku melakukannya dengan mereka sedangkan jiwaku adalah wanita walaupun sekarang ragaku pria. Tetap saja aku tidak terbiasa" batin xioshing bingung.
__ADS_1
" yang mulia bagaimana.? Apakah yang mulia mau menuruti permintaan hamba ini" tanya selir agung ulang.
"emm.. Maaf selir agung, saya tidak bisa malam ini karena saya lagi banyak kerjaan. Sepertinya saya akan mengunjungi paviliun mu lain waktu saja" jawab xioshing.
" ah.. begitukah yang mulia ..baiklah hamba akan menunggu waktu itu tiba " jawab selir agung sambil tersenyum getir.
Para selir lainnya tersenyum sinis ke arah selir agung. Dan merasa senang karena kaisar menolak permintaan selir agung.
"baiklah karena kita sudah selesai makan, kalian bisa kembali ke kediaman kalian" perintah xioshing kepada para istrinya.
" baik yang mulia" jawab serentak istrinya.
"huu sial lega sekali rasanya melihat mereka sudah pergi.." gumam xioshing
" bagaimana caranya agar aku bisa menceraikan mereka tanpa ada penolakan nantinya Yaa..." pikir xioshing.
" aku harus membuat rencana supaya bisa menceraikan mereka" ucap xioshing.
Hay Hay Hay semuanya
Terimakasih telah membaca novel aku
Jangan lupa like, komen dan vote Yaa...
__ADS_1
Sampai jumpa lagiii...