
Ceklek
bibi membuka pintu UGD
rea melihat dari brangkar
"Bibi. .Siapa yang bawa Rea kesini?"
"Mas yang tadi kerumah kita mba. .maafin bibi , bibi bingung mau minta tolong ke siapa lagi td mba Rea pinsan kebetulan hp MB rea bunyi yauda bibi tlfn seadanya aja dulu bibi takut mba Rea kenapa Napa"
"Beno maksud bibi?"
"Bibi belum sempat tanya namanya mba, sekarang mas nya sedang ngurus administrasi. .mba Rea harus dirawat dulu beberapa hari"
"Aduh. .kantor gimana dong bi. ."
"Mba Rea harus sembuh dulu. .jangan mikirin kerjaan . ini pasti juga mba Rea asik sibuk kerja jadi makannya juga telat telat nih"
Beno masuk keruang ugd dimana bibi dan Rea berada
"Rea. .gimana?kamu harus banyak istirahat kata dokter. .makanmu juga harus teratur"
"Iya Ben. .makasih ya. .maaf ngrepotin"
"Apa sih. .gak usah mikir begituan yg penting km sembuh"
"Iya iya"
suster datang dan membawa Rea ke kamar rawat. .kamar rawat yang lebih mirip dengan kamar hotel.
Beno meminta perawatan terbaik untuk Rea. kenyamanan paling utama, supaya istirahat nya bisa maksimal
Beno dan bibi mengikuti arah berangkar Rea dibawa. .
__ADS_1
"Bibi istirahat aja, saya temenin Rea disini. ."
"Yauda bibi di sova ya mas, mba Rea kl butuh apa apa boleh panggil bibi ya"
"Iya Bi. .bibi istirahat dl"
Setelah bibi merebahkan di sova ruangan itu, sebenarnya sovanya lebih ke arah kasur kecil sih. .
"sudah tidur lah. .aku duduk disampingmu . kalau butuh apa apa panggil saja aku"
"Iya baiklah, thanks Ben"
Rea mencoba memejamkan matanya. .dan tertidur dengan nyaman. .Beno pun bisa ikut tertidur sambil duduk di kursi samping tempat tidur Rea
Waktu berlalu,
3 hari sudah Rea dirawat dan hari ini dokter mengijinkan untuk pulang. .selama 3 hari Beno juga full merawat dan menemani Rea. .meski sering kali Rea minta Beno untuk pulang dan mengurus kantornya namun Beno tak bisa meninggalkan Rea. .
"Alhamdulillah akhirnya aku bisa tidur dirumah"
"Iya Alhamdulillah, mulai sekarang dijaga ya Rea. .makan teratur dan jangan terlalu capek"
"Iya Ben iya"
Beno pamit setelah mengantar Rea sampai rumah dia akan ke kantornya. .ada meeting penting hari itu. .untungnya dia sudah membawa Rea sampe kerumahnya.
Selesai meeting Beno langsung kabur dari kantor menuju rumah rea lagi. .sampai disana dan menemui Rea yang LG duduk santai ditaman belakang rumahnya. .Beno mendekati dan duduk disampir Rea
"Sudah mandi re?"
"Eh kaget aku Ben, kapan datang??"
"Makanya jangan melamun"
__ADS_1
"enggak kok gak ngelamun"
"Nikah yuk" ucap Beno membuat Rea kaget
"Apa Ben??"
"Kita. .nikah. .yuk. .mau ya?"
"Dih kok maksa?"
"Iya emang harus dipaksa"
"Kalau aku gak mau?"
"Harus mah Rea. .aku masih mencintaimu. .aku mencoba membuka hati nyatanya hatiku hanya ada kamu"
"Halah gombal"
"Yauda ayo nikah. .aku gak main main"
"Kamu tu bercanda Ben aku tau"
"Demi Allah, aku gak akan bercanda soal menikah"
"Yauda temui orang tuaku dulu"
"Baik. .setelah ku fit kita ke orang tuamu aku akan memintamu untuk jadi istriku"
"Tapi kekasihmu?"
"Aku sudah memutuskan dia, jangan bawa bawa dia lagi"
tp sebenarnya kekasih Beno masih sering mencari info tentang Beno dan wanita terdekatnya.
__ADS_1