Biarkan Angin Menjadi Saksi

Biarkan Angin Menjadi Saksi
Episode 1 : pengenalan


__ADS_3

PENGENALAN KELUARGA


Lala Chitra Al Masya , dia adalah gadis berusia 17 tahun memiliki wajah cantik , ceria , dan pintar . Ia baru pindah ke tempat orang tuanya setelah 3 tahun di pesantren.


"Lah dah siang rupanya kenapa gak ada yang bangunin gw sih?" ucap lala


_________________________________


"Bun kakak belum bangun juga?" tanya Rafa adik kesayangannya Lala


"belum biarin aja , mungkin kakakmu masih cape kan baru pulang." ucap bunda mai


"oy Rafff Lo punya kakak lagi selain kak putra sama kak Arkan ?" tanya Irzi


"Ia punya , satu satunya kakak perempuan gw , dia baru pulang dari pesantren tadi malam baru nyampe " jawab Rafa


"Ekhem , btw cantik ga?" Celetuk Abi salah satu temennya yang sangat playboy

__ADS_1


"Coba Lo liat gw gantengkan ? Ya pasti cantiklah kakak nya " ucap Rafa sambil tertawa ....


tap .. tap.. tap .. (suara langkah di tangga)


"Wauu tuan putri sudah bangun rupanya" ucap Rafa sambil melangkah ke arah Lala dan langsung memeluknya.


"heumm ulululuu adik gw sekarang dah besar" ucap lala sambil tersenyum dan membalas pelukan adik kesayangannya itu.


Lala dan Rafa mereka saudara kandung yang terpaut usia 1 tahun , mereka berpisah ketika umur Lala 15 tahun karna ia harus melanjutkan pendidikan di pesantren karna ia ingin mendalami tentang ilmu Agama Islam. Rafa sangat manja kepada kakak perempuannya ini karna sedari kecil mereka selalu bersama , dan waktu ia melihat kakak tercintanya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren ia sangat tidak rela ia juga menyadari bahwa kakaknya ini haus akan ilmu Agama dan dia sedikitpun tidak bisa melarang kakaknya , hingga 2 tahun telah berlalu dan hari ini iya bisa memeluk kakak kesayangannya itu .


"heyy gada niatan mau lepasin gitu? hahaha rafaaa adekkk" ucap lala iya tidak menyangka bahwa kepergiannya selama 2 tahun ini membuat sang adik begitu sangat merindukan nya.


"oy cantik banget yah kakak perempuannya si Rafa" ucap Abi sambil berbisik kepada Liam salah satu teman mereka .


ia begitu takjub melihat kecantikan wanita yang sedang memeluk temannya itu ,


"iya cantik banget, beruntung banget si Rafa " ucap Liam sambil berbisik .

__ADS_1


"Sayangggg udah bangun rupanya " ucap bunda mai kepada Lala , ia baru selesai memasak makan siang untuk keluarganya, ia keluar dari dapur dan melihat putri kesayangan yang baru bangun .


"iya bunda " ucap lala , ia langsung berjalan dan memeluk bundanya , jujur saja ia sangat merindukan pelukan bundanya


"makan dulu yuk , aca pasti lapar kan" ucap bunda , setelah melepaskan pelukannya. (aca adalah nama panggilan sayang untuk putri kecilnya itu).


mereka pun pergi ke dapur , Lala dengan semangat menceritakan tentang kehidupan nya di pesantren tentang dia dan temen-temen nya guru gurunya dan pengetahuannya tentang agama yang sudah dia dapatkan.


___________


"Rafff nama kakak Lo siapa ?" tanya stiven


"lah tumben lu peduli sama yang begituan?" jawab Liam karna iya tau betul sifat temen nya itu , stiven tidak pernah tertarik sama yang namanya wanita karna menurut nya wanita itu sangat merepotkan.


"Nah bener kata si Liam tumben lu peduli? sambung Abi


"Lah emang napa ? kan suka suka aku , lagian aku nanya nya sama Rafi bukan sama kalian" jawab Stiven dan kini ia mulai kesal pertanyaan teman temannya itu .

__ADS_1


🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈


Hayy gays makasih udah mampir yahhh :)


__ADS_2