
lets reading....๐๐๐
"aduh kok kulempar sih,,haduh bagaimana ini aku sudah terlanjur kesal" pikirku ketakutan
tubuhku sudah seperti patung seketika,dia langsung bangun melempar bantal itu asal dan langsung menatapku tajam
"glek" aku ketakutan
dia langsung menarik tanganku dengan kuat dan membuatku berada di atas tubuhnya namun tidak menimpa karena kakiku yang menahannya
"ohh my god,,apa ini kenapa aku merasa seperti wanita murahan๐จ๐จ,,haduhh...lihat itu tubuhnya benar benar sempurna.tubuh berototnya itu ditutup kasualnya itu benar benar sempurna" pikirku melihat tubuhnya yang berada di bawahku
"kau benar benar sudah berani ya" katanya padaku dengan pelan namun seperti akan menerkamku
"aduhhh,,aku sampai melupakan masalah ini karena melihat tubuhnya itu,,,tuhan tolong aku๐ญ๐ญ" pikirku dalam hati
"heh,,tadi kau mengatai aku iblis sekarang kau melemparkan bantal padaku..kamu tidak takut aku menghentikan bantuanku pada perusahaan mu itu ya..kau mau melihat mereka hidup melarat!" katanya mengancamku
"apa dia tau aku mengatainya iblis tadi?!" pekikku didalam hati
sudahlah jangan pikirkan itu lebih baik aku minta maaf
"ma..maafkan saya tuan,saya hanya berpikir untuk membangunkan tuan karena bunda riana dan anna sudah menunggu" kataku ketakutan
"iya,,jika ingin membangunkan ku apa harus melempar bantal?banyak sekali alasanmu ya" katanya menajamkan tatapannya padaku
tadi ku kira itu alasan yang bagus tapi rupanya sama saja ya aku tidak akan bisa mengelak lagi darinya.sudahlah minta maaf saja dulu..
__ADS_1
"maafkan saya tuan" kataku.dari pada terus mengelak lebih bagus langsung menyerah,karena dia tidak akan pernah kalah.
"hhh.." katanya lalu mendorongku hingga aku jatuh di lantai
"bugh"
"aww..sakit" kataku kesakitan
"dengarkan aku,,jika kau masih mau keluargamu hidup dengan nyaman maka jangan pernah menggangguku lagi" katanya sambil turun dari kasur."cepat siapkan bajuku"perintahnya padaku
"baiklah tuan" aku langsung menyiapkan bajunya dan langsung turun ke bawah.
"dimana carl,,natalie?" tanya bunda padaku
"carl masih membersihkan diri dulu bun" jawabku
"yasudah mari kita siapkan dulu makanannya"kata bunda
---------------------------------------------------
setelah itu dia turun dengan wajah tampan dan dinginnya dengan sudah memakai baju formal dan jas hitamnya itu
"carl kau sudah siap?" kata bunda
"ya bu" katanya
"yasudah ayo kita makan" kata bunda
__ADS_1
kami pun duduk di kursi masing masing lalu aku pun mengambilkan hidangan yang sudah kumasak tadi dam menaruhnya ke piringnya.bunda dan anna yang melihat kami hanya tersenyum.kami pun makan dengan beberapa percakapan kecil antara aku, bunda dan anna.sedangkan si es batu hanya diam dari tadi.
"ahh..makananya sangat enak" kata bunda
"iya bu makanan yang kakak ipar buat memang sangat enak.pasti dibuat dengan penuh cinta untuk kak carl"kata anna
" hemm...hemm..hemm"suara carl berdeham
"aww..ibu " kata anna kesakitan karena bunda riana menendang kakinya di bawah meja
"carl,,ibu dan anna tidak bisa lama lama jadi setelah ini ibu langsung pulang ya" kata bunda pada carl
"baiklah ibu" jawab carl masih mempertahankan wajah datarnya itu
"bunda kok cepet banget pulangnya"kataku
"sayang bunda kan masih ada pekerjaan di rumah dan anna tidak mungkin akan membolos kuliahnya" jawab bunda padaku
"ohh baiklah bunda" kataku
"bunda pasti akan sering sering kesini kok karena mau melihat menantu bunda yang cantik ini" kata bunda padaku
"terima kasih bunda" kataku
setelah itu kami hanya berbincang bincang sebentar
ayo lanjut ke episode selanjutnya๐
__ADS_1
sorry typo bertebaran๐๐๐
jangan lupa likes dan komen ya..๐๐๐