
Hari ini hari pertama syifa dan habibie tinggal berdua dirumah baru mereka kemarin baru saja habibie membawa syifa pindah kerumah yang sudah habibie bangun untuk istri dan anak anakya nanti.Setelah merapikan baju kelemari syifa menyusul habibie keruang tamu karena habibie sedang mengerjakan tugas dari sekolahnya.
"Mas mau syifa buatin teh atau kopi?"tanya syifa lembut.
"Teh saja pakai madu ya"jawab habibie.
"Iya sebentar ya"ucap syifa.Syifa berlalu kedapur untuk membuatkan teh madu untuk sang suami,setelah selesai syifa kembali lagi keruang tamu memberikan teh madu buat sang suami sambil ikut melihat apa yang dikerjakan sang suami.
"Ini mas tehnya"ucap syifa.
"Terima kasih"ucap habibie meminum tehnya.
"Syifa sini hadap mas sebentar"ucap habibie.Syifa tak menjawab tapi menurut dia mengahadap habibie dan habibie membuka cadar syifa dan meletakkannya diatas meja.
"Syifa tidak apa apa kalau kamu tidak memakai cadar kalau dirumah apalagi ada suamimu itu diperbolehkan dalam agama syifa mengerti?"tanya habibie lembut sambil teesenyum manis.
"Mengerti mas maaf syifa belum terbiasa"jawab syifa lembut dan tersenyum.
"Tidak apa apa,sekarang syifa masuk kekamar istirahat nanti mas nyusul"ucap habibie.Syifa hanya menganggukan kepala sebagai jawabannya dan langsung menuju kamarnya dilantai atas tak lupa mambawa kembali cadarnya dan menunggu habibie dikamar.Setelah berganti pakaian dan melepas hijabnya syifa mulai merebahkan dirinya kekasur karena syifa sudah shalat isya tadi bersama habibie,sangking lamanya habibie masuk kekamar syifa sampai tertidur karena sudah hampir tengah malam tapi habibie belum masuk juga kakamarnya jadi akhirnya syifa terlelap.Tak lama kemudian masuk habibie dengan membawa laptopnya dan meletakan dimeja dan menuju kearah ranjang habibie duduk disamping ranjang habibie melihat wajah seorang wanita cantik dan bidadari surga dengan wajah cantik dan bola mata yang indah memang benar benar bidadari surganya allah dan betapa beruntungnya habibie mendapat istri sempurna seperti syifa menurut habibie syifa wanita sempurna tapi lain dimata allah bahwa seorang syifa hanya gadis biasa yang cantik dan sholehah.Setelah puas memandang wajah syifa habibie membaca doa dan tidur disamping sang istri.
□□□□□□
__ADS_1
Jam sudah menunjukkan pukul 5.00 syifa bangun dan langsung menuju kekamar mandi untuk wudhu setelah wudhu di membangunkan habibie untuk wudhu.Setelah habibie berwudhu mereka shalat subuh setelah shalat mereka tadarus bersama.Sesudah shalat dan tadarus syifa langsung membuat sarapan didapur memang tidak ada pembantu karena syifa tidak mau ada orang lain dirumahnya selain dia dan suaminya karena bagi syifa yang harus membereskan rumah dan melayani suami adalah tugas seorang istri jadi dirumah syifa tidak ada kata pembantu.Sesudah selesai memasak syifa naik kekamar mendengar suaminya masih dikamar mandi syifa menyiapkan baju ganti dan tas milik suaminya setelahnya baru syifa menunggu habibie keluar untuk memakai baju.Sesudah habibie keluar kamar mandi syifa masuk kekamar mandi dan bersiap untuk berangkat sekolah.Mereka memakan sarapan dengan diam cuma terdengar suara sendok dan garpu saja.
"Nanti mas mau syifa yang melayani mas makan nanti mas tunggu syifa ditaman belakang sekolah ya"ucap habibie tiba tiba.
"Insyaallah mas syifa akan temuin mas tapi kalau syifa terlambat maaf ya mas"jawab syifa.
"Ya tak apa"ucap habibie.Setelahnya mereka langsung berangkat seperti biasa setelah mencium tangan habibie dan sebaliknya habibie mencium kening syifa.Syifa masuk dengan mengucap salam dan dibalas oleh ketiga sahabat syifa.
"Assalamuallaikum"salam syifa ramah.
"Walaikumsallam"serempak ketiga sahabatnya syifa.
"Eh syifa sudah kerjakan tugas belum dan hari ini kan abang syifa ngajar agama dikelas ini"ucap riska.
"Cadar syifa baru ya kok adara baru lihat"ucap adara.
"Gak kok cadar syifa udah lama tapi syifa baru pakai sekarang soalnya cadar yang biasanya syifa cuci"jawab syifa sambil tersenyum.
"Oh gitu"ucap adara.Setelah itu bel berbunyi dan mereka belajar.
□□□□□□
__ADS_1
Tringgggggggg
Bel istirahat telah berbunyi sesuai keinginannya habibie syifa langsung menuju ketaman belakang untuk membantu habibie makan siang.
"Mas sudah lama nunggu syifa?"tanya syifa tak enak hati.
"Tidak kok,yasudah sekarang siapkan makanan untuk mas"ucap habibie.
"Iya mas sini syifa siapin dulu ya"ucap syifa.Syifa menyiapakan makanan untuk habibie dan syifa sesudahnya mereka makan siang bersama,sedang asyik makan siang sambil sesekali meyuapi satu sama lain anggi yang melihat itupun menghampiri mereka.
"Oh jadi gini kelakuan pak habibie yang taat agama dan seorang siswi bercadar yang taat agama pula pacaran berdua disini mana suap suapan lagi kan dalam agama tidak dibolehkan berduaan kalau yang bukan mahram nya ketiganya pasti setan iya gak?"tanya anggi sinis.Syifa cuma diam dan tak berani menatap mata bu anggi karena syifa tak mau memperpanjang masalah,habibie yang tau syifa takut mulai berbicara dengan anggi.
"Maaf sekali lagi bu anggi saya dan adik saya cuma makan siang apa itu tidak boleh dalam agama kita mengajarkan kalau saudara kandung boleh dan sah sah saja kalau mau makan dan suap suapan tidak apa karena mereka sedarah kecuali kalau yang tidak sedarah baru itu yang namanya bukan mahram bu anggi paham?"ucap habibie.Dan sukses membuat anggi malu karena ucapan habibie.
"Angkat kepala syifa sekarang lihat wajah mas"perintah habibie.Syifa memandang wajah habibie yang tersenyum manis.
"Jangan pernah takut,takutlah kepada allah syifa harus berani melawan dalam artian melawan dengan baik jangan melawan orang yang lebih tua dengan kasar dan jahat mengerti asyifa"ucap habibie lembut dan tersenyum.
"Insyaallah mas syifa mengerti"jawab syifa dengan lembut dan membalas senyuman habibie.Dan mereka melanjutkan makan siang mereka sesekali ngobrol tentang pelajaran dan diselingi canda tawa.
Holla up lagi nih maaf baru up karena lagi gak mood banget kemarin mana lagi ngurus anak juga maaf ya soooooooo
__ADS_1
HAPPY READING GUYS😗😗😗😗