Black And White Of My Life

Black And White Of My Life
episode 22


__ADS_3

"Dim, gue mau Lo Aminin David y kalo bisa yg jauh sekalian soalnya kita akan nyerang rumah sama markas ayah nya dia" ucap Qinara


"knp Ra ko Lo mau gue amanin dia apa jangan-jangan...." ucap Dimas yg langsung di sanggah oleh Ara


" jangan mikir yg aneh*... gue nggak suka sama dia, gue cuma gak mau nyakitin orang yang gak bersalah , begitu pun dengan maid yg ada disana bawa mereka ketempat yang aman." ucap Ara dengan wajah dingin nya


" harus gue culik semua gitu???"tanya Dimas yg langsung di hadiahi tatapan tajam bak elang milik Ara


"heheheh....ok Queen saya akan menjalankan tugas saya " ucap Dimas menampilkan senyum Pep50den nya


setelah mendapat perintah dari Ara Dimas pun langsung menjalankan misinya yaitu menculik orang-orang yang ada di rumah besar milik keluarga Smith termasuk David...


sedangkan di tempat lain arah sedang mempersiapkan pasukan untuk menyerang besok malam ke markas diamond deat


"kak semua sudah siap" ucap Dimas


"ya kita tinggal berangkat besok" jawab ara


"dim coba kamu baca berkas itu, aku sungguh tak tau kalo informasi ini sangat membuat ku senang dan juga sedih"


Dimas pun mengambil berkas yang ada di atas meja dan membacanya dia pun tak kalah kaget dari Ara


"ra ini seriusan Juna adalah kakak kandung David,dan sebenarnya David bukankah anak kandung Paman Albert,oh sungguh berita yang mengejutkan,apa yang akan kita lakukan kita akan terus terang sekarang atau nanti?????"tanya Dimas


"nanti saja dim, setelah kita melakukan peperangan ini aku sangat ingin memenggal kepala orang untuk saat ini"ucap Ara


ara masuk ke dalam kamarnya dan bercermin di saat itu ada Qia di dalam cermin Dan mereka mulai berdiskusi tentang masalah Juna dan David

__ADS_1


" menurutmu bagaimana Qia, tentang masalah David dan Juna ini, jujur aku sangat bingung sekali bagaimana cara aku memberitahukan ya kepada Juna kalau David adalah adik kandung dia????"tanya Ara


"tenang ra kamu jangan panik kamu ceritakan saja semua dari awal agar juna tahu dan tidak salah paham" ucap Qia


"hhhhhuuuuufffftttt..... memang mudah jika hanya berkata aku memikirkan bagaimana perasaan Juna ketika tahu yang sebenarnya"jawab ara


"kamu tidak usah khawatir dia akan mengerti dengan keadaan ini lagipula umur dia lebih tua dari kamu jadinya dia lebih dewasa dan tahu cara menyikapi masalah ini, jadi kamu jangan khawatir,Everything will be alright ok " ucap Qia


"oke aku akan coba untuk tidak terlalu khawatir dalam menyikapi masalah ini aku akan fokus kepada pertempuran malam ini doakan aku semoga selalu menang " ucap Ara


"aku yakin kamu tidak perlu itu, karena aku yakin kamu pasti bisa memenangkan pertempuran ini, ingat kita itu berlian darah kita akan selalu menang untuk hal sesepele ini, selamat berjuang dan doaku selalu menyertai mu" ucap Qia


"ya sudah aku mandi dulu setelah itu aku mau istirahat sebentar untuk mengumpulkan tenagaku untuk nanti malam" ucap Ara


"ya sudah aku pergi dulu see you next time ara"ucap Qia lalu menghilang entah kemana


"ini sebenarnya ada apa???" tanya David


"maaf Tuan saya hanya diperintahkan untuk menjaga Tuan agar tidak keluar dari gedung ini dan memperlakukan Tuan dengan baik"ucap Alfa Mafioso yg dipimpin oleh Dimas dengan kata lain anak buah nya Dimas


__________~~~~~_____________


langit pun berubah menjadi gelap dan keadaan pun berubah menjadi sunyi sepi menandakan bahwa hari sudah malam di saat orang-orang telah tertidur lelap tetapi tidak dengan Ara dan rombongannya karena mereka sebentar lagi akan menyerang markas diamondhead dan mereka sangat yakin bahwa mereka akan membawa kemenangan pada malam ini


"semuanya sudah siap" ucap Ara


"siap Queen" ucap Mafioso serempak menjawab

__ADS_1


"diamond bold" ucap Dimas


"yes" ucap para Mafioso


"ready" ucap Dimas


"yes master" ucap Mafioso serempak


"go" ucap Dimas


dan tak lama mereka pun sampai di depan markas diamondheart dan mereka siap untuk beraksi mereka menunggu aba-aba dari master mereka dan Queen mereka


"bagaimana Queen sekarang saatnya???" tanya Dimas


"are you ready all,, to start this game????" teriak Queen


"yes we are ready Queen " ucap Mafioso Ara serempak


dan mereka disambut baik yang punya markas karena seperti kedatangan mereka diketahui oleh diamond deat


"rupanya kedatangan kita disambut baik oleh tuan rumah" ucap Dimas


"ba°ot lo,, SERANG" ucap aret yang tak lain adalah tangan kanan nya ayah David yg tak lain adalah paman Albert


"forward all, we start this game, NOW " ucap Dimas


dan Ara menerobos lewat kerumunan para mafioso yang sedang baku hantam untuk mencari sang ketua yang sudah membuat resah kehidupan Ara

__ADS_1


Ok guys aku baru upload lagi maaf ya kalau ada typo dan guys bisa enggak kalau kalian komen novel aku biar akunya tambah semangat ngetiknya maaf juga ya ya aku kadang suka hiatus soalnya kadang-kadang aku sibuk kerja.... happy reading ya guys see you next time love you all ❤️❤️❤️❤️❤️😘😘😘🤗🤗🤗🤗. salam sayang dari autor


__ADS_2