BOS DUDA I LOVE YOU

BOS DUDA I LOVE YOU
Terkejut


__ADS_3

Icha yang merasa silau pun terusik tidurnya, kemudian ia memutuskan untuk bangun lalu masuk kamar mandi. Setelah keluar kamar mandi Icha langsung turun tangga dan ke dapur untuk mengambil minum karena ia sangat haus.


Sarah melihat Icha ada di dapur "Icha ngapain coba masih pagi, samperin ah" batin Sarah.


"Woy kenthank lu ngapain di dapur masih pagi gini tumben banget biasanya kalo weekand lo lebih mili ga keluar kamar seharian" kata Sarah.


"Eh ***** kaget gw, haus banget gw lagian gw juga mau ambil air panas di dispenser buat susu anak lo. Nantikan kalo dia udah bangun bisa langsung minum susu biar ga kehausan" jelas Icha panjang lebar.


"Oh gitu, eh iya lu tuh sebenernya udah cocok tau punya anak, kapan mau nikah?" Tanya Sarah ke Icha.


"Cha lo kenapa jadi kaya orang orang si nanya gw kapan nikah mulu, lu pikir gw tau, gw juga sebenernya mau tapi ya mungkin emang belum waktunya aja" jawab Icha dengan nada sedikit kesal dan bergetar kaya pengen nangis. Sarah sadar kalo sahabatnya itu sedikit tersinggung sama pertanyaan yang barusan ia lontarkan.


"Icha maafin gw ya gw ga bermaksud gitu. Gw percaya kok sama lu. Udah masih pagi ga boleh nangis." Kata Sarah sambil meluk Icha.


"Yaudah gw ke kamar dulu kasian anak lu kalo bangun ga ada orang" kata Icha sambil lari ke arah tangga


Icha lari naik tangga takut Syra bangun terus nangis karena ga ada orang di kamarnya. Tiba tiba dia menabrak orang yang ada di depannya sampai terpental ingin jatuh ke bawah, untungnya orang yang ditabrak sama Icha cekatan langsung narik tangan Icha agar tidak jatuh ke bawah.

__ADS_1


"Aduh ***** gw nabrak apaan dah" ucap Icha dalam hati lalu ia merasakan ada tangan yang menahannya aga tidak jatuh. Icha pun memberanikan diri untuk melihat siapa orang yang ia tabrak. Ketika Icha melihat orang itu Icha pun kaget setengah mati. Arga yang melihat Icha pun tidak kalah kaget.


"Loh kamu ngapain di sini?" Tanya Arga heran melihat Icha ada di rumah sahabatnya.


"Lah ini kan rumah saya, seharusnya saya yang nanya ke Pak Arga kenapa Bapa ada dirumah saya?" Jawab Icha kebingungan.


Dari arah atas ternyata Rama ngeliat Sahabatnya sama Icha yang terlihat dari atas seperti sedang berpelukan.


"Loh kalian ngapain? Ini masih pagi woy" tanya Rama kepada sahabatnya dan adik sepupunya itu.


"Iya dia Arga sohib gw" jawab Rama dengan muka datar, "itu kalo lu mau nanya ke gw lepasin dulu pelukan kalian, gw yang LDR liatnya gerah". Mereka berdua pun terlihat salah tingkah, akhirnya Icha memutuskan untuk melanjutkan naik tangga dan melewati bos dan kakak sepupunya itu.


"Woy Ram lu kenal Icha?" Tanya Arga ke Rama. "Iya dia adik sepupu gw dan ini rumahnya" jawab Rama singkat.


Tak lama mereka ngobrol tiba tiba Arga mendengar suara bayi perempuan nangis. Arga langsung lari ke arah suara tangisan tersebut karena ia teringat anak perempuannya. Lalu Arga mendapati Icha sedang menggendong bayi perempuan yang sangat menggemaskan, yang ada di fikiran Arga saat ini apa itu anak Icha. Karena ia penasaran ia langsung masuk ke kamar itu tanpa izin.


"Icha ini anak kamu?" Tanya Arga ke Icha, Icha sontak kaget, ia langsung membalikkan badannya lalu ia mendapati Arga sedang berjalan ke arahnya.

__ADS_1


"Oh ini bukan anak saya pak" belum selesai Icha menjawab tiba tiba Sarah masuk ke kamar Icha dan ia kaget melihat ada seorang laki laki ga dikenal di kamar Icha.


"Loh Cha ini siapa? Apa jangan jangan" belum selesai ngomong ia sudah di potong sama Icha


"Ini Sar dia sahabatnya mas Rama dan dia bos gw namanya pak Arga" jelas Icha sama Sarah.


"Oh gitu gw kira dia calon lu Cha, hai Arga" ledek Sarah kepada Icha sambil menatap Arga dengan wajah berbinar.


"buset dah woy inget suamiii" bales Icha dengan tatapan jijik ke Sarah


"Hmmm pak ini Sarah sahabat saya dan anak yang saya gendong itu anak Sarah" kata Icha melanjutkan penjelasan tadi yang sempat tertunda karena Sara tiba tiba dateng.


"Oh boleh saya gendong?" Sambil melihat ke arah Icha. Icha pun bingung lalu ia ngasih kode ke arah Sarah, Sarah pun yang mengerti maksud kode Icha ia langsung mengangguk bertanda setuju. Icha yang melihatnya pun langsung menjawab pertanyaan Arga.


"Iya pak boleh"jawab Icha sambil tersenyum ke Arga


Mohon maaf apabila ada kesalahan, jangan lupa like, komen, klik favorit, share juga yaa TERIMA KASIH 💜

__ADS_1


__ADS_2