
"Tuan sebaik nya kita melepaskan nya saja tuan kasian dia" kata Andre dengan gemetarnya takut akan membuat tuan nya marah pada nya.Dan benar saja seketika itu bos nya itu langsung menatap nya dengan tajam.
"Apa maksud mu" kata Kenzo dengam dingun nya.
"itu... itu... anu....tuan.."kata Andre dengan gugup.
Melihat akan hal itu Rian yang sedari tadi memperhatikan merasa iba pada Andre dia ingin membantu tapi bagaimana caranya? AHA akhir nya dia mendapatkan ide juga.
"Sudah lah Kenzo benar juga apa kata Andre kita lepas kan saja dia" kata Rian. Kini tatapan Kenzo beralih pada nya.
"Heh apa kau sudah mulai tobat sehingga kau iba pada orang ini "kata Kenzo sambil menunjuk orang itu.
"Kau tau aku kan Kenzo" Kata Rian sambil mengedipkan sebelah mata nya. Melihat hal itu Kenzo memutar bola mata nya dengan malas dia tau maksud Rian yang sebenarnya.
"Baiklah aku akan membebaskanmu, Rian buka rantai nya tapi jangan buka penutup mulut nya biarkan seperti itu" kata Kenzo.
"Nah sekarang kau akan ku bebas kan tapi ada peraturan nya jika kau bisa keluar dari ruangan ini dengan menggunakan kakimu yang sebelah ini dalam sepuluh detik maka kau bebas tapi jika kau dalam sepuluh detik kau belum juga keluar maka kau akan tau akibatnya" kata Kenzo
"Ingat kau keluar hanya menggunakan kaki tak boleh menggunakan tangan untuk menyeret tubuh mu , sekarang lakukan lah"
Bagaimana aku bisa keluar dari ruangan mengerikan ini tanpa menyeret tubuhku sendiri , batin orang itu.
"Waktu mh di mulai dari sekarang"
Mendengar hal itu orang itu mulai mencoba nya.
"1, 2 , 3 , " hitung Kenzo.
Sedang orang itu tengah berusaha untuk berdiri , dia bisa berdiri tapi baru dua langkah dia melangkah dia terjatuh kembali , dia mencoba bangkit tapi setiap dua langkah dia kembali jatuh begitu seterua nya sampai Kenzo selesai menghitung.
"4 , 5 , 6 , 7 , 8 , 9 , 10 , waktu mu habis Rian seret dia kembali dan ikat dia dan kau Andre diam lah atau kau akan mengantikan orang ini" Mendengar perintah Kenzo Rian melakukan tugas nya sedangkan Andre jangan di tanya lagi muka sangat pucat dia tak akan berani berkata apa pun lagi.
Kenzo kembali mengambil pisau dapur milik nya dan menusukkan nya tepat di pelipis mata orang itu dan SREGG...AHK...
sebuah bola mata menggelinding karna kenzo mencongkel mata nya tapi kelopak mata orang iu masih utuh
mmm....mmm...mmm...orang itu memberontak hingga membuat kain untuk menyumpal mulut nya lepas.
__ADS_1
"Ahk...mata ku brengsek , apa apaan kau ini lepaskan aku" kata orang itu sambil memberontak.
"BERISIK" tiba tiba Kenzo menarik lidah orang itu keluar dan SREKK... aaakkhhh lidah itu langsung terpotong hanya dengan sekali tebas.
"Nah jauh lebih baik kan , Rian simpanlah lidah nya ini buat kedalam toples suatu saat akan berguna" kata Kenzo sambil menyerahkan lidah itu ke Rian yang tengah siap dengan toples nya.
"Kenzo sekarang giliranku" kata Rian yang tengah mengeluh. Kenzo mundur memberu Rian ruang.
Rian tengah siap dengan gergaji nya
"Bagian mana yah yang cocok dengan benda itu gak mungkin kan untuk hidung mu gak asing dong terlalu cepat selesai nya, bagaimana jika kaki ini saja pas bukan" kata Rian sambil mengarahkan gergajinya.
Srek...srek...srek ...srek...akh..akh..akh..Rian menggergaji kaki orang itu mengakibatkan keluar nya banyak darah.
"Wow fantastis darah mu banyak juga ya " kata Rian sambil menggergaji.
"Cih... tulang mu ini sangat keras sekali berarti aku harus lebih kuat " lanjut Rian.
Srek...srek...srek.... AHKKK...Rian menekan gergaji itu , srekkkk , tulang kaki itu sampai patah dibuatnya.
"Akhir nya tulang ini patah juga tinggal dikit lagi"
"Mata udah , kaki udah , lidah juga udah terus apa lagi ya" kata Rian sambil mengetuk ngetukkan jari telunjuk nya kedahi nya sendiri.
"Kenzo menurut mu apa lagi ya " tanya Rian.
"Kepala" jawab Kenzo singkat.
"Benar juga kalau begitu tinggal kepala aja yang kita lubangi dengan bor yang ini" kata Rian dengan antusias.
Rian mengambil bor itu dan mengarahkan nya tepat di tengah dahi orang itu.
"aaa...aaa...aaa.." orang itu memberontak. Tapi seakan telinga Kenzo dan Rian tuli , mereka tak mendengar nya dan melanjutkan kegiatan mereka.
brukhh...brukhh...brukh ... Rian mendorong bor itu agar semakin dalam sampai menembus dan membuat kepala orang itu berlubang sampai belakang kepala nya. Akhir nya penderitaan orang itu telah usai semoga dia tenang dialam sana.
******
__ADS_1
Sedang kan disisi lain mision ini terdapat seorang gadis yang tengah menerima telpondari seseorang.
Halo Rian
halo Tina bagaimana kabar mu
Aku baik kalau kau bagaimana
Aku juga baik bagaimana dengan yang aku katakan kepada mu apakah kau sudah mengerja kannya
Aku bingung harus mulai dari mana Rian
Apa lagi yang harus kau bingungkan bukan kah kau sudah masuk kerumahnya
Iya aku sudah masuk rumah nya bahkan kami akan menikah kontrak dua hari lagi tapi apa yang harus aku lakukan selanjut nya?
Buat dia jatuh cinta padamu bahkan jika bisa buat dia tergila gila akan diri mu sampai dia bertekuk lutut
Tapi bagaimana bisa aku membuat nya jatuh cinta pada ku dia saja sangat dingin.
Itu lah yang harus kau lakukan ubah sikap dingin nya pada mu menjadi sikap budak hanya pada mu
Sangat susah Rian bagaimana kalau dia menyakiti ku dan menyiksaku
Itu tak sulit Tina , apakah kau ingat apa yang ku bilang waktu itu aku akan memantau segala gerak gerikmu dari sini jadi aku bisa tau bagaimana sikap nya pada mu bahkan aku merasa dia tertarik padamu , jika pun dia kasar pada mu aku akan menyelamat kan mu jadi kau tak perlu kawatir akan semua hal itu ada aku di sini memantau mu
Aku tak mau lagi Rian
Tolong lah Tina hanya kali ini aku meminta pada mu itu pun aku selalu memantaumu dari sini jadi keselamatan mu terjamin.
Huh baiklah akan aku lakukan
Tapi ingat Tina jangan sampai kau jatuh cinta pada nya
oke oke aku tau itu sudah dulu ya
TUT sambungan telepon itu terputus.
__ADS_1
Wah ...wah...wah ... sebenarnya siapa sih Tina ini membingungkan saja . Jika kalian tau selalu ikut cerita author ya dan jangan lupa like , komentar nya , favorite kan cerita ini dan vote nya ya
Sampai ketemu di bab selanjut nya ya....