
James yang mendengar ucapan Noah laki laki yang usianya lebih tua 3tahun darinya itu membuang nafas kesal.
"Haiiisshh.. kamu selalu membelanya, makanya dia jadi ngelunjak kayak gitu" sinis James melihat Noah dengan tatapan kesalnya.
Bagaimana tidak, karena saat dia memarahi Chloe, Noah selalu membela dan jadi tempat persembunyian Adik bar barnya itu..
Papa Lucas dan mama Maria hanya tersenyum karna sudah terbiasa dengan keributan seperti ini.
Setelah Chloe selesai bersiap, mereka kemudian bergegas untuk berangkat, yang tadi niatnya James dan Noah ingin nongkrong bareng temen-temennya, kini mereka malah berada di salah satu Mall terbesar di Lombok, Chloe merengek meminta ditemani menonton Bioskop, James yang awalnya menolak keinginan sang adik hanya bisa pasrah ketika Noah malah bersedia untuk mengikuti keinginan sang adik.
Sesaat setelah mendapatkan tiket masuk, Chloe meminta pada James untuk membelikannya minuman dan juga popcorn untuk cemilannya nanti. Meskipun dengan raut muka kesal karena selama ini dirinya belum pernah menonton Bioskop, apalagi untuk mengantri membeli popcorn, karena menurutnya itu hanya buang buang waktu saja, tapi demi sang adik akhirnya mau tak mau dia pun melakukannya.
Chloe dan Noah menunggu James sambil duduk di kursi tunggu, Noah melihat Chloe yang duduk disebelahnya asik berselancar di benda pintarnya itu dan sesekali tersenyum sendiri.
__ADS_1
"Seneng banget kayaknya, lagi chat an sama pacar yah"? Tanya Noah penasaran
"Uncle.. aku tuh nggak punya pacar tau, dan nggak mau pacaran, aku maunya langsung nikah ajha nanti, pacaran tuh ribet, kayak temen aku si Bella, sering nangis kalau berantem sama pacarnya" ucap Chloe dengan bibir cemberutnya
Mendengar jawaban Chloe Noah pun tergelak, sungguh dia merasa waktu begitu cepat, gadis cilik yang sering menangis dan mengadu padanya karna ulah jahil kedua kakaknya itu kini sudah tumbuh menjadi remaja yang cantik..
"Memang seperti apa cowok yang kamu harapkan untuk jadi suamimu kelak?" Tiba2 pertanyaan itu keluar dari mulut Noah.
Namun dengan tanpa pikir panjang remaja disebelahnya itu menjawab.
Mendengar jawaban itu Noah tersenyum sembari tangannya mengacak gemas kepala Chloe.
"Uncle.. rambut aku jadi berantakan nih" sungut Chloe kesal.
__ADS_1
FLASHBACK OFF
"kamu baik2 ajha Chloe" pertanyaan itu menyadarkan Chloe dari lamunannya.
"Chloe baik2 ajha uncle, uncle kapan sampai?" Chloe bertanya balik pada sosok lelaki tampan dihadapanya yang tak lain adalah Noah, Chloe mencoba mengatur nafas, menyembunyikan perasaannya yang tak menentu itu.
"Belum lama kok" Noah mengulas senyum sambil memandang Chloe
Noah sering menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Surabaya, Kota yang kini menjadi pilihan tempat tinggal mama Maria dan anak anaknya.
Karena 8 tahun yang lalu, tepat sebulan setelah papa Lucas meninggal, Chloe dan keluarganya pindah ke Surabaya, kota dimana 55tahun yang lalu mama Maria dilahirkan disana. Sedangkan Noah dan keluarganya masih tetap tinggal di Lombok.
Chloe berjalan menghampiri Noah yang berdiri di Ruang tengah tempat mereka biasa berkumpul bersama mama dan kedua kakaknya, Ia lalu berjalan menghampiri Noah dan duduk di sofa panjang yang sedari tadi diduduki oleh Noah seorang diri, karna James sibuk mengurus perusahaan peninggalan sang papa, sedangkan Shawn, jangan ditanya lagi, si tengil itu pasti sedang menghabiskan waktu bersama kekasihnya, dan entah kekasih yang mana yang saat ini sedang jalan bersamanya.
__ADS_1
"Anak mantu mama kapan Dateng, kenapa nggak ngabarin dulu sih, kalau ngabarin kan mama bisa masakin makanan kesukaan kamu Noah" mama Maria yang baru pulang dari belanja langsung terlihat senang saat melihat Noah yang biasa ia panggil anak mantu itu sudah berada didalam rumahnya.