
"Ga....aku..." ucap Tata yang terlihat bingung
Yoga mendekat kan tubuhnya,Dia kemudian mencium Bibir Tata sontak Tata begitu kaget dengan tindakan Yoga.Tak mampu menolak karena sebenarnya Tata juga merasakan kenyamanan saat ini.Tangan yoga menyangga leher Tata dan dia sekarang mengolah permainan lidahnya masuk kedalam rongga mulut Tata.seperti gayung bersambut Tata yang tidak pernah merasakan hal seperti ini pun seolah memberikan kesempatan bagi Yoga.Yoga tampak lega karena Tata juga membalas ciumannya, Dia semakin Yakin jika Tata pun memiliki perasaan yang sama dengannya.
Tautan ciuman itu terhenti, karena Yoga telah mengakhirinya.Yoga melihat kearah Tata kembali,wajah Tata yang begitu polos dan juga mata bulatnya.Yoga tersenyum,
"kamu sungguh pintar berciuman..." ucap Yoga
Tata yang sadar kini merasa sangat malu dan menjauh kan duduknya dengan Yoga,Yoga tersenyum dengan reaksi Tata.Dia kemudian menarik lagi bagian tubuh Tata mendekat kearahnya hingga Tata terduduk di pangkuan Yoga.
Yoga memeluk Tata dari belakang, "Terimakasih...aku sangat bahagia aku juga sangat lega karena kamu menerima ku..."
"aku tidak tahu apa perasaan ku ini salah atau tidak...aku mulai nyaman dengan mu ..tapi satu hal yang kamu tahu ...jika kamu membuat ku kecewa... tidak ada lagi kesempatan buatmu" ucap Tata
Yoga tersenyum,ia semakin mengeratkan pelukannya. "aku pastikan tidak akan membuat mu kecewa..."
Tata terdiam,ia kemudian menahan senyumnya.Entah ini salah atau benar . Kembali kepada orang yang pernah menyakiti dan membuat trauma baginya akan membuat kebahagiaan di kemudian hari? Apakah Ia sanggup bertahan dengan orang ini.
...----------------...
Pagi nya dikantor,Tata terlihat bahagia.Raut wajahnya begitu cerah ceria.Kini kehidupan berwarna telah ada didepannya, setelah memasuki ruang kerjanya, Tata dikejutkan dengan bucket bunga mawar di meja kerjanya.Tata menghampiri dan memegangnya,ada sepucuk note diselipkan sebuah tangkai bunga
Tata...
sebagai belahan jiwaku, selamat bekerja!!
aku mencintai dan menyayangimu
kekasih mu William Yoga
__ADS_1
Tata tersenyum,ia tak menyangka akan sebahagia ini mendapatkan bucket bunga dari Yoga.Ia kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi nomor Yoga
"Hallo..."
"Hallo" ucap Tata
"Ada apa??"
"Terima kasih" ucap Tata kembali
"kamu menyukainya????"
"sangat...!!"
"ayo kita menikah"
"apa semudah itu untuk mengucapkan menikah bagimu ...??"
"sejak kapan??"
"sejak aku di Amerika...kurasa aku banyak menyia-nyiakan hidup ku saat itu.. kenapa aku bisa bertahan sampai sekarang...itu karena aku ingin menikahi dirimu"
"mintalah kepada kakak ku secara langsung...maka aku akan menyetujuinya "
"Baik..akan kutepati janjiku"
sambungan telepon dari Mereka terputus,kini jantung Tata hanya bisa berdebar kencang.jika yoga berani meminta kepada kakaknya,maka satu langkah lagi,Yoga akan menjadi suaminya.mungkin bagi Tata begitu terburu-buru.Tapi,apa yang ditunggu.Dirinya dan Yoga sama-sama mengenal sejak dulu.Meski berawal tidak baik,tapi akhir - akhir ini Yoga kepada dirinya sungguh manis menjalani hubungan ini.
...----------------...
__ADS_1
Dirumah yoga,
Yoga bersama kedua orang tuanya sedang menikmati makan malam bersama.Obrolan ringan telah menjadi kebiasaan mereka saat ini.Tak begitupun untuk hari ini,wajah serius sudah akan ditampilkan oleh Yoga sedari tadi,
"ma.. pa..."
suara Yoga membuyarkan obrolan keduanya, mereka sedang menoleh kearah Yoga saat ini.
"Yoga ingin berbicara sesuatu kepada kalian"
"bicaralah.." sambung pak Damar
"Yoga saat ini menjalin hubungan dengan Tata .."
Sontak pak Damar dan juga bu Sarah kaget terheran-heran, mereka hampir tidak percaya dengan ucapan anaknya itu
"Ga.... jangan memaksakan kehendak...Tata gadis baik .. ingat,kau pernah menghancurkan nya saat itu .Cukup sadar diri dengan keadaan Tata sekarang yang masih dalam lingkup kita, prestasi yang ia torehkan untuk perusahaan kita tidak akan bisa digantikan dengan apapun...!!" ucap bu Sarah
Mereka tahu betul,Tata amat sekali membenci Yoga Dan sudah sangat sepantasnya memang begitu.Jika yoga memaksa kan kehendaknya bukan berarti malah memperbaik hubungan malah menimbulkan masalah baru.
"Aku sudah berbaikan dengan Tata,ma..pa ...meski awalnya aku terlalu buru-buru,Tapi Tata juga memiliki perasaan yang sama dengan ku ...aku berniat meminang Tata secepatnya....jadi aku mohon restu dari kalian..." ucap Yoga yakin
Bu Sarah dan pak Damar saling pandang, mereka tersenyum Haru mendengar penuturan Yoga . Mereka hanya bisa berharap, anaknya kelak lebih memperdulikan Tata, mengayomi Tata, mencintai dan menyayangi Tata.Sebagai mana mestinya.
.
.
haruuu banget nggak ssiiihhh🥺🥺🥲ðŸ¤ðŸ¤ penantian yang ditunggu tunggu ..😅
__ADS_1
Instagram eunhyeayu90