
malam berlalu pergi
dan
pagi mulai bersambut diri.
"tringggggg trinnnggggg tringghh tringggggg". terdengar suara bunyi alarm didalam sebuah kamar seorang gadis yang sangat cantik.
ia segera bangun dan merapikan tempat tidur nya.hari ini ia harus bangun lebih awal dari baiasanya, krn hari ini adalah hari pertama ia bekerja setelah fakum beberapa saat untuk merawat ayahnya.
salah satu rumah sakit bergengsi di kota itu telah mempersuntingnya dan bunga sangat bahagia.tanganya sudah begitu haus untuk membedah pasien pasien yang membutuhkanya.bunga yang merupakan lulusan universitas kedokteran bergensi memang sudah di akui sejak lama oleh rekan medis lainya.berkat tangan ajaibnya yang tidak pernah gagal dalam menangani pasien di kamar operasi.
****.
suster elen yang akan di tugaskan menjadi asisten bunga sudah siap menunggu kedatangan bunga di area loby rumah sakit.
__ADS_1
"selamat datang dokter bunga,saya elena yang akan menjadi asisten anda".ucap elena dengan sumringan memperkenalkan diri
"oh yaa ,selamat pagi suster elena,saya dokter bunga ,semoga kita bisa bekerjasama dengan baik"ucap bunga denga sahaja menyambut uluran tanga suster elena.
suster elena terlihat kikuk menatap dokter cantik yang ada di dihadapanya namua ia berusaha cepat cepat menguasai diri.
"mari dok ,saya antar anda ke ruangan direktur terlebih dahulu". elena mempersilahkan bunga berjalan lebih dulu ,ia takut perasaan kikuk yang sedang dia alami ketahuan oleh bunga .
baginya gadis yang ada di hadapanya itu bukan manusia melainkan bidadari yang sedang nyamar. "putih,mulus,tingggi ahh komplit dehhh".suara hati elena yang merasa kagum pada bunga.
di sisi lai direktur rumah sakit itu dan beberapa dokter yang sedang menunggu kedatanganya sedang berbincang bincang tentang kelihaian bunga dalam membedah pasien.
"tok tok"terdengar suara ketukan pitu dari arah luar
"masuk".sahut sang direktur
__ADS_1
direktur tersenyum dengan lebar menyambut bunga.mata sipit nya tertarik merapat satu sama lain dan hampir tidak kelihatan jika ia sedang tersenyum lebar seperti itu.
"wahhhhh selamat datang dan selamat bergabung". ucapnya dengan antusias .
betapa tidak banyak rumah sakit yang mengincar bunga untuk menaikan pamor rumah sakit mereka.namun bunga lebih memilih berada dirumah sakitnya merupakan suatu kehormatan baginya.
"nahhh ini dia si tangan malaikat yang akan menjadi teman kita menyelamatkan nyawa nyawa yang hampir pasrah".ucapnya dengan bangga.
dokter dokter itupun berdiri untuk bersalamat dengan bunga.
"selamat datang dan selamat bergabung dokter bunga,ternyata aselimu lebih cantik dari gambar yang sering kami lihat di majalah majalah ternama di kota ini".ucap mereka dengan genit namun tetap menjaga keramahan .
bunga yang sudah terbiasa mendengar pujian untuk diri nya membalas dengan seutas senyuman hangat untuk rekan rekan barunya yang terlihat ramah.
"baik semua sudah berkenalan dan menyapa dengan dokter ahli kita yang baru ,semoga kita semua bekerja sama dengan baik dan kita tutup sambutan ini dengan kata alhamdulillah "ucap direktur untuk mengahiri penyambutan itu .
__ADS_1