
"Arka, kepikiran dengan ucapan Ibu nya yang berkata pada Bunga ingin segera mempunyai cucu tapi Arka, udah sepakat sama istrinya Bunga di tunda dulu untuk mempunyai buah hati.
Dan disitu pun pikiran Bunga kusut, karena Ibu mertua nya ingin segera mempunyai cucu. Tak lama kemudian Ayah mengetuk kamar Bunga dan Arka meminta maaf kepada Bunga jangan terlalu di pikirkan dengan kata-kata Ibu yang tidak enak!
Begitu, Bunga sudah terbiasa dengan sifat mertuanya jadi Bunga pun tidak di masukan ke hati. Dan sebelum tidur malam Bunga minta kepada Arka buat besok mengantar Si Rindu di bawa ke docter hewan untuk periksa Karena besok hari weekend and, Dan Arka pun mau!
Esok hari, Bunga pamit kepada Ibu mertuanya untuk membawa Si Rindu ke docter. Kucing di urusin tiap hari, lah kamu kapan ngurus anak darah daging kamu sendiri,? ucap Ibu mertua.
Sampailah di docter Si Rindu pun d periksa, alhasil baik-baik saja. " Bunga, merasa senang dengan kabar dari docter.
Sesudah itu, Arka mengajak makan di sebuah tempat Paforit.
Mas, aku boleh ngomong sesuatu engga? ucap Bunga! Tentu boleh,,,
Gimana kalo kita tinggal di tempat rumahku yang dulu? soalnya, aku gak mau bikin Ibu kamu marah-marah terhadap aku. Kalo itu menurut kamu baik, nyaman yaudah kita pindah aja. Akhirnya keputusan mereka ber-dua akan di bicarakan kepada orangtua Arka!.
__ADS_1
"Arka, pun bicaralah kepada Ayah dan Ibunya untuk pindah ke rumah Bunga. Ibu,tidak menyetujuinya kalian pindah dari rumah ini. ucap Ibu Arka!
Tapi bu, aku tidak mau bikin Ibu marah-marah terhadap aku? Aku dan Mas Arka ingin belajar hidup mandiri, toh nanti juga kita pasti sering datang main jengukin Ibu kesini, Ucap Bunga!.
Oooh, ya,,,ya,,, yaaaaaa!
Saya tau paham, kamu yang sudah mencuci otak anak saya Bunga? Enak ya, sudah dapat anak saya lalu kamu bawa pergi dari rumah ini dasar wanita M****...
Berhenti bu, sudah Ibu jangan salahin Bunga terus dia tidak salah apa-apa ini semua emang kemauan aku. Jadi, udah ya bu ijinkan kita pergi dari sini? Ya, kalo itu keputusan kamu Arka silakan, kamu sekarang udah menjadi imam dari Bunga tuntunlah istrimu dengan baik," ucap Ayah Arka!.
Arka Bunga jagalah baik-baik di sana kalian, ingat pesan Ayah jangan lupa beribadah dan berdoa semoga pernikahan kalian sakinah mawadah warohmah, Amin!.
"Terimakasih", Ayah...
Meskipun mertuanya marah kepada Bunga, tapi Bunga tetap menghormati mertuanya.!
__ADS_1
Nyampai di rumah dulu tempat tinggal Bunga dan Si Rindu...
Si Rindu merasakan kebahagiaan heboh sendiri, Bunga pun sama seperti Si Rindu. Arka ikut bahagia melihat istrinya yang sedang bahagia.
Mereka bersih-bersih rumah nya, yang begitu banyak debu di bantu juga oleh Si Rindu. Tak sengaja Arka menemukan foto di atas lemari.
Arka, menanyakan langsung kepada Bunga?
Bunga? Arka memanggil, iya Mas?
Ini foto siapa?? coba Aku liat, Bunga melihat foto terdiam dan berkaca-kaca, Arka pun menanyakan lagi kepada Bunga. Foto siapa? ucap Arka!
Bunga belum bisa menjawab, dan meneteskan air matanya. lalu nyandar di pundaK suaminya yaitu, Arka!
Arka, tetap menanyakan kepada Bunga dan menunggu jawaban dari Bunga....
__ADS_1