
hehehe🤣 hii Daddy, hii adik ku tersayang 👋🏻........ seorang gadis berdiri di depan pintu mansion dengan kondisi yang mabuk.
Kedua pria yang ada dihadapannya pun sangat terkejut melihat gadis itu.
yah! siapa lagi jika bukan Aleta.
Papa nya sangat terkejut mengetahui ternyata sedari tadi Aleta tidak ada di mansion dan baru pulang dengan kondisi mabuk, Ia lalu mencengkeram lengan Aleta dan mendorongnya masuk kedalam mansion. Dengan kondisi Aleta yang tidak terlalu sadar membuatnya jatuh tersungkur di lantai. Sedangkan Aditya yang melihat Aleta terjatuh segera membantu kakak nya berdiri
Aleta apa yang kau lakukan!! bentak Papa nya.
Sudah lah Pa, Kakak sedang mabuk kasihan Dia lebih baik Kita bicarakan ini besok untuk sekarang biarkan Kak Aleta istirahat ucap Aditya.
Tidak!! jawab Papa nya.
Adit mohon Pa... ucap Aditya kembali dengan wajah memelas.
Bawa Dia ke kamarnya!! kata Papa yang akhirnya membiarkan Aleta pergi beristirahat.
Tanpa menunggu waktu lama Aditya langsung membantu Aleta kembali ke kamar.
Huft, kak" lu itu ada" aja sih udah pulang jam segini malah mabuk lagi kata Aditya setelah meletakkan Aleta di atas tempat tidur di dalam kamar kakak nya itu lalu segera kembali ke kamar nya sendiri.
...Keesokan harinya...
Biasanya Allisya lah yang selalu membangunkan ke dua kakak nya tetapi hari ini berbeda, Aditya dibangunkan langsung oleh Mama nya sedangkan yang lain tidak ada yang membangunkan Aleta. (Mengapa?! Karena Papa melarang nya)
__ADS_1
Mm... kok kepala ku sakit banget yh kata Aleta saat baru bangun tidur, Ia pun langsung duduk menyender pada dipan kamar nya sambil memegang kepala nya yang terasa pusing.
Astaga!! jangan" kemarin malam gw mabuk lagi.. Aleta pun segera beranjak dari tempat tidur nya pergi ke kamar mandi untuk bersiap berangkat ke sekolah. Setelah siap Aleta langsung turun ke lantai bawah, dan saat melewati ruang makan Ia melihat yang lain sedang sarapan.
Pagi kakak😊 ucap Allisya.
Sapaan pagi Allisya kepada Aleta sontak berhasil membuat semua mata yang sedang tertuju pada sarapan mereka beralih menatap intens pada Aleta.
Aleta yang tiba" mendapat tatapan intens dari yang lain nya pun merasa takut dan khawatir terutama pada Papa nya.
Aleta kemarilah! ucap sang Mama dengan wajah yang datar.
I..iya Ma.. jawab Aleta dengan gugup dan sedikit terkejut.
Duduk!! ucap Papa, dan Aleta pun segera menarik kursi di samping Aditya dan duduk di sana.
Kemarin dari mana?! Papa mulai mengintrogasi Aleta.
Da.. dari ru.. mah temen jawab Aleta dengan gugup.
Yakin?! kata Papa sambil menaikkan satu alis nya.
Bukan nya kemarin Kau bolos sekolah, nongkrong seharian lalu melakukan balapan liar😏😒 ucap Papa dengan lantang dan tegas.
Deg!! Aleta sangat terkejut mengapa Papa bisa tau, tanya nya dalam hati.
__ADS_1
Kemarin pulang jam berapa?! tanya Mama yang berganti mengintrogasi ku.
Jam..jam.. Mm.. jam..jam.., aku bingung harus mengatakan jam berapa.
Jam 2!! Papa menjawab lagi dengan nada bicara sedikit ditekankan.
Apa kemarin kakak mabuk? tanya Allisya kepada Kakak nya itu.
Sedangkan Aleta hanya diam saja, Tak mendapat jawaban dari Aleta membuat Allisya semakin penasaran dan bertanya lagi. Mengapa kakak hanya diam?! tanya Allisya lagi yang membuat Aleta geram kepada nya.
Jawab!! bentak Papa kepada Aleta.
Tetapi Aleta masih tetap terdiam seperti tidak ingin mengucapkan sepatah kata pun.
Ck! Kau mabuk karena kemarin malam kalah balapan kan! ucap Papa.
Maaf... ucap Aleta lirih. Hm ini memang salah Aleta kemarin telah bolos sekolah dan tidak dapat mengontrol emosi karena kalah balapan lalu mabuk berharap dapat menghilangkan emosi Aleta sesaat, tambah nya.
Sebagai hukuman nya Aleta tidak dibolehkan keluar mansion ini apapun alasannya termasuk sekolah, Dia baru boleh pergi hanya setelah kelulusan nya. Juga semua fasilitas yang biasa Dia pakai akan di cabut ucap Papa dengan tegas lalu berdiri dan meninggalkan ruang makan.
Aleta hanya menghela nafas dan pasrah. Yang lain pun segera pergi dari ruang makan itu seperti nya kecewa pada Aleta kecuali Aditya yang masih berada di tempat duduknya.
Kak kau kemarin kalah hah?! siapa yang ngalahin??! tanya Aditya.
Astaga ini lagi, Kau bisa diam dulu gak sih! dah tau gw lagi pusing juga jawab Aleta dan segera pergi meninggalkan Aditya karena kesal.
__ADS_1