
Sesampai nya di rumah Zia ...
"Ayy harus langsung pulang ke rumah yaa gaush ke kantor lagi nanti kmu malah di deketin perempuan itu lagi"ucap zia yg baru saja turun dari mobil
"iyaa syg aku langsung pulang habis ini"balas Darren
"nah bagus ini baru cowo aku,yaudh kmu hati hati ya"ucap zia sambil tersenyum
"iyaa sygg,bentar itu di pipi kmu kenapa coba sini deketan dulu"ucap Darren
"mana"ucap zia sambil mendekat kan pipi nya kepada Darren
"cupp"
"Ada kasih sayang aku"ucap Darren sambil tersenyum jail
"ishhh nyebelin bgt sih kalo mau cium tinggal cium jangan banyak alasan"ucap zia cengengesan
"hhaa yaudh aku pulang yaa"
"iyaa hati hati"
Sesampai nya di kamar...
Zia langsung merebahkan tubuh nya karena kelelahan...
keesokan pagi nya....
kak Darren:Ayy
my princess:iya sayangg
kak Darren:aku mau ikut lgi kamu ke kantor titik.
my princess:boleh sayang nanti aku jemput ya
kak Darren:aku tunggu bentar aku siap siap dulu
My princess:bolehh
Zia pun mandi dan ber siap siap ga lama dari itu Darren pun datang ke rumah Zia untuk menjemput anak itu...
"Haiii aku udh siap ayo berangkat "ucap zia yg baru saja keluar dari pintu rumah nya
"ehh baru aja aku mau masuk udh siap aja"balas Darren
"hhee aku udh siap ayo ayy"ucap zia sambil berjalan memasuki mobil
"iya bentar sabar emng mau ketemu siapa sih"ucap Darren yg memasuki mobil
"ketemu perempuan gatal"ucap zia sinis
"siapa?"tanya Darren
"siapa lgi kalo bukan yg suka sama kamu"ucap zia kesal
"haha nadin yaa jangan gitu dong syg aku gabakal kepicut kok sama cewee kaya gitu"ucap Darren sambil mencubit hidung Zia gemes
"ihh jangan cubit cubit sakit tau"ucap zia
"hha iya maaf habis nya gemes"ucap Darren sambil melajukan mobil nya
Sesampainya di kantor....
"Ayo turun syg"ucap Darren
__ADS_1
"iya bentar"ucap zia sambil menuruni mobil Darren
Sesampai nya di ruangan Darren..
"syg aku punya kamar untuk istirahat daripada kmu nungguin lama aku kerja mending masuk aja dulu ke kamar tiduran istirahat sambil nungguin aku"ucap Darren
"dimna ayy"
zia melihat sekeliling namun tidak ada pintu satu pun yg terlihat hanya pintu di keluar ruangan yg dia lihat...
"kmu samperin aja tuh lemari nanti juga ke buka sendiri"balas Darren
"hahh ga mungkin ayy masa ada lemari gerak sendiri langsung ada kamar"ucap zia tidak percaya
"coba aja dulu"
Zia menghampiri lemari itu dan terkejut ternyata benar yg di kata nya Darren ada sebuah kamar yg begitu cantik dan bersih berada di sana
"wawww ternyata benar ada kamar disini harus nya aku percaya sih tdi"ucap zia sambil merebahkan diri nya di kasur
"rumah aku emng besar sih berlantai kamar yg paling besar itu kamar aku tapi kalo di bandingin sama kamar disini kamar aku gaada apa apa nya"ucap zia
di luar kamar di ruangan Darren...
Toktoktok ...
"Masuk"
"selamat siang pak"ucap perempuan berpakaian seksi memasuki ruangan Darren
"mau apa kamu kemari"ucap Darren masih fokus dengan laptop nya tanpa melihat nadin sedikitpun
"saya ke sini hanya ingin mengajak bapak makan siang apa bapak bisa makan siang bersama saya"ucap nadin dengan lembut nya
"gabisa saya sibuk."balas Darren singkat
"geprakk"
Nadin pun terkejut karena Darren tiba tiba menggeprak meja...
"saya tdi sudah bilang gabisa nadin kepada anda tidak mengerti itu arti nya saya tidak Sudi makan dekat anda"ucap Darren ngmong dengan nada yg sangat tinggi
"maaf pak saya telah lancang tapi saya hanya ingin makan dengan bapak"ucap nadin
"dia akan makan dengan saya"ucap gadis yg menguping pembicaraan kedua nya dari tdi yg langsung keluar dari kamar
"Gadis sialan itu kok ada disini lancang sekali masuk ke kamar pak Darren"batin nadin
"kamu"ucap nadin menunjuk Zia dengan lancang
"berani sekali kamu menunjuk calon istri saja dengan seperti itu nadin"ucap Darren semakin marah
"udah ayy biar aku yg lawan perempuan gatal ini"ucap zia menghentikan Darren
"apa maksud kamu bilang saya perempuan gatal"ucap nadin
"memang anda perempuan gatal mba nadin yg terhormat,dari kemarin saya sudah sabar dengan anda,tapi kenapa anda malah ngelunjak.saya memang masih pelajar SMA tapi keberanian saya lebih dari seorang pelajar anda paham."ucap zia sambil membentak nadin yg berada di hadapan nya
"berani ya kamu"ucap nadin marah
"memang saya berani,kenapa saya harus takut kepada perempuan gatal seperti anda."balas zia
"stop.saya tidak ingin ada keributan disini apalagi keributan mengenai calon istri saya,mulai sekrng anda saya pecat nadin besok tidak usah anda memuncul kan batang hidung anda ke kantor ini lagi"ucap Darren memotong perdebatan
"apa,tidak pak maafkan saya atas kesalahan saya tapi tolong jangan pecat saya kalo saya di pecat saya harus tinggal dimna karna gabisa bayar kos san"ucap nadin memohon kepada Darren
__ADS_1
"saya tidak perduli.skrng anda pergi dari sini saya muak liat muka perempuan seperti anda!!!"ucap Darren
"tapi pak"
"Keluar atau saya serett kamu dari sini"ucap Darren
"baik pak saya keluar skrng permisi"
"kok kamu mau sih masukin sekertaris ga punya malu kaya dia"ucap zia
"aku gatau bakal kaya gini akhirnya kalo tau bakal kaya gini aku juga ga Sudi kalo harus masukin perempuan kaya dia"ucap Darren
"yaudh gpp yg penting dia udh keluar dari kantor kmu"
"ikut aku yuk"ucap Darren
"kemana?"tanya Zia
"ikut dulu aja ayok"ucap Darren sambil menarik Zia keluar ruangan
"kita mau kemana ayy"ucap zia yg masih di tarik Darren memasuki mobil
"kita ke pantai ada hal penting yg aku mau omongin sama kamu"ucap darren
"yaudh ayo"balas zia sambil memasuki mobil
sesampai nya di pantai....
"mau ngomongin apa kmu"ucap zia
"kamu ingat kan omongan aku waktu itu"jawab Darren
"omongan yg mana"tanya Zia
"aku bilang ke kamu kita bakal terus kesini sampe kita udh punya cucu dan akan menghabiskan waktu kita disini"ucap Darren
"iya aku ingat,terus apa hubungan nya kita skrng ke sini?"tanya Zia
"ayo kita menikah"ucap Darren sambil menatap Zia dngn serius
"menikah?"ucap zia kaget
"iya aku mau kita nikah skrng"ucap Darren
"kamu bercanda kan ayy aku masih sekolah"jawab Zia
"aku gamau kejadian yg tadi ke ulang lagi syg,aku janji gabakal ganggu kamu sekolah dan kamu boleh lanjutin sekolah kmu sampe lulus"ucap Darren
"aku pikir pikir dulu ya ayy"ucap zia bingung
"aku tunggu jawaban nya"ucap Darren
"iyaa ayy"
"skrng kita pulang yaa"ucap Darren
"boleh ayok ayy"
Mereka pun berjalan ke parkiran dan memasuki mobil milik Darren...
"Skip"
Sesampai nya di rumah Zia...
"hati hati di jalan nya"ucap zia yg menuruni mobil
__ADS_1
"okeh sayang"balas Darren sambil melajukan mobil nya meninggal kan rumah zia