CEO DINGIN VS GADIS BAR BAR

CEO DINGIN VS GADIS BAR BAR
Episode 9


__ADS_3

Episode 9


Cantika : Kan aku cucu kesayangannya yang menuruni sifatnya.


Semua orang yang hadir tahu bahwa mereka mulai mengenang kembali alm.aron yang selalu membicarakan serta membawa cucu perempuannya kemanapun beliau pergi metting maupun perjalanan bisnis sekalipun.Rapat berjalan dengan lancar namun ada beberapa yang meras belum puas karena belum bisa bekerja sama dengan perusahan A’Grup maupun CPA’Grup karena isi kontrak yang mencurugakan walaupun begitu mereka masih mempunyai kesempatan lain dengan memperbaiki isi kontrak kerjasama yang baru.Rapat yang telah usai membuat tugas cantika yang masih belum selesai harus dia kerjakan begitu juga jadwal bertemu dengan artis yang akan dipilih untuk mewakili perusahan dalam memerankan drama yang akan di mainkan serta beberapa rapan yang menguras tenaga serta berkas yang harus dicek ysng begitu menumpuk selama 1 bulan awal dimana cantika memimpin kedua perusahan yang dia miliki secara utuh tanpa bantuan ayah maupun kakaknya serta banyaknya pengajuan kerjasama dari berbagai perusahan yang membuat cantika seperti dikejar target yang tak selesia selesai juga.


Cantika : Melelahkan sekali selama 1 bulan ini banyak sekali berkas yang masih harus aku cek walaupun sebagian diurus oleh kak sendy


Sendy : Lagi pula ini baru awal karena anda meninggalkan perusahan selama 5 tahun walaupun anda tetap sering ke perusahan tapi tugas anda yang belum anda kerjakan saya yang kerjakan.


Cantika : Iya aku tahu terima kasih dan mohon kerja samanya kedepannya.


Hari pun mulai beranjak siang cantika bersama sendy pun menuju ke restoran untuk makan siang sekaligus tempat metting setelah makan siang.

__ADS_1


Sendy : Setelah metting selasai anda mau kembali ke kantor atau akan pulang?


Cantika : Aku akan pergi ke perusahan entertaimen melihat latihan artis kita yang sedang ada kerjaan maupun tidak.


Sendy : Kalau begitu anda akan saya antar ke kantor entertaimen.


Cantika : Itu tak perlu aku akan meminta menejer yang sedang tidak bertugas untuk ke restoran tempat kita metting nanti.


Cantika bersama sendy telah berada di restorang dan memesan makan siang lalu setelah klien datang memulai metting dan mencapai kesepakatan yang disepakati bersama lalu kembali ke perusahan masing masing sedangkan cantika di jemput rea yang menupakan mantan menejer cantika 1 tahun yang lalu sebelum cantika mundur dari dunia entertaimen.


Cantika : Ini semua peninggalan yang harus aku kembangkan dari kakekku.


Rea : Tapi aku bersyukur pernah mengenalmu sebagai seorang artis yang membuatku tahu bahwa setiap pekerjaan yang kita jalani dengan niat baik maka akan membimbing kita pada kebahagian sejati.

__ADS_1


Cantika : Jadi sekarang kamu bisa beradaptasi dengan artis di perusahanku saat ini?


Rea : Lagi pula artis di perusahanmu itu semua mudah di ajak kerjasama tapi jika masalah lokasi suting kadang aku juga malah ikut jengkel sendiri ya walaupun artismu hanya menerima acara maupun berperan sedikit dalam film tapi mereka tetap tidak protes malah mereka senang jika mereka memiliki jadwal suting sedikit dari pada artis yang memiliki job yang banyak bahkan tidak memiliki hari libur selama seminggu.


Cantika : Itulah mengapa aku memberika apa yang mereka butuhkan karena bagi mereka bisa memainkan peran di sebuah film yang di buat agar dapat menampilkan karakter sesungguhnya tanpa harus terlalu dipaksakan dalam memerankan karakternya.


Rea : Oh begitu tapi ada juga yang sering mengeluh kalau sutradaranya banyak sekali membuat alasan yang membuat suting mundur dari jadwal episodnya


Cantika : Hal itu juga dapat menjadi pelatihan kesabaran para artis dan selalu menampilkan yang terbaik dari sebelumnya.


Rea : Tapi dari yang ku lihat meskipun mereka selalu mengeluh tapi mereka tidak pernah mengeluh padamu ya?


Cantika : Tidak juga karena mereka akan mengeluh padaku jika mereka sudah mencapai batas kesabaran mereka dalam menghadapi masalah didepan mata mereka.

__ADS_1


Rea : Itu sebabnya semua orang yang bekerja dibawah kepemimpinanmu mereka senang karena kamu yang tidak membeda bedakan setiap orang dengan pangkatnya.


__ADS_2