
Sesampai di rumah sakit terdekat Hong seol langsung di bawa ke UGD. Kang Tae Mu, Youshi dan Kei menunggu diluar dengan gelisah, Mereka berdoa agar Hong seol dan anak yang ada di dalam perutnya baik-baik saja.
Kang Tae Mu bulak-balik di depan pintu ruangan yang di tempati oleh Hong seol itu dengan gelisah. Youshi duduk di kursi tunggu sambil mengacak-ngacak rambutnya dengan frustasi begitu juga dengan Kei yang berwajah pucat seperti orang mati.
Dokter keluar dari ruangan itu dengan cepat ketiga orang itu langsung menghampiri Dokter itu dan bertanya kepada dokter itu "Apa Hong baik-baik saja?"
"Apa anaknya juga baik-baik saja?"
"Bagaimana keadannya sekarang?" pertanyaan yang bertubi-tubi dilontarkan oleh ketiga pria itu sampai dokterpun bingung harus menjawab yang mana dulu.
"Tolong tenang dulu" dokter itu mencoba untuk menenangkan ketiga pria itu "Pasien baik-baik saja, hanya saja pasien terlalu banyak kehilangan darah mungkin sebentar lagi akan sadar, dan untuk bayinya juga sehat dan terselamatkan" Dokter itu memberitahu kabar baik.
"Syukurlah" Youshi menghela nafas lega begitu juga dengan Kang Tae Mu dan Kei. Mereka bertiga masuk ke dalam untuk melihat keadaan Hong seol
__ADS_1
"Hong cepatlah bangun, aku...aku merindukanmu" Suara lirih Kang Tae Mu memanggil nama Hong seol
Kei keluar dari ruangan karna ada yang menelponnya, saat Kei melihat nama yang tercantum di layar itu membuat Kei membuka mata lebar-lebar tidak percaya "Nenek menelpon? ada apa?" Kei ragu untuk menjawab panggilan itu tapi rasa penasarannya lebih besar.
"halo nek?"
"Kei kamu lagi-lagi kabur!" suara seorang wanita paruh baya itu terdengar lemah tapi sangat berwibawa.
"APA! Hong masuk rumah sakit? apa dia sakit serius?" Suara wanita itu terdengar cemas
"Aku tidak bisa memberitahu nenek bahwa hong seol hamil sekarang!" Batin Kei "Hong seol hanya kecapean saja kok nek tidak ada yang serius" Kei berbohong kepada neneknya untuk kebaikan neneknya.
"Oh begitu syukurlah, Yasudah kamu temani Hong seol dengan! baik jangan menyusahkannya"
__ADS_1
"Baiklah nek aku tutup telponnya bye" Kei menghela nafas lega ia kira ia akan disuru pulang secepatnya oleh neneknya itu.
Kei masuk lagi kedalam ruangan itu dan melihat Hong seol yang belum juga sadar, mereka bertiga memutuskan untuk tinggal disana menemani Hong seol. Lalu mereka bertiga ketiduran saat sedang menjaga Hong seol.
KEESOKAN HARINYA...
Hong seol terbangun dan melihat sekelilingnya dan tersenyum "Mereka ketiduran disini karna menjagaku" Hong seol terharu karna masih ada yang mau menemaninya saat dia sedang sakit. Kang Tae Mu terbangun "Sayang kamu sudah sadar?" Kang Tae Mu langsung memeluk Hong seol dengan gembira.
Hong seol memukul kepala Kang Tae Mu dengan pelan "Jangan panggil aku sayang". Youshi terbangun karna mendengar kebisingan "Hong-Hong kamu sudah sadar?" Youshi langsung menghampiri Hong seol dengan muka cerah "Ya terima kasih ya kalian udah mau merawatku" Hong seol tersenyum cerah, Youshi dan Kang Tae Mu yang melihatnya langsung berdebar.
Hong seol yang melihat Kei tidak terbangun meminta Youshi untuk menyelimuti Kei dengan selimutnya "Badannya panas sekali" Ucap Youshi yang memegang dahi Kei saat ingin menyelimutinya "Apa? cepat panggil dokter untuk memeriksannya" Hong seol khawatir pada Kei dan meminta Youshi untuk memanggil dokter "Baik" Youshi langsung keluar untuk memanggil dokter
Bersambung.....
__ADS_1