
Berkat pertemuan-pertemuan yang sering terjadi, Maya mulai merasa nyaman berbicara dengan Alex dan mulai membuka diri kepadanya. Dia menceritakan tentang kekhawatirannya akan masa depan, impian-impian yang selama ini disimpannya, dan rasa kesepiannya yang sering membuatnya merasa terisolasi.
Alex sangat memahami perasaan Maya dan selalu memberikan dukungan padanya. Dia memberikan saran-saran yang sangat berharga bagi Maya dan membuatnya merasa lebih percaya diri.
Maya juga mulai menunjukkan karya-karya tulisnya pada Alex dan meminta pendapatnya. Alex sangat terkesan dengan tulisan-tulisan Maya dan selalu memberikan pujian padanya. Dia juga memberikan kritik-kritik yang membangun agar karya tulis Maya semakin baik.
Percakapan-percakapan yang sering terjadi antara Maya dan Alex membuat mereka semakin dekat. Maya mulai menyadari bahwa dia memiliki perasaan khusus pada Alex, namun dia masih ragu untuk mengungkapkannya pada Alex.
Suatu hari, Maya mendapat telepon dari Alex yang terdengar sangat cemas dan khawatir. Alex mengajak Maya untuk bertemu di kafe dekat kampus pada sore hari itu.
__ADS_1
Setelah Maya tiba di kafe, Alex mulai menceritakan tentang rahasia besar yang dia simpan selama ini. Alex mengungkapkan bahwa dia sebenarnya bukan seorang mahasiswa pindahan dari luar kota, melainkan seorang mantan narapidana.
Maya sangat terkejut mendengar pengakuan tersebut, namun dia tidak marah atau kecewa pada Alex. Sebaliknya, Maya memberikan dukungan dan semangat pada Alex. Dia meminta Alex untuk terus berjuang dan tidak menyerah pada masa lalunya.
Maya juga mengajak Alex untuk bergabung dalam komunitas menulis yang biasa dia ikuti. Maya yakin bahwa dengan bergabung di komunitas tersebut, Alex bisa menemukan bakat menulisnya dan melupakan masa lalunya yang kelam.
Kedekatan Maya dan Alex semakin bertambah setelah Alex membuka rahasianya. Mereka semakin sering bertemu dan membicarakan berbagai hal. Maya mulai merasa semakin dekat dan yakin untuk mengungkapkan perasaannya pada Alex.
Suatu hari, Alex memanggil Maya ke tempat yang sama seperti sebelumnya, di kafe dekat kampus. Maya yang penasaran pun segera datang ke sana.
__ADS_1
Setelah mereka duduk, Alex mengatakan bahwa dia memiliki suatu rahasia besar yang ingin dia ungkapkan pada Maya. Maya merasa sedikit cemas dan khawatir mendengarnya, tapi dia memberikan dukungan dan memberitahu Alex bahwa dia bisa memberitahunya apa saja.
Setelah ragu-ragu sejenak, akhirnya Alex mengungkapkan perasaannya pada Maya. Dia mengatakan bahwa selama ini dia sudah jatuh cinta pada Maya. Alex mengakui bahwa dia tidak bisa menahan perasaannya lagi dan ingin menghabiskan sisa hidupnya bersama Maya.
Maya sangat terkejut mendengar pengakuan tersebut, namun di saat yang sama dia merasa sangat bahagia. Maya juga merasa memiliki perasaan yang sama pada Alex, namun dia selalu merahasiakannya.
Setelah beberapa saat terdiam, Maya akhirnya mengakui perasaannya pada Alex. Mereka saling berpelukan dan merasa sangat bahagia bahwa akhirnya mereka bisa mengungkapkan perasaan mereka pada satu sama lain.
Mereka berdua merencanakan masa depan mereka bersama-sama dan memulai hubungan yang baru. Maya dan Alex sangat berbahagia dan merasa bersyukur atas keberanian mereka untuk mengungkapkan perasaan mereka. Mereka saling mendukung dan saling memotivasi untuk mencapai impian-impian mereka dan menjalani kehidupan yang lebih baik bersama-sama.
__ADS_1