Cerita Singkat Anime Untuk Para Wibu Dan Otaku

Cerita Singkat Anime Untuk Para Wibu Dan Otaku
KOE NO KATACHI


__ADS_3

A Silent Voice adalah sebuah film drama remaja animasi jepang tahun 2016 yang diproduksi oleh Kyoto Animation, disutradarai oleh Naoko Yamada dan ditulis oleh Reiko Yoshida, menampilkan desain karakter karya Futoshi Nishiya dan musik karya Kensuke Ushio.


Ini ceritanya 😉


👇


Shoya Ishida bertindak sesuai kemauannya dan berjalan ke tepi jembatan berniat untuk bunuh diri.


Pada menit-menit terakhir, akal sehatnya muncul kembali.


Ia kemudian mendengar suara kembang api dan mengingat kembali hari-harinya di sekolah dasar dan peristiwa yang telah membawanya ke titik ini dalam hidupnya.


Pada masa itu, Shoya adalah seorang anak yang acuh tak acuh, memandang teman-temannya sebagai cara untuk menghilangkan kebosanannya.


Masuknya seorang siswa baru bernama Shoko Nishimiya ke dalam kelasnya menarik minatnya, ketika Shoko memberi tahu kepada teman sekelasnya bahwa ia tuli.


Terlepas dari kecacatannya, ia mencoba yang terbaik untuk hidup normal dan menjalin hubungan dengan teman sekelasnya.


Namun, murid-murid lain dan guru percaya bahwa kehadirannya mengganggu keseimbangan sosial, dan Shoya mulai menjahilinya.


Ketika isu penindasan mencapai telinga kepala sekolah, Shoya ditunjuk sebagai pelakunya.


Ia menyatakan bahwa beberapa temannya juga ikut mengganggu Shoko, tetapi mereka hanya diam dan berpaling darinya menolak fakta bahwa mereka ikut terlibat.


Dengan segera, teman-teman sekelasnya mulai menindasnya, mirip dengan perlakuan yang ia berikan kepada Shoko.


Shoya menyalahkan Shoko dan mereka berdua bertengkar setelah ia melihat Shoko melakukan sesuatu ke mejanya.


Shoko kemudian dipindahkan ke sekolah lain, dan ia akhirnya tahu bahwa Shoko menghapus pesan-pesan kebencian yang ditinggalkan teman-teman sekelasnya di atas mejanya.

__ADS_1


Shoya melihat dirinya sendiri, menyadari status barunya sebagai orang buangan yang tersiksa.


Setelah dilempar ke kolam oleh teman-teman sekelasnya, ia menemukan buku catatan Shoko.


Sekarang telah duduk di bangku sekolah menengah, Shoya tetap menjadi orang yang menolak interaksi sosial, dan mulai tumbuh untuk menerima masa lalunya sebagai hukuman.


Dengan penuh rasa bersalah dan kecemasan, ia menandai wajah orang-orang di sekitarnya dengan tanda X, tidak bisa menatap mata mereka.


Meski demikian, Tomohiro Nagatsuka seorang siswa penyendiri lainnya, berteman dengannya hingga mencapai titik saat Tomohiro menganggapnya sebagai "teman terbaik"-nya.


Shoya mengunjungi pusat bahasa isyarat untuk mengembalikan buku catatan Shoko yang sudah terendam air dengan harapan agar ia bisa menebus kesalahannya.


Keduanya mulai sering bertemu di sebuah jembatan, dan menggunakan roti untuk memberi makan ikan koi.


Yuzuru adik Shoko, sangat meragukan niat Shoya.


Suatu hari, Shoya melompat ke sungai setelah Shoko melakukan hal yang sama untuk mengambil buku catatannya yang jatuhtindakan ini dilarang, dan Yuzuru mengunggah foto Shoya secara daring.


Saat Yuzuru pergi di tengah malam yang berhujan, Shoya mengikutinya dan mengatakan kepadanya bahwa ia benar-benar menyesal atas perlakuannya terhadap Shoko.


Shoko memberi hadiah untuk Shoya dan mengakui perasaannya kepadanya, tetapi karena ia mencoba untuk berbicara dan bukannya menggunakan isyarat tangan, Shoya tidak memahaminya.


Khawatir bahwa kesalahpahaman ini membuat Shoko kesal, Shoya mengajaknya untuk pergi ke taman bermain bersamanya dan sekelompok teman sekelasnya.


Di sana, Naoka Ueno akhirnya menyuarakan ketidaksukaannya pada Shoko.


Di kelas, merasa putus asa untuk tetap tidak bersalah atas penindasan Shoko, Miki Kawai mengekspos masa lalu Shoya kepada para siswa yang masih belum mengetahui peristiwa itu, dan di sisi lain berusaha lepas tangan atas keterlibatannya sendiri.


Sekelompok sahabat ini mengalami konfrontasi memanas tentang tingkat tanggung jawab masing-masing dan diakhiri dengan kata-kata Shoya, yang tanpa perasaan menyebut peran mereka saat menindas Shoko.

__ADS_1


Untuk menyemangati Shoko setelah kematian neneknya, Shoya membawanya ke wilayah pedesaan, di mana ia mulai memahami betapa Shoko menyalahkan dirinya sendiri atas semua yang telah terjadi kepadanya.


Putus asa untuk meyakinkan dan mengubah pola pikirnya, Shoya berusaha untuk bertemu dengan Yuzuru dan Shoko secara teratur.


Saat festival kembang api, Shoko pulang ke rumah dengan alasan untuk menyelesaikan beberapa tugas sekolah.


Shoya mengikuti ketika Yuzuru memintanya untuk mengambil kameranya yang tertinggal.


Ketika ia tiba, ia menemukan Shoko telah berdiri di balkon, di ambang usahanya menjatuhkan diri menuju kematiannya.


 Shoya berhasil meraihnya dan menariknya kembali, tetapi ia sendiri justru tergelincir dan jatuh tepat di sungai, membuatnya koma.


Pada suatu malam, Shoko bermimpi menerima kunjungan perpisahan dari Shoya.


Merasa takut, ia berlari ke jembatan di mana mereka biasanya memberi makan koi dan ambruk dalam tangisan.


Shoya, terbangun dari komanya dalam keadaan panik, berlari pincang ke jembatan itu dan menemukan Shoko di sana, meringkuk dalam keputusasaan.


Ia secara formal meminta maaf kepadanya atas perlakuannya dahulu, dan untuk sedemikian banyak hal yang ia lakukan yang mungkin telah menyebabkan Shoko membenci dirinya sendiri.


Shoya meminta Shoko untuk berhenti menyalahkan dirinya sendiri, dan juga mengakui bahwa di saat dirinya sendiri pernah mempertimbangkan untuk menyerah dan mengakhiri hidupnya sendiri, ia memutuskan untuk tidak melakukannya.


Shoya kemudian meminta kepada Shoko untuk membantunya terus hidup.


Ketika Shoya pergi ke festival sekolah dengan Shoko, ia mengetahui seberapa banyak teman-temannya dari sekolah dasar yang masih peduli kepadanya, dan mereka semua berdamai.


Setelah itu, Shkya meminta teman-temannya untuk pergi ke festival sekolah bersama-sama.


Selama festival, Shlya akhirnya mengatasi kesalahan masa lalunya dan akhirnya bisa melihat wajah orang lain, saat ia menangis dan menyadari bahwa ia setidaknya telah menemukan penebusan dan pengampunan atas masa lalunya.

__ADS_1


***********************


Bagus banget ceritanya, kalian pasti suka 😉


__ADS_2