
Di kejauhan seorang lelaki paruh baya dan wanita muda tiba tiba berhenti, sambil melambaikan tanganya lelaki paruh baya itu menangkap sebuah bulu emas. “ Tidak kusangka bahkan tetuan pelindung emas harus mengalah demi pemuda itu,” kakek ada apa ?. Tetua pelindung ingin menukar kepala tetua agung untuk keselamatan sekte,
“ahhhh bagaimana bisa, monster jenis apa yang kita hadapi sampai tetua pelindung harus mengorbankan tetua agung ?.” Sepertinya pemuda yang membunuh Nian Chu itu bukan orang sembarangan, kakek bukankah pemuda itu hanya ranah martial art puncak ?”.
Masalahnya pasti lebih rumit dari yang kita perkirakan, Nian Nian kau pergilah menemui tetua pelindung emas terlebih dulu, kakek akan meminta pendapat tetua agung untuk masalah ini dan kalau bisa tolong ulurlah waktu sampai kakek tiba. Sambil melesat kearah sekte raut wajah lelaki paruh baya itu sesekali berubah pucat sambil memaki Nian Chu dalam hatinya karena sudah membawa masalah dengan monster seperti itu.
Dengan tingkat kultivasinya hanya butuh beberapa saat untuk tiba disekte, “ Salam Ketua Sekte, ada apa sampai tetua sekte terburu buru seperti itu ?”. Tetua Agung aku tidak akan bertele tele denganmu, pemuda yang membunuh cucumu sekarang berada di kota awan hitam dan tetua pelindung emas sudah memutuskan untuk memberikan kepalamu kepada pemuda itu.”
Sambil merenung sejenak tetua agung akhirnya mengambil keputusan,” Ketua Sekte aku mengikutimu sejak sekte ini didirikan dan aku juga sudah bersumpah untuk memberikan hidupku demi melindungi sekte, namun jika kau hanya mengambil kepalaku dan langsung menyerahkannya kepeda ******** kecil itu maka bagaimana aku bisa menghadap cucuku diakhirat. “ Mari kita ke kota awan hitam dulu, aku punya rencana tetapi ini tidak bisa menjamin apakah kau bisa selamat atau tidak dari bencana ini.”
__ADS_1
“Terima kasih Ketua.” Mereka berdua melesat kearah kota awan hitam dengan kecepatan maksimalnya, di sisi lain situasi di kota awan hitam juga membuat keringat tetua pelindung emas semakin berkeringat dingin. “ Tetua….kau adalah pelindung sekte bayangan surgawi tetapi beginikah caramu menangani bocah nakal yang sudah mempermalukan sekte kita ?”, nona muda sebaiknya anda tidak memperumit masalah ini lagi dan dimana kakekmu kenapa dia lama sekali hanya untuk membawa kepala Nian Yu kesini.” Hhhhh aku hanya akan menunggu 2 menit lagi jika dalam waktu ini aku belum melihat kepala tetua agung maka aku harus meratakan sektemu hari ini,” dengan rasa ilahinya pesan itu langsung tersampaikan ke benak tetua emas.
“Anak muda, ambillah cincin penyimpanan ini dulu sebagai kompensasi meski tidak ada banyak hal didalamnya tetapi itu adalah akumulasi kekayaan yang sudah aku kumpulkan selama hampir seribu tahun,” tolong tunggulah sebentar lagi. Sambil meraih cincin itu Lin Yu hanya tersenyum sambil melirik kearah kerumunan orang diluar restoran,” hoo kedua gadis itu ternyata ada disini juga.” Saudari Lan apa kau merasakannya lagi ? iya, darah ditubuhku seolah mendidih, ada apa sebenarnya dan kenapa setiap kali kita berada didekat pemuda itu hal ini selalu terjadi ?.”
Setelah beberapa nafas seberkas sinar merah dan biru memasuki restoran itu.” Oh jadi kau pemuda kurang ajar yang sudah membunuh cucuku ?, hhh jika kau menginginkan kepalaku maka ambillah sendiri jangan hanya menekan orang orang disini dengan trik kecilmu itu.” Sungguh kelakuan cucu dan kakek tidak jauh beda, cucumu juga selalu meremehkan orang lain dan sepertinya hal itu dia pelajari darimu yaa.”
Pemuda ini adalah tamu kehormatan di serikatku, jadi bisakah Ketua Nian untuk melepaskan hal hal ini sampai di sini. Ketika ketua sekte bayangan surgawi sedang dalam keadaan bimbang karena kedatangan ahli dari serikat seratus senjata sebuah suara terdengar ditelinganya,“ hmm Ketua Liu, apa kau pikir hanya karena perlindungan
senior kau bisa menekan semua kekuatan di dataran pusat ini dengan kata katamu ?”. Tetua Ren, dua Nona muda maaf jika sambutanya tidak layak, tidak perlu dihiraukan Ketua Nian kami juga datang atas permintaan Ketua Sekte. Terima kasih banyak tetua Ren.
__ADS_1
“Tetua Ren apa sektemu juga akan ikut campur dalam masalah ini, meskipun kedua sekte kalian memiliki perjanjian pernikahan tapi bukankah sekarang calon mempelai prianya sudah mati,jadi untuk apalagi tetua turut campur dalam isiden ini ?”. Aku hanya mengikuti instruksi ketua sekte untuk menghalangimu agar tidak turut campur dengan masalah ini.” Huhhhh jadi sekarang saudara Xie juga sudah tau kalau aku akan ikut campur dalam masalah ini ?, tetapi bahkan jika saudara Xie ada disini sekarang aku tetap akan melindungi pemuda ini.” Ketua Serikat apakah ini tidak terlalu berlebihan” tetua Agung Lie berusaha menyampaikan keraguannya melalui rasa ilahi kepada Nangong Li. “ Tetua Lie percayalah padaku”.
Tiba tiba saja kedua nona muda disamping Sun Ren menjerit “Ahhh itu kamu, iya itu kamu si bocah Nelayan yang tersesat itu bukan ?”. mendengar hal itu Sun Ren juga mulai memperhatikan pemuda itu,” sungguh aku sampai tidak mengenalimu bocah.” Raut wajah Sun Ren tiba tiba menjadi merah sambil melepaskan tekanan seorang ahli ranah Kaisar Dewa, huhh ternyata benar para ahli dari sekte matahari merah memang suka menyembunyikan tingkat kultivasinya, kakek sepertinya tetua agung akan tertolong kali ini ?. hmm nona muda sebaiknya kau jangan banyak berharap apa kau tidak memperhatikan ekspresi pemuda itu, bahkan sedikit ekspresi ketakutan atau kepanikan tidak terlihat dari raut wajahnya terlebih lagi dia juga tidak terpengaruh oleh tekanan yang dilepaskan tetua Ren, satu hal lagi yang harus kalian tahu alasan kenapa aku berkompromi karena aku merasakan aura naga sejati dari tubuh bocah ini yang mampu menekan hewan suci sepertiku.
“ Bocah jadi kau berani menipuku, katakan sekarang apa kau yang bertangung jawab atas pembantaian di pulau awan melingkar ?” bicaralah bocah sebelum aku akan mengubahmu menjadi abu. “ Kakek Ren tunggu….kau tidak bisa menyentuhnya, Xue’er Lan’er minggir sekarang.” Bocah ini pasti yang sudah menyebabkan kematian sahabatku dan seluruh keluarganya, aku tidak akan berhenti sampai ******* bocah ini menjadi butiran debu.
Kakek Ren jika kakek masih bersikeras maka kakek harus melangkahi mayat kami dulu. Saat pandangan semua orang terfokus pada perdebatan Sun Ren dan dua nona muda tersebut, sebuah sosok misterius justru sejak tadi duduk di langit langit restoran sambil memandangi Lin Yu yang sedang asyik menghabiskan makananya dengan tatapan penuh kejutan,” Reaksi darah ini ?...ternyata benar anak ini harusnya adalah keturunan keluarga Lin. Lin Yu yang sudah menghabiskan makananya tiba tiba tertawa,”ha..haaa.haaa….Sungguh drama yang menarik, tidak kusangka makan malamku akan semeriah ini.”
Ketua Xie apa kau akan terus berdiri di sana atau mau menemaniku untuk bertukar anggur ?”, ahhh ayah, apa ayah ada disini ?”. Dengan tatapan penuh kejutan semua orang memalingkan pandanganya keatas langit langit di dalam restoran, ternyata disana ada seorang lelaki berpakaian seperti petani biasa sambil mengangkat labu anggur berwarna merah dan mulai minum dengan santainya.”Hebat…hebat..tidak kusangka dari semua orang diruangan ini ternyata aku akan ditemukan olehmu ?”. Tetua Ren cukup sampai disini tenangkan emosimu, kita tidak perlu ikut campur lagi dengan masalah ini,” sebagai gantinya anak muda, aku harap setelah masalah ini selesai kau bisa ikut ke sekteku untuk bertukar anggur.” Baiklah, aku pasti akan berkunjung ke sektemu.”
__ADS_1