
Happy Reading
"Darren" ucap Darren singkat.
"Yang bener sayang" ucap eve
"Nama ku Darren" ucap Darren sekali lagi.
☆★☆★
"Darren kelas berapa?" Tanya Alfa pada Darren.
"Kelas 11" jawab Darren singkat.
"Oh berarti seumuran sama Jesslyn dong!! Kalo gitu, kamu sekolah disekolahan Jesslyn aja gimana?" seru mama Jesslyn semangat.
"APA??? Kenapa harus satu sekolah dengan ku??? kenapa tidak disekolah lainnya?" tanya Jesslyn.
"Yah, biar kamu ada temennya Jess… masa kamu dari dulu gak punya temen?" ucap mama Jesslyn.
"Aku punya temen kok ma" Jawab Jesslyn.
"Siapa?" tanya mamanya lagi.
"Ada Tasya sama Alfian" jawab Jesslyn.
"Yah, masa temen cuma 2" celetuk mama Jesslyn.
"Ya, kalo gitu besok Darren daftar aja disekolah Jesslyn biar temenan gitu" ucap mama Jesslyn.
Skip~ besoknya...
Disekolah....
__ADS_1
Jesslyn duduk dibangkunya yg berada dipojok belakang dekat jendela, dia duduk sambil bertompang dagu dan mukanya mengarah pada jendela. Entah apa yg sedang di fikir kan nya. Bunyi bel pun tak bisa membuyarkan lamunannya bahkan suara bu Ellisa pun tak bisa.
Seorang guru memasuki ruang kelas Jesslyn. Dia Bu Ellisa seorang guru MAMATITEKAdan juga wali kelas Jesslyn yg super galak.
"Anak - anak kita kedatangan murid baru. Dia pindahan dari New York, hey kamu cepat masuk!" ujar Bu Ellis pada seluruh murid yg ada dikelas tersebut.
Seorang laki - laki bertutbuh tinggi memasuki kelas.
"Hey kamu, cepat perkenalkan dirimu, jangan buang² waktu saya hanya untuk perkenalan ini!" ujar Bu Ellis galak pada laki-laki teesebut.
"Gak usah ngomel bisa gk sih?" Ucap lelaki tersebut yg malah bisa buyarin lamunan Jesslyn, ia menatap orang tersebut.
Lah?? Kok dia dikelas ini sih? Udah cukup satu sekolah aja bisa bikin gw dongkol, apalagi ini satu kelas??? Bisa mati karna dongkol gw batin Jesslyn.
"Kenalin nama gw Darren Elhan Alfazair" ucap Darren.
"Heh kamu bisa gk perkenalan dengan baik?" tanya bu Ellis galak.
"Penting saya udah kenalin diri saya" ucap Darren ketus.
"Bisa gk si Darren gk usah sok galak atau caper kek gitu?" tanya Cindi sang ratu kelas dan pacar dari Alfian.
"Gak" ucap Darren ketus.
"Boleh bagi no wa?" sekarang Tasya.
"Gak" Ucap Darren singkat.
"Tempat duduk saya mana?" tanya Darren pada bu Ellis.
"Di samping Jesslyn, Jessly ang–" ucapan bu ellis terpotong.
"Gak usah saya udah tau kok" ucap Darren yg langsung jalan ke bangkunya.
__ADS_1
"Awas, tuker tempat gw mau deket jendela" ucap Darren pada Jesslyn.
"Oh... gk boleh ini tempat gw, gw mau disini elo sisanya" ucap Jesslyn.
"Gk mau gw maunya dekat Jendela" ucap Darren lagi.
"Ih... kok lo nyolot sih? org gw duluan yg disini jadi ini tempat gw" balas Jesslyn.
"Heh kalian kok malah berantem sih? Cepat duduk gk usah bacotan terus" ucap bu Ellis galak.
"Ibu Ellisa yg terhormat harusnya Darren jangan sama saya, saya gk suka duduk ada temennya gk bisa tenang bu" Balas Jesslyn pada bu Ellis.
"Cepat duduk atau keluar dari kelas?" ancam bu Ellis.
"Saya pilih keluar" ucap Jesslyn dan Darren bersamaan.
Darren dan Jesslyn keluar dari kelas.
"Hey kalian ini masih jam pelajaran!!!" teriak bu Ellis marah.
"Anda sendiri yg menyuruh kami memilih jadi saya pilih keluar!" ucap Darren santai. Jesslyn udah jalan kekantin.
Author : dasar kalian murid laknat
Darren : bodo ahmad
Jesslyn : gw gk peduli
Author : Anjay lah kalian suruh milih malah pilih keluar
Jesslyn : Gw gk salah
Darren : Gw gk perduli
__ADS_1
**Like, komen, vote juga boleh....
TBC**...