
keesokan harinya kamipun pindah ke mes
Teman-teman mas Andri membantu kami menurunkan barang dari mobil ke dalam mes.
mereka nampak gembira menerima kami dimes itu...
Ridopun langsung menggendong dan mengajak Nurul bermain..
aku menata kamar yg akan aku tempati dan dibatu mas Andri ,maklum kamarnya sangat berantakan.
seperti biasa aku setiap pagi bangun jam 04.30 subuh.
aku menatap Nurul dan Mas Andri...
Hmmm.... mereka sangat lelap tidurnya...
akupun beranjak kekamar mandi menggosok gigi dan mengambil air wudhu...
sehabis aku melaksanakan sholat subuh, aku langsung bergegas kedapur...
memasak nasi,sayur dan lauk..akupun tidak lupa mengisi termos air panas agar jika mereka bangun bisa mbuat kopi masing-masing...
karna aku hanya mbuatkan susu dan kopi untuk Nurul dan mas Andri saja.
selesai masak aku mencuci piring, menyapu dan mengepel lantai.
maklumlah...aku harus tau diri karna kamu hanya numpang dimes perusahaan jadi aku harus tetap bersih-bersih.
selesai semuanya aku kekamar dan membagunkan Nurul dan mas Andri
mas.....
mas...
mas Andri bangun...
sudah pagi...
mas andri pun nampak menggeliat... hmmm....
sudah pagi kah...
tanya mas Andri...
iya.....
bangun cepat nanti antri mandinya...
ucapku sembari menarik selimut yang masih menutupi tubuh mas Andri..
Hhmm......
kamu duluanlah mandi sana sama anakmu...
mumpung mereka semua masih diatas...
kata mas Andri sembari memberikan handuk padaku...
__ADS_1
akupun pergi mandi bersama Nurul dan bersiap siap berngkat kerja...
aku sudah menyiapkan kopi sama sarapan kalian semua...
ambil sendiri ya mas...
diatas meja...!!!
iya...
jawab mas Andri sambil membantuku mengelurkan motor yang akan aku pakai kerja...
aku brangkat ya mas..
kataku sambil meraih dan mencium punggung tangan mas Andri..
iya...
hati-hati dijalan, banyak kendaraan...
kata mas Andri sambil mengecup keningku...
Assalamu alaikum mas....
waalaikum salam wr.wb...
mas Andri menatapku sampai aku benar-benar tak terlihat di tikungan jalan.
hua..hua...hua....
tangis nurul membuyarkan lamunanku...
mengapa mas Andri tak kunjung turun juga...
padahal sudah lama dia diatas...
aku sampai kesulitan sholat karna Nurul terus menangis...
akhirnya aku beranikan diri memanggil mas Anis...
Mas...
mas...
turun dulu......!!!!!
tapi nampaknya mas Andri tidak mendengarku Karna asiknya mereka bercanda gurau...ha..ha..ha...
terdengar suara tawa mereka...
akupun semakin emosi...
bisa -bisanya ya...
mas Andri tidak memikirkan perasaanku yang sedari tadi menunggunya dikamar sedangkan dia malah bersenang-senang bersama teman dan permpuan itu dilantai atas...
mas...
__ADS_1
mas...!!!!
ucapku berulang ulang dengan sedikit kesal
akupun makin menambah volume suaraku agar mas Andri mendengarku....
dan betul saja...
mas Andri pun turun...
dengan muka agak sedikit memerah mas Andri menemuiku....
apa...
mengapa kamu berteriak-teriak...
jaga kelakuannmu..
pelankan suaramu...!!!
aku malu Sama mereka...!!!
kita ini Hanya numpang disini ...
ini bukan mes kita... !!!
ucap mas Andri dengan nada tinggi...
sambil matanya menatap tajam kearahku...
aku yang sedari tadi menahan emosi akhirnya meledak juga...
siapa perempuan yang datang bersama yusuf itu...
dan mengapa dia harus ikut naik, sedangkan kalian diatas semua laki-laki...
tanyaku sambil menatap sinis mas Andri...
mas sendiri yang bilang bahwa tidak pernah ada perempuan yg dibawa dimes...
nah itu buktinya bantahku....
mengapa kamu menanyakan perempuan itu....???
dia itu perempuan baik-baik...
pacarnya yusuf ...!!!
ucap mas Andri sambil terus menatap tajam kearahku seolah - olah hendak menerkamku....
Hhuh...
aku tidak percaya...
ucapku..mana ada perempuan baik-baik mau gabung sama laki-laki sedang minum...
harusnya dia dibawah bersamaku ucapku, sambil menahan emosi aku terus berbicara, dan membantah setiap perkataan mas Andri yang sangat tidak masuk akal bagiku...
__ADS_1
mereka yang mendengar pertengkaranku dengan mas Andri pun satu persatu mulai turun dan keluar dari mes...
NB: Mohon kritik dan saran.