
krystal: Darren kau harus tepati janjimu
Darren: baiklah baby.. Ini telfonlah disini...
kata darren sambil mengulurkan Sebuah HP ke arah krystal.
Krystal: Bisakah aku punya ruang pribadi?
Darren: Disini Baby...
ucap Darren tak ingin di bantah lagi oleh krystal. Darren memang dengan setengah hati dia mengizinkan krystal menelfon keluarganya dan alex, dia benar-benar cemburu dan takut krystal selama ini berpura-pura cinta dan patuh padanya hanya untuk memiliki kesempatan lari darinya, oleh karena itu darren berjanji oada dirinya sendiri akan mengikuti kemana krystal pergi walaupun hanya di dalam rumahnya, agar gadis ini tak punya kesempatan walau sedikitpun untuk merencanakan lari darinya.
krystal setengah menggerutu dan kesal karna darren. pasalnya dia ingin menghubungi keluarganyapun darren selalu mengikutinya dan mengawasinya, seolah-olah darren tidak percaya bahwa dirinya benar-benar tidak akan meninggalkannya. benar-benar Darren sangat posesif. ternyata selama setahun ini darren telah banyak berubah kini darren selalu memprioritaskan krystal dan memperlakukan krystal seolah dirinya adalah segala hidupnya.
krystal kini tengah memencet nomor-nomor telfon orang tuanya, sekali tekan seseorang di seberang sana langsung mengangkat telfonnya.
Minho: Hallo
__ADS_1
krystal: Papa ini aku...hiks hiks
minho: sayang kau dimana, apakah kau baik-baik saja? apa darren menyakitimu?
Krystal: papa, aku baik dan darren dia sangat baik aku mencintainya dan aku telah menikah dengannya
Minho: sayang apa kau bercanda..
krystal: tidak pa, aku bersungguh-sungguh. jadi bisakah papa bilang ke alex agar dia tidak kawatir, dan juga tidak mencariku. aku tau bagaimana dia, dia pasti akan terpuruk.
minho: baiklah sayang.. kau dimana kapan kau akan pulang?
minho: baiklah, kau tau mama mu nenangis setiap hari karna mu. jadi cepatlah pulang dan hubungi kami lagi oke.
krystal: maafkan aku. baiklah aku akhiri. aku cinta kalian.
krystal mematikan telfon nya. dan menoleh ke arah darren yang sejak tadi tidak pernah memalingkan Pandangannya dari arah krystal yang sedang menelfon orang tuanya.
__ADS_1
krystal: kenapa kau melihatku seperti itu..
Darren: baby apa kau benar-benar bahagia?
krystal: apa kau tidak percaya padaku?
Darren mendekat kearah krystal, dan memeluk krystal. hatinya bahagia dan terasa hangat. ada sedikit rasa lega yang menyelimuti hatinya karna krystal sepertinya memang benar-bebar bahagia bersamanya.
Darren: sesungguhnya aku tidak punya rasa percaya diri padamu, aku berfikir kamu tidak mungkin mencintaiku dan menerimaku setelah apa yang aku lakukan padamu dimasa lalu. aku bahkan berkali-kali menyakitimu, dan memaksakan kehendakku padamu. aku benar-benar minta maaf atas semua hal yang telah aku lakukan. dan terimakasih karna kau masih mau menerimaku dan mencintaiku setelah semuanya.
Darren menangis di pelukan krystal waktu itu, di tumpahkannya segala penyesalan dan kesakitan yang selama ini dia alami. dia benar-benar merasa tertekan dan bersalah dalam waktu yang lama.
krystal: Darren sudahlah aku sudah melupakan semuanya, aku sudah memaafkanmu, ku pikir cintaku lebih besar daripada rasa sakitku, jadi yah seperti ini aku nemaafkanmu dan menerimamu. asalkan kau benar-benar berjanji hanya mencintaiku.
Darren: tentu saja. kalau bukan kamu siapa lagi?
krystal: jadi bisakah kita pergi dri tempat ini secepatnya?
__ADS_1
Darren: No baby