
keesokan harinya
"Line pulang Rasya ngajak bareng" ucap Disha sambil berjalan beriringan dengan Aline menuju ke kelas
"Tumben banget biasanya juga pulang langsung pergi ke perpustakaan" ucapnya heran pada sahabat lelaki nya itu yang memang pencinta buku
"Katanya sih dia mau curhat Lo tau kan gimana sifat si Rasya"
"Ok lah"
Saat tiba di depan kelas seorang pria menghentikan langkah mereka
"Tunggu bentar gue mau ngomong" ucap pria itu
"Lo kan cowok yang kemarin?" ucap Disha
Adeline hanya melirik ke dua insan itu lalu berkata "Lo kenal sama dia sha"
"ya kenal lah line ini yg gue ceritain kemarin orang yang nabrak gue"
"Bukannya Lo ya yg nabrak gue?"ucap Dylan
protes karena dia tak merasa bersalah
" Kemarin itu jelas Lo yang nabrak gue ****" ucap Disha lagi
"Serah Lo deh malas gue ngomong sama cewek jutek kayak Lo udah gitu ceroboh lagi" ucapnya sambil tersenyum mengejek dan pergi dari hadapan Disha
"Gue gk ceroboh tau dan Lo itu cowok aneh huhh cowok super nyebelin" teriak Disha
"Udah udah sha tenang jangan kebawa emosi" ucap Adeline
"Yok masuk"ajak nya lagi
Pulangnya
"Yok kita langsung ke parkiran aja pasti Rasya udah nungguin"
"ok"
__ADS_1
mereka pun pergi menuju parkiran
sesampainya di parkiran sebuah pemandangan langkah mereka melihat Seorang Rasya bisa dekat dengan seorang gadis yang mereka tau teman cewek Rasya cuma mereka berdua
"Siapa tuh" ucap Disha kepo
"Jangan bertindak gegabah Sha"
" Ya maaf habisnya gue kepo"
"Kayak nya gue tau dia mau curhat apa sama kita" ucap Adeline sambil tersenyum membuat Disha semakin kepo
"udah yuk kita samperin"Ucap Disha langsung menarik tangan Adeline menuju ke tempat Rasya berada
"pelan pelan Sha nanti kita jatuh"
"Makanya cepetan" ucapnya melepas tangan nya dari tangan Adeline dan berbalik
"Ya elah Sha Lo gk usah ngegas juga kali"
"Iya iya oke sekarang kita nyamperin Rasya"
"Oke"
"Eh Sha,Line Kalian udah sampe" ucap Rasya
"Iya hehehe"Ucap Disha cengengesan sambil terus menatap kearah gadis yang di samping Rasya melihat itu gadis itu langsung mengulurkan tangannya
"Hay nama gue Raina Lo bisa manggil gue Rara! salken"
"Eh Disha dan ini Adeline sahabat gue. Lo bisa manggil gue Shasa! Gue sama Eline itu sahabat Rasya."ucapnya sambil menerima uluran tangan Raina
Adeline juga ikut mengulurkan tangannya dan dengan senang hati Raina menerima uluran tangan Adeline
"Oke kita pergi dulu ya ra!" ucapnya pamit pada Raina
"Oke Ras Lo hati hati ya" ucapnya
"Oke"
__ADS_1
"Kita balik dulu ya Ra"
"Iya sha,Line" jawabnya
"Bye"
"Bye juga"
Mobil Rasya pun pergi meninggalkan tempat itu
Di dalam mobil Disha memulai pembicaraan
"Ras! Raina itu pacar Lo ya atau gebetan Lo? "
"Gak dia itu cuma temAn "
"Masa kayaknya kalian mesra banget tadi"
"Beneran kok cuma teman"
"Teman apa teman"
"Ya teman lah orang pilihan cuma itu"
"Iya iya gk usah marah kali"
"Udah udah argumen nya?" ucap Adeline malas mendengar ocehan para sahabat nya itu
"Hehehe" yang mendengar hanya cengengesan sambil Garut Garut kepala
"Lo mau ngomong apa Ras"
"Gue mau ngomong apa tadi ya " ucap Rasya menggoda Adeline
"Gue serius Ras"Ucapnya kesal
"Iya iya"
Hai para readers maaf ya kalau cerita nya gk bagus author masih bagus. kalian boleh kok kasih saran buat author biar novelnya sesuai keinginan para readers
__ADS_1