
Di pagi yang hening dan tenang.Selsai solat subuh ,segera Melissa membersihkan diri, setelah itu sarapan pagi.Aktivitas nya sama setiap hari. Hari ini Melissa mengayakan baju kemeja pink rose di kenakan skirt hitam paras lutut dan kasut tumit tinggi bewarna hot pink
Sebelum berangkat ke kantor.Dia pasti akan menelefon seseorang. semangnya penting dalam kehidupanya. " I love you so much, il be back soon.. Dont worry im fine here. Yurps less than 4 months going back to KL....
Okay bye² .May God bless you always "
dengan nada yang perihatin..
Dalam perjalanan ke kantor Syarikat SSJaya . tiba² mobilnya tersekat2 .Melissa berhenti di sisi jalan.. Terus berkata" malangnya aku"
Takut tender syarikat di tolak lagi. Melissa tekad keluar mobil dan berjalan kaki dan berharap punya grab di situ. Malangnya masih awal pagi untuk mendapatkan grab.
Terus berjalan kaki dengan kasut tumit tingginya dan bag urusan kerja di usung bersama .
Dalam berjalan agak lebih 500 meter terdapat kedai minyak . Melissa tidak mengendahkan orang yg mula ramai.. Berjalan dan berjalan untuk menaiki bas .kerana di hadapanya terdapat tempat menunggu bas.
Sebuah mobil mula menekan hon berkali kali.
Namun Melissa membiarkan . kerna dirinya juga takut di apa apainn.
"Kamu ngak dengar? pekak ya Lissa.?"
Melissa terus terkejut dan memusing kepalanya.
"Oh pak Adit maafin aku..
aku takut sebenarnya . bukan pekak si"
"Masuk sekrg ! . sekarang aku bilang."
"Yaaa iyaa. pakk" balasnya
"Apa an sih pagi² lgi udah jalan.
mana mobil kamu ? Kamu lagi mau kemana?"
tanya Adit
"Ke kantor kamu . Saya ad urusan perlu di selesaikan. Malangnya harini mobil aku ngak bisa hidup . aku tinggalin di tepi jalan. dan ya aku berjalan hampir 1km. lihat baju aku aja basah keringat. pasti bau . sambil stress..
Kelihatan basah bajunya .. Aditya terus ketawa. " Ya sih semalam kamu terus ketawain aku. harini aku mau ketawa sama kamu. Hahahaha "
Melissa terus diam dan marah.
"Kenapa kamu panggil aku Lissa? " Aju si Melissa
__ADS_1
"Kerna aku suka panggil Lissa dari Melissa.
suka hati aku dong. aku kan boss kamu"
"siapa bilang kamu boss aku ?"
"Ya udah , pulas aja berentam terus..
Udah mau nyampai ni , terus lap keringat kamu itu , aku mau duduk jauh nanti kerana badan kamu bau"
"Benaran bau ya? "sambil bentak kakinya.
"aku mau pulang gitu sih. !"
"Kamu mau pulang gimana. Mobilnya ajak rosak.. Kamu tinggalin di mana td.? udah call baikinya?, "
"Aduhh gimana , aku kan bukan orang sini . jadi aku ngak tahu dong di mana servisnya. "
"Oh my God bisa aja, selama ini siapa urusin ? mobil kamu ??"
"Tetangga ku. "sambil senyum dan mengerut muka..
Udah aku telefon ini ,dia bisa bantu. Di mana tadi tinggalnya mobil? "
Lega Melissa setelah Adit bantunya.
Kini masih dalam kereta bersama Aditya .
Melissa ingin keringkan bajunya yang basah .
A/C di buka full.
hingga Adit turut kesejukan
"Maafin aku terusan nyusahkan kamu "
dengan wajah kecewa.
Adit masih berdiam.
"Kamu mesti lagi telat ,ngak ap2 aku turun mobil dan rehat di surau level 5 . "
"Ngak usah. Memangnya aku ad lagi meeting sama kamu sahaja pagi ini."
Melissa mengangguk.
__ADS_1
terus lap tisu keringatnya. serta menempelkan Gincu miliknya serta pemerah pipi yang sudah hilang kerna keringatnya.
Saja Adit menganggu Melissa dengan merosakkan make upnya. gincunya hbis di pipi.
"Kamu apa an sihh? Kamu baru kenal aku semalam malah bisa aja kamu lakukan bergini? Aku maafin kamu kerna kebaikan papa dan keluarga kamu. tapi selepas ini tidak akan.."
Tiba² pakir mobil sebelah telah di isi kenderaan milik Laura . Laura merupakan wanita yang cantik dan baik. Sudah lama memendam rasa kepada Adit.
Dia terkejut kelihatan seperti jelmaan seorang gadis .Malah kenderaan masih hidup. "Ngak mungkin, mana bisa Mas Adit punya teman.. "
Pada masa yang sama Adit kelihatan mesra membantu Melissa kerna gincu terconteng ke hidung. Melissa buka lampu. terus Laura terkejut "Benar ad wanita" mukanya sungguh kecewaa. Adit pula. tak henti henti ketawa dan megesat kesan lipstik di muka Melissa.
Setelah selesai . Mereka turun dari mobil. ternyata Laura masih mengintip.mereka.
Melissa sememangnya cantik di tambah pula kulitnya yang putih kemerahan .
Dia dan Laura sama² cantik..
"Kamu tu apa an sih. seksi terus . Mau goda aku ya? Ngak baik tahu goda boss terus. " senyum Adit
Melisaa terkejut.
"Goda apa? "
" Itu butang baju kamu ,di rapikan ."Adit terus berjalan masuk.
Melissa dengan pantas membetulkan butang baju yang dibukanya kerana terlalu panas dan berkeringat . Wajah Melissa merah kerana malu.
Melissa cuba berjalan pantas tapi tidak berdaya kerana kakinya melecet
akibat berjalan hampir 1km.
Adit yang masih berjalan menoleh.
"Lambat sih . mau aku batalin perjanjian"
"Adit aku ngak bisa jalan kaki ku melecet" jeritnya Melissa
"Ya ampun kamu ni gimana sih pakainya kasut nanti ngak perlu tinggi tinggi.. Pergi ambil sliper aku pakai semntara ."
Dari jauh Adit menekan alarm kereta .
Melissa dapat berjalan dengan selesa walupun penampilannya pelik sekli dengan memakai sliper milik Adit yang agak besar beda dengan kakinya yg kecil imut.
"Terima Kasih kerna terus bantu aku "
__ADS_1
Ucap Melissa ketika masuk ke kantor Adit
Pada masa yang sama Laura yang mengintip mereka di tempat parkir terus kelihatan kecewa dan mahu cari tahu siapa perempuan jahat itu bisa merampas Adit darinya