
Setelah menerima pertemanan dari Agung entah ada angin apa Dara membuka foto profil Agung padahal dari sekian banyak yang meminta pertemanan Dara enggan membuka.
‘Manis yaa orang nya.. hihii’ ucap Dara, Dara pun tersadar akan omongan nya sendri...
’ngomong apa coba aku tadi,huhhh andai semua laki-laki bisa di percaya mungkin aku tidak kecewe ini pada semua laki-laki’ kata Dara
‘Kali aja masih ada laki-laki kayak papa,,uuhh rasanya bakal pindah haluan deh..wkwkk’ beo Dara.
Sebuah chatingan pun masuk dan itu dari chatingan dari Agung
’assalamualaikum cantik’ sapa Agung.
__ADS_1
chatingan dari Agung hanya di baca oleh Dara karena Agung orang yang kesekian kali nya menyapa Nya. Dan itu tidak membuat Agung menyerah karena pesan nya hanya di baca oleh Dara..
Agung tetap mengirim chatingan terhadap Dara.
Dara sudah tertidur pulas tanpa mematikan ponsel yg ada ditangan nya.
Jam menunjukan pukul 2 pagi Dara terbangun merasa tenggorokan nya kering, Dara bangun dan berjalan ke dapur untuk mengambil air minum. Setelah habis minum air Dara bergegas masuk kamar untuk menunaikan sholat tahajud malam, yaa Dara terbiasa bangun di tengah malam untuk menjalankan sholat tahajud nya. Setelah mengerjakan sholat tahajud Dara berdoa meminta petunjuk dari Allah untuk bisa membuka hati nya untuk pria lain,karena Dara selalu terbayang-bayang oleh masa lalu nya.
Di tempat lain juga Agung baru selesai mengerjakan sholat tahajud Agung mendengar suara notifikasi dari ponselnya. Agung segera membuka ponsel nya ternyata pesan nya di bls oleh Dara.. entah ada perasaan tersendiri yang Agung rasakan saat pesan nya di bls oleh Dara. Awalnya hanya sekedar bertegur sapa tapi lama kelamaan chatingan mereka menjadi hangat.
Suara ayam sudah berkokok,pertanda sang mentari akan menampakan wujudnya.
__ADS_1
Tapi itu tidak membuat Dara terbangun dari mimpinya..hari ini hari wekend Dara menghabiskan waktu wekend nya hanya di dalam kamar saja.
Dara tidak seperti gadis pada umumnya yang setiap wekend nya dihabiskan untuk jalan-jalan,shopping dan sebagainya.
Dara lebih suka menghabiskan wekend hanya untuk tidur dan beraktifitas dirumah saja.
Ditempat lain Agung sudah bersiap-siap untuk pergi ke perusahaan nya. walaupun wekend Agung tetap pergi ke perusahaan. karena orangnya memang pekerja keras. Dengan pakaian casual nya Agung keluar kamar nya untuk sarapan bersama sang umi. Umi sudah menunggu Agung untuk sarapan di meja makan,sejak sang ayah meninggal Agung tidak pernah melewatkan sarapan bersama umi karena agung tidak ingin umi nya merasa sendiri dan itu sudah menjadi kebiasaan agung. Kecuali Agung berada di luar kota.
‘Umi, agung kan sudah bilang disini ada bik sum. Umi tidak perlu repot-repot seperti ini nanti capek loh’ kata Agung
’yaa gappa to’ lee. Kamu tetap anak kesayangan umi yang harus umi sediain makanan, yaa kecuali kalo kamu sudah beristri’ jawab umi sambil senyum sendiri.
__ADS_1
Agung yang mendengarkan ucapakan umi nya hanya tersenyum. Agung hanya sarapan dengan segelas kopi dan roti bakar. Setelah sarapan habis agung berpamitan kepada umi untuk pergi ke kantor.