CINTA Ini Hanya Sebuah Mimpi

CINTA Ini Hanya Sebuah Mimpi
pergi untuk selamanya


__ADS_3

POV MAYZAHRA


"Ayo zah balik..kamu yg kuat ya Nduk lanjut paman Abu...


"onten nopo paman"...(ada apa paman) tanya ku...


G ana apa2 nduk..ayo naik lanjut paman Abu meminta ku untuk membonceng motor nya


"Zahra pulang sendiri..zahra bawa motor paman..."


oh ya wes...


sepanjang perjalanan aku semakin tidak tenang "Ada apa ya..mama.. jangan-jangan dia" pikiran buruk ku langsung mmpir di otak ku


"apa nini pa aki meninggal ya.. tidak.. tidak gak boleh berpikir buruk"...kutepiskan pikiran jelek ku itu....


tibalah q dirumah..kulihat ada bendera putih.. terlihat banyak orang orang dirumah


"ada apa bibi...?bibi Inah hanya diam saja sambil menunduk..


"bapak dan mama mu pergi"jawab pak dhe yanto

__ADS_1


"ia mereka pergi ke puskesmas mau periksa mama"kataku


"yg sabar ya Nduk"terdengar suara budhe Lastri sambil menangis


""iniiii...ada apa..aku mulai takut...


"bapak dan mama mu kecelakaan Nduk...


""apa!!!!!!!;? bagaimana keadaannya sekarang dimana ?!apa mereka baik-baik saja""tanyaku tiada henti tapi mereka hanya diam...


"mereka pergi untuk selamanya jawab pak dhe yanto...


."minumlah nduk..yg sabar mama dan bapak mu akan semakin sedih bila melihat mu seperti ini..tegas paman abu sambil memberiku segelas air putih..


"mama ..mama.. jahat kenapa mama ninggalin Zahra sendiri an maaaa...paaa kenapa bapak hanya ngajak mama...kenapa Zahra ga diajak paaa???!!!.. teriak ku sambil menangis didepan jasad orang tua ku...


""sudahlah Nduk semua sudah takdir dr yg kuasa" rayu Bi Inah


"tapi zahra sayang mereka bii aku belum bisa membahagiakan mereka"jawabku sambil menangis


"klo kamu sayang mereka.. lakukanlah tugas terakhir mu sebagai seorang anak mandikanlah antarlah mereka ketempat terindah nduk"....

__ADS_1


akhirnya ku coba membesarkan hati..ku coba ikhlaskan dan berserah kepada yg kuasa...


ku mandikan... jasad kedua orang tua ku.. sesuai dengan arahan dan bimbingan oleh ustadz dan ustadzah sampai proses pemakaman...


kupegang papan nisan yang bertuliskan...MUH AMIRUDIN dan ASMIATI..ya mereka lah orang tua ku mereka yang membesarkan aku dengan kasih sayang sllalu melindungiku..kini mereka pergi meninggalkan ku sendiri..pergi untuk selamanya dan tak pernah kembali....


entah takdir akan membawa ku kemana... bagaimana kehidupan ku setelah mereka pergi...


"sudahlah Ayo kita pulang Nduk.. kayanya mau turun hujan"pinta Bi Inah...


akhirnya aku pun beranjak pergi dari pusaran makam kedua orang tua ku


SELAMAT JALAN BAPAK DAN MAMA.. SEMOGA KALIAN DITERIMA DISISINYA... AMIIIIIIIIIIN


Isak tangis masih terdengar dan raut muka sedih masih jelas terlihat di wajah MAYZAHRA tubuh nya lemas seakan kakinya tidak lagi mampu menopang tubuhnya itu....


>>maaf ya tulisan Author nya jelek..ini baru pertama saya nulis.. rasanya deg2an gitu... sampai keringat dingin tangan ku nulisnya..


AUTHOR terima ko kritikan nya.. terimakasih


bagaimana kelanjutan kisah MAYZAHRA nnti saya tulis lagi...

__ADS_1


__ADS_2