Cinta Kakak Ketos Menyebalkan

Cinta Kakak Ketos Menyebalkan
kecelakaan


__ADS_3

di rumah Aliya


"Fariq brengsek Lo rasain pembalasan gue emang enak haha"gumam Aliya pada diri nya sendiri tanpa ia sadari ibu nya memperhatikan nya


" kamu kenapa lia ngomong sendiri"tanya ibunya Aliya


"ehmm nggak ko bu Aliya lagi latihan drama teater di sekolah hehe"bohong Aliya pada ibu nya padahal kan nggak dasar Aliya Hmm tapi iya juga si kalian pasti pernah juga kan begitu.


keesokan hari nya Fariq datang ke rumah Aliya karena Fariq masih di hukum di hukum oleh mamanya


"ngapain lagi tu ketos kemari mau cari gara gara lagi sama gue" batin Aliya


"Fariq sekarang nggak pakai mobil mungkin karena takut mobil nya kempes lagi kali yak haha.."ucap Aliya tertawa namun masih terdengar oleh Fariq meski kurang jelas


"heh Lo gak usah senang ya gue nggk jemput Lo kok gue cuma mau bareng doank karna mama gue bilang kan nggak harus boncengan sama Lo cabe rawit ayo cepat nnti terlambat "


ucap Fariq dengan ketus yang agak keras bagi Aliya


"tumben amat nih Ketos es mau bareng sama gue"gumam Aliya dalam hati


"yok berangkat malah bengong aja Lo jangan jangan Lo terpesona lagi liat ke gantengan gue"ucap Fariq menyombongkan diri


"cih najis Lo kagak bakalan gue terpesona liat tampang kayak Lo"ucap Aliya mengejek


"serah Lo deh nnti kena batu nya baru tau rasa lo" ucap Fariq agak kesal


mereka membawa kendaraan motor masing masing Aliya lebih dulu membawa motor nya


"heh kak Fariq Coba kalahin gue kalo bisa haha"ucap Aliya tertawa senang


"nggk gue nggk mau bunuh diri dulu" ucap Fariq


"haha Cemen banget Lo ya kak fariq masa iya kalah sama adik kelas"ejek Aliya


Fariq menambah kecepatan nya hingga berada di depan Aliya motor Fariq adalah motor balab sedang kan aliya cuma motor Scoopy namun Aliya tak mau kalah dengan Fariq Aliya menambah kecepatan full hingga ketika Aliya ingin menoleh "brukrkrk.."Aliya terpental ketepi jalan dan motor Scoopy yang di bawa Aliya rusak parah Fariq yang melihat itu syok dan berlari mendekati Aliya yang sudah di kerumuni banyak orang Aliya sudah tidak sadar kan diri "aliyaaa.. ya Allah kenapa jadi seperti ini ya Allah" ucap Fariq sambil menangis dan sangat khawatir dengan keadaan Aliya Fariq memeluk tubuh Aliya yang bergelimang darah yang sudah bercecer dimana mana


"Aliya kamu harus bertahan Aliya aku mohon ini semua salah aku Aliya aku minta maaf"gumam Fariq yang masih menatap Aliya yang matanya masih terpejam dengan tatapan khawatir


dirumah ibu Aliya merasa gelisah saat mengambil gelas tiba tiba gelas itu terlepas"prkkkkk

__ADS_1


"astaghfirullah ya Allah kenapa perasaan saya nggk enak dan kepikiran terus dengan Aliya" tiba tiba telpon ibu nya Aliya berdering" aliya"ucap ibunya Aliya ketika Melihat layar ponsel bertuliskan nama putrinya


telpon


"hallo al..? terhenti


"ini saya Tante Fariq"ucap fariq


"Tante al.. Aliya Tante aliya"ucap Fariq terpotong potong


"kenapa kenapa dengan Aliya "tanya ibu Aliya yang masih gelisah


"Aliya Aliya kecelakaan Tante"ucap Fariq


membuat ibunya Aliya syok dan ponsel nya terlepas"prakkk"


"hallo hallo tan Tante Aliya kamu bertahan ya aku mohon"ucap Fariq


"pak bisa bantu saya pak bawa teman saya ke rumah sakit"pinta Fariq yang masih dengan nada khawatir


setelah tiba di rumah sakit Aliya di bawa ke ruang ICU


"maaf mas silahkan tunggu di luar "ucap salah satu suster yang berada disana


"dok teman saya nggk akan ke Napa Napa kan dok"ucap Fariq


"kita akan berusaha semaksimal mungkin


dan tetap berdo'a"ucap dokter


kemudian tak lama tiba-tiba suster keluar


"maaf dok seperti nya pesien ke hilangan banyak darah dan stok darah o negatif sudah habis mungkin ada saudara atau keluarga nya yang punya golongan darah yang sama dengan pasien"jelas suster


kemudian ibu Aliya dan mamanya Fariq datang"Fariq apa yang terjadi dengan Aliya bagaimana keadaan nya Fariq beri tau Tante"tanya ibu Aliya


"Aliya Aliya kehilangan banyak darah Tante kondisi nya kritis"jelas Fariq


"Aliya hiikks hiks Aliya saya mau bertemu dengan putri saya suster izin kan saya bertemu dengan anak saya"pinta ibu Aliya

__ADS_1


"maaf sekarang pasien masih kritis dan stok darah nya belom ada apa di antara kalian ada yang darah nya o negatif


"saya sus darah saya o negatif mungkin saya bisa membantu "ucap mamanya Fariq iya baiklah buk silahkan ikut saya keruang pemeriksaan fisik terlebih dahulu"tutur suster


"lalu mamanya Fariq mengikuti suster setelah pemeriksaan memang darah ibu cocok namun kesehatan fisik ibu tidak memungkinkan" ucap dokter


"tapi dok saya bersedia ko"ucap mamanya Fariq


"tetap saya nggak bisa buk saya tidak bisa membahayakan ibu"ucap suster menjelaskan lagi


" tunggu sus anak saya iya anak saya darah nya juga sama dengan saya"ucap mamanya Fariq lagi


"baik lah silahkan Panggil anak ibu ke sini"ucap suster


mamanya Fariq menelpon


"hal..hallo ajeng sayang kamu ke rumah sakit sekarang ya iya rumah sakit harapan mama tunggu iya wac


wa'alaikumsalam" ucap mamanya Fariq selesai menelpon putrinya


10 menit kemudian ajeng datang


"mama kenapa" ucap Ajeng tidak mengerti Karna tiba tiba mamanya menyuruh ke rumah sakit


"Ajeng kamu bisa bantuin teman kakak jeng pliss kakak mohon jeng cuma kamu yang bisa bantuin kakak"pinta Fariq memohon kepada adiknya


"iya kak Fariq minta tolong apa" tanya Ajeng


kamu donorin darah kamu buat Aliya teman kakak ,kakak mohon jeng nanti Kakak akan nurutin semua keinginan kamu" ucap Fariq memelas dan memohon


" iya kak Ajeng pasti bantu kak Aliya buat donorin Darah Ajeng ayo sus"ucap Ajeng


" pendonoran darah telah berhasil


sekarang tinggal menunggu pasien melewati masa kritis nya"ucap dokter menjelaskan


"dok apa kita bisa menjenguk nya dok ucap ibu nya Aliya "maaf Bu untuk saat ini masih belum bisa di jenguk kecuali orang terdekat nya untuk menemani " ucap dokter


dokter dan suster mereka masih menangani Aliya dengan semaksimal mungkin

__ADS_1


"ya Allah ini semua karna aku andai aja aku nggak menyuruh Aliya bawa motor sendiri pasti ini semua ngga akan terjadi maafin aku Aliya "ucap Fariq dengan wajah yang masih tampak kesal


sudah 1 jam menuggu Aliya tiba tiba mengerakkan jari tangan nya dan tubuh nya berguncang guncang melihat itu ibu Aliya memanggil dokter dengan sangat khawatir "dok dokter suster tangan anak saya bergerak"ucap ibu Aliya memanggil dokter "baik Bu silahkan tunggu diluar"


__ADS_2