CINTA LUAR NEGERI

CINTA LUAR NEGERI
episode 3


__ADS_3

Tak lama dua orang datang... Menghampiri ke tiga anak tersebut.


"hai kenalkan namaku vino gerbio pewaris perusahaan oktaviano,dan ini temen yang paling trending ku namanya Arvan agustin cowok yang paling ganteng seluruh sekolah" kata seorang siswa yang ada di kanan menghampiri moshi.


Shena,moshi dan zivian bengong.


" yow bengong mulu, ganteng kan kita" Kata vino menyombongkan diri


"hih GR banget yang sini udah denger cuma bengong gara gara kesombongan kakak kelas aja heran aku" ucap shena dengan cuek nya


"hahaha! iya iya deh ganteng" kata moshi mengalah.


"iyain aja biar baper" kata zivian bercanda.


"nggak akan baper lagian gua disini mau kenalan aja sama dia kalian berdua yaaa udah tau gua" kata vino dengan sombongnya sambil menunjuk moshi.


Moshi melihat vino yang rambutnya berponi keren, berkulit kuning langsat berwajah tampan sama yang di sebelahnya tapi lebih tampan lagi.


"wah beruntung banget gua ketemu pangeran sekolah" ucap shena


"nah sekarang baru nyadar kalo vino ganteng " vino masih saja sombong.


"bukan oi kak arvan tuh pangeran avvv" kata shena dengan gombalan nya.


"anjirt van lu bisa ngomong kagak" tanya vino ke arvan yang diam saja.


"hm...oh iya lupa gua mau kenalan tapi gara gara lo sombong dari tadi jadi males gua ngomong" kata arvan bercanda.


Selagi vino sama shena berdebat.


"an kita kalo ngomong pake gua sama lo atau aku sama kamu?" tanya moshi berbisik.


"***** gombal" canda zivian.


"orang lagi serius malah bercanda..hedeh" ucap moshi jengkel.


"udah ah mau ngajak jalan jalan moshi nih kak" ucap zivian menyela.


"eits tunggu dulu ikut donk kita" kata arvan dengan memelas.


"iya ikut aja" ucap zivian meng-iyakan.


"gua jadi pemandu didepan" kata vino.

__ADS_1


Semua diam tanda mengerti.


"ok kita mulai dari gerbang utama" kata vino.


Semuanya mengikuti vino menggunakan scooter.


"jadi ini ruang sat.." kata vino berhenti.


" dia pastinya udah tau lah" kata arvan menyela.


"kan gua bilang dari awal van" kata vino dengan tenang.


"ya terserah" ucap arvan


"ok jadi ini ruang sat.. " perkataan vino terpaksa berhenti.


"eh" ucap shena.


"apa lagi" kata vino jengkel.


"itu kalian nggak liat" kata shena menunjuk seseorang.


"wanjirt ada orang bercinta ges.. Kita kabor aja deh takut ketahuan.. 1..2..3.." kata vino


" weh untung aja wkwkwk" kata vino sambil tertawa.


"Wkwkw" semuanya tertawa terbahak-bahak


"eh dari pada ribut ribut mending kita ke kantin SMP aja yuk!" ajak arvan menuju kantin.


"ok kak" ucap moshi.


"okelah" ucap shena,vino,dan zivian serentak.


Semua menuju kantin menggunakan scooter.


Tiba di depan gedung SMP mereka masuk menuju kantin di depan mereka tak sedikit yang makan di sana.


//gubrak//(suara duduk di kursi)


Moshi dan teman teman barunya duduk di kursi panjang di tengah tengah meja panjang dengan label makanan,lonceng,kertas dan bulpen di atas meja tersebut.


"eh moshi kamu mau makan apa?" tanya arvan ke moshi sambil meletakkan label makanan di depan moshi.

__ADS_1


"hm udah aku putuskan,moshi bakalan beli..." kata moshi terpotong


"ada makanan dari jelang disini mosh" kata shena yang memotong perkataan moshi.


"hm mana?" tanya moshi


"itu kamu balik dua kali baru ada" kata vino.


"oh ini makasih request nya,wkwkwk" ucap moshi yang sudah membalikkan label makanan sambil tertawa ringan.


"wkwk" semuanya ikut tertawa.


" aku cuma es teh sama sosis aja deh" kata vino dengan malas.


"ekhem tadi katanya pewaris perusahaan bla..bla..bla.. Terus kok.. " kata arvan menggoda Vino.


"diet ya kak.. " ucap shena ikut menggoda.


"ish gua sebagai pewaris harus hemat coi" ucap vino sombong.


"udah di hukum masih aja sombong si...vino.. Vino... Tobatlah nak, wkwkwk" canda arvan sambil tertawa.


Semua ikut tertawa juga.


"hm aku milih ini,ini,sama ini" kata moshi menunjuk sebuah menu.


"wanjirt mahal kali kau nih, ok lah gua tulis" ucap arvan bercanda sambil menulis di sebuah kertas menggunakan bolpoin.


"kak aku mie instan sama es teh" kata zivian.


"kak aku sama zivian" ucap shena.


"ok aku ini aja" sambil nulis menu di buku tulis.


"mbak yati pesen! " panggil vino ke mbak yati yang menjadi salah satu pembantu di kantin.


"yo le.. Pesen opo seh bocah ganteng.." ucap mbak yati sambil menghampiri meja yang di tempati moshi dan teman teman nya.


"mbak ini yah kertasnya" kata arvan sambil memberikan kertas yang sudah di tulis menu.


"iya siap tunggu ya" kata orang yang akrab di panggil mbak yati.


Semua menunggu makanan.

__ADS_1


__ADS_2