
Kecelakaan
Badmood bener. Kania pergi ke toko coklat langganannya di jalan KH. Khasim. Kania pergi dengan menggunakan sepeda. Udah lama ga naik sepeda. Ayun ayun goes goes.
Hey cwek ****** ketemu laginya hari ini lu pasti ******. Nina mengegas grong grong seperti ingin siap menabrak kania dari belakang. Kania tetap menganyun sepeda dengan bahagia. Nina melihat sekeliling jalan tidak ada siapa siapa dan tidak ada kendaraan melintas. Nina siap siap menyalakan gas nya grong grong 1 2 3 Dengan kecepatan tinggi. Drak, kania terpental jauh dengan sepeda nya dan terjatoh di rerumputan dan bebatuan Dak, kepala Kania terbentur batu sangat keras. Kania berdarah dan tak sadarkan diri. Hahaha ****** mobil nina pergi begitu saja dengan bangga. Eh itu siapanya , mobil Rey melintas dan melihat orang yang kecelakaan. Rey turun dari mobilnya" Wah Kania bangun Eh kusut bangun. Rey langsung membawa kania ke mobilnya dan membawanya ke rumah sakit dengan kecepatan tinggi.
Dok dok dok Rey berteriak teriak keras. Pelayan rumah sakit segera membawa pasiennya ke UGD dengan Ranjang berjalan. Tolong Jangan panik , dan Isi registerasinya. Rey mengisi formulir pendaftaran dan registrasi untuk kania. Kania sedang dalam operasi dan Rey sedang duduk sambil berdoa. Eh telepon kania. Rey menelpon Orang tua kania.
Trilit trilit trilit
Hallo kania kamu dimana"ucap mama kania". Hallo tante ini saya rey temennya kania, kanianya lagi dirumah sakit karena tadi kecelakaan di jalan"ucap Rey". Apaa kecelakaan " ucap mama kania dengan lemas". Tante kania lagi di operasi , rumah sakitnya Nusa indah permata jalan Kh. Masturi " ucap Rey". Oke kita kesana" ucap mama". Mengakhiri panggilan. Kedua orang tua kania terburu buru pergi ke rumah sakit.
Kania kania kania kedua orang tuanya berteriak teriak keras. Ibunya kania menangis , kania kamu kenapa bisa kaya gini. Siapa yang mau nyelakain kamu. Udah ma jangan nangis lagi" ucap mama sambil menenangkan".
Beberapa Jam kemudian. Dokter keluar. Dimana keluarga Pasien. Saya dok , saya orang tuanya. Oh gitu oke ibu bapak tolong ikuti saya ke ruangan saya. Kania di pindahkan ke ruangan melati no 08. Kania belum sadarkan diri , di samping kania ada rey yang menemani kania. Eh kusut ko lu sakit sih ga seru" ucap rey". Kania masih terbaring Dengan menggunakan peralatan medis yaitu tabung oksigen. Kania cepet bangunnya. Rey meraih tangan Kania dan menggenggamnya.
Diruang Dokter
Ibu bapak ini hasil dari pemeriksaan pasien kania, mohon bapak ibu Untuk sabar dan Tabah. Karena Kania Mengalami benturan di kepalanya sangat keras hingga mengakibatkan Gagar otak. Apa gagar otak dok, pa gemana ini kania masih muda udah menderita gini. Ibu kania menangis di pelukan suaminya. Oyah dok bagaimana registrasi anak saya" ucap papa kania". Oh Biaya , sudah di tanggung oleh anak yang membawanya kemari" jawab dokter". Oh gitunya dok , terima kasihnya dok , kami permisi dulu " ucap Papa kania". Ibu dan papa kania pergi meninggalkan ruang dokter dan pergi menuju ruang Kania di rawat.
Kania kania kania , ruangan begitu pecah, dengan suara tangis yang histeris. Ibu kania menangisi anaknya.
Makasihnya Nak rey sudah membantu kania , gemana nasib anak saya kalo ga ada nak rey " ucap papa Kania dengan tersedu sedu". Iyah om gapapa , tadi rey cuma sekalian lewat abis latihan basket dirumah temen" jawab rey". Sekali lagi makasihnya nak rey , nak rey anaknya siapa " ucap papa Kania". Nama mama saya linda Puspitasari dan ayah saya Angga Wijaya". Kalo ga salah kamu yang punya perusahaan jaya itu bukan " ucap papa". Eh iyah om " jawab rey". Wah , apa kabar sama bapak mu " ucap papa kania". Baik baik saja , emang om kenal sama papa saya " jawab rey". Oyah rey kenalkan Nama om Fernando Torres , bapak kamu sama om itu dulu Adalah Sahabat masa kecil, oh kamu jadi anaknya toh , salamnya buat papa mu" ucap papa kania". Hehe ya Om oke, yaudah om , Rey mau pulang , udah di telpon sama bunda soalnya, Sore om , dah om , lain kali nanti Rey sama Keluarga jenguk kania di rumah sakit " jawab Rey". Rey pergi meninggalkan rumah sakit dan pergi pulang kerumahnya.
Grup Cadel
Dila : Woy kania masuk rumah sakit
__ADS_1
Sifa : serius lo
Erni : eh masa sih
Siska : ga bercanda kan
Dila : eh beneran gays, gua juga kaget tau, gua tau dari ibu gua , kan ibu gua sama mama kania kan sahabat kecil , tadi mama kania nelpon ibu gua pake suara sambil nangis gitu mama kanianya.
Siska : oh may good , ko bisa sih
Sifa : ya ampun may baby ku
Erni : jenguk ajah yuk bareng bareng besok pulang sekolah
Dila : setuju
Siska : setuju
Dirumah sakit
Kania masih belum sadarkan diri. Semua keluarga kania ada dirumah sakit.
Gemana sih kalian sebagai orang tua teledor, ga becus jaga anak, kan cucu ku jadi kecelakaan. Nenek kania marah marah kepada kedua orang tua kania. Atuh gemana bu , Kania katanya mau pergi ke toko coklat malah kek begini " ucap mama". Makaya punya anak tuh di jagain yang bener, jangan kerja ajah, Sampe anak di bebasin ajah " ucap Eyang". Mama papa kania terdiam. Eyang udah jangan marahin mama papa lagi , ga salah ko mama papa , kerja juga kan buat ka kania sama aku juga " ucap adiknya kania". Silvi sayang jangan ikutan obrolan orang dewasa " ucap Eyang". Eih eyang mah , udah ga sayang lagi ya sama silvi " ucap silvi". Haish eyang sayang ko sama silvi yaudah yuk pulang, kamu besok ada acara kan " ucap Eyang". Sesekali lah eyang silvi bolos , mau nemenin kaka" ucap silvi". Silvi ga boleh gitu, silvi juga udh jagain kaka ko , silvi mending istirahat di rumahnya " ucap mama". Uh mama yaudah , nanti kabarin ya ma kalo kak kania udah sadarkan diri" ucap Silvi". Iyah sayang " ucap mama sambil mengecup kening silvi". Eyang dan silvi pulang kerumah. Dirumah sakit hanya ada Kedua orang tuanya yang menemani kania.
Sore om. Rombongan cadel kerumah sakit. Eh kalian silahkan duduk duduk. Om kania masih belum sadarkan dirinya om" ucap dila". Iyah nie om juga sedih " ucap papa kania". Om jangan sedih , Kania itu anak yang Kuat ko om " ucap Erni". Wih erni, Kadang kalo ngomong suka bener " ucap siska dengan mengoda". Ih emang bener kan " ucap erni". Semuanya tertawa , menertawai Kekonyolan Erni.
Om sebenarnya kania itu ada Musuhnya di sekolah, selalu gangguin kania mulu" ucap dila". Iyah selalu mau nyelakain Kania mulu "ucap sifa". Masa sih, tapi kania ga pernah cerita sama om dan tante " ucap mama papa kania". Ih om mah ya gemana mau cerita, kania tuh orangnya ga mau cerita cerita ke om tante takutnya , ganggu pikiran om tante jadi ga fokus sama pekerjaan" ucap Dila". Kania itu walaupun terbuka , dia itu suka mendem derita sendiri" ucap sifa". Emang siapa sih musuh nya di sekolah " ucap Papa kania". Itu Sih Nenek sihir namanya nina sama rombongannya " ucap Siska". Iyah Om , pas itu Kania juga udah beberapa kali di celakain sma mereka" ucap dila". Tapi kania mah ga pernah ngebales mereka " ucap Sifa". geram mah Om mau gua cakar tuh muka mereka " ucap Siska". Hemm kalian makasih nya udah mau jadi temen baiknya kania selalu ada buat Kania , dukung kania juga om dan Tante ucapkan terima kasih banyak" ucap mama papa Kania". Gausah sungkan sungkan om , Kita berlima udah lewat dri kata temen tapi sahabat sejati yahkan gays " ucap Dila". Iyah betul " ucap serentak". Pasti kania beruntung bisa berteman sama kalian" ucap mama kania". Yaudah Om tante kita pulang dulunya , udah mau petang , kita juga belum pulang, takut di cariin orang tua hehhe " ucap 4 Semprul". Yaudah kalian hati hati, makasihnya udah jenguk kania" ucap mama kania". Iyah tante , kabarin kania kalo udah siuman " ucap 4 semprul". 4 semprul pun pulang kerumahnya masing masing.
__ADS_1
3 Hari berlalu
Kania kamu kapan bangun nak" ucap mama dengan tersedu sedu". Ma jangan nangis dong ma , mama juga harus jaga kesehatan" ucap papa". Tangan kania mulai bergerak dan berbicara Ma pa dengan suara pelan. Kania pelan pelan membuka mata. Kania kamu udah bangun sayang. Dokter dokter anak saya sudah siuman. Dokter langsung memeriksa keadaan kania.
Ibu bapak tak usah tegang, anak ibu sudah melewati masa kritisnya. Syukurlah dok. Sekarang hanya perlu pemulihan. Saya pemirsa dahulu, dokter keluar dari ruangan kania.
Keluarga Rey datang menjenguk kania yang sedang sakit. Wah sahabat masa kecil. Hey angga Wijaya silahkan duduk. Papa kania dan papa Rey berpelukan. Ayo duduk duduk. Bagaimana keadaan kania " ucap mama Rey ". Syukur sudah lewat lewat masa kritis" ucap mama kania". Oyah Rey, tante minta tolong sama kamu , jagain kanianya , itu makanan kania di atas meja dan obatnya juga, om sama tante dan mama papa kamu juga mau keluar Sebentar ke restoran" ucap mama kania". Oke tante " jawab Rey". Kedua orang tua kania dan kedua orang tua Rey pergi meninggalkan ruangan Kania. Hanya tinggal kania dan rey di ruangan. Kania kamu udah baik baik ajahkan " ucap rey". Iyah udah ko, oyah makasihnya udah tolongin aku , gatau deh kalo ga ada kamu, mungkin aku udah mati " ucap kania". Ih kania ga boleh ngmng kek gitu " ucap rey". Kenapa, bukannya iyah" ucap kania". Udah udah kamu makan dulu , aku suapin " ucap rey". Kania makan dengan di suapi oleh rey. Dan selesai makan Kania minum obat. Kania kamu tidur gih istirahat , kamu perlu pemulihan " ucap rey". Kania mengangguk. Kania pun tidur. Rey menjaga kania di samping nya sambil menggenggam tangan kania dengan erat. Kania tertidur dan rey pun tertidur.
Beberapa jam kemudian
Kedua orang tua mereka pergi menuju ruangan. Tiba tiba saat melihat. Wah anak kita seperti nya sudah makin akrab nya " ucap mamanya Rey". Iyah gemana kalo kita jodohkan " ucap Papa kania". Wah setuju tuh " ucap papa Rey".
Di liat liat gemesnya pa " ucap mama Rey". Haha iyah jadi ga tega banguninnya " ucap mama kania". Yaudah biarin ajah, yuk kita keluar lagi" ucap papa kania". Kedua orang tua rey dan kania pergi meninggalkan ruangan.
Kania terbangun dari tidurnya, dan melihat rey di samping nya sambil menggenggam tangannya. Hemm dasar ondel ondel " ucap kania dengan nada rendah". Kania mengelus rambut Rey. Wus up wus up siapa yang pegang pegang kepala gua " ucap rey dengan kaget". Hahaha kania tertawa kecil. Hadeh, kania lu ngangetin gua ajah, kiranya Penjahat " ucap Rey". Mana ada penjahat ondel ondel betawi" ucap Kania". Apasih kusut " ucap rey".
Kedua orang tua mereka kembali. Sayang Udah sore yuk pulang , besok mama sama papa ada meeting , kamu juga harus sekolah " ucap mama rey". Eh iyah ma " jawab rey". Oyah kania, gua mau pulang dulunya , cepetan sembuh kusut jangan Sakit lama lama" ucap Rey". Iyah ondel ondel jelek " jawab kania". Yaudah om tante Rey pulangnya " ucap rey". Iyh nak rey hati hati " ucap mama kania". Kedua orang tua rey pun pergi meninggalkan ruangan dan pulang kerumahnya.
Di sekolah
Saat rombongan semprul makan di kantin , alex menghampiri mereka " Dila , ko gua ga pernah liat kania sih 3 hari ini kemana emangnya " ucap Alex". His alex masa lu gatau " ucap sifa". Iyah kudet lu " ucap siska". Gua ga tau soalnya akhir akhir ini gua sibuk eskul " ucap alex". Hadeh alex " ucap Dila". Sini sini gua kasih tau kania masuk rumah sakit " ucap siska". Lo ko bisa " ucap Alex". Iyah dia di tabrak lari sma orang " ucap dila". Jahat bener tuh orangnya " ucap Alex". Iyah jahat puguh " ucap siska". Masuk rumah sakit apa, ruangan berapa terus nomor berapa " ucap alex". Rumah sakit nusa indah permata , ruangan melati no 08 " ucap dila". Oh oke makasihnya " ucap Alex".
Di balik semuanya
Rombongan nina pesta merayakan Penderitaan Kania.
Katanya kania Koma selama beberapa hari ga sadarkan diri. Iyah katanya di tabrak lari. Jahat amatnya. Siapa sih emangnya. Tapi gapapa juga kan ga bisa Deket deket bebeb alex gua. Mati ajah juga gapapa. Woy gosip ajh lu semua bubar " ucap ka fadly". Ga bermoral amat gosipnya " ucap ka fardan.
__ADS_1
Saat malam alex pergi mengunjungi kania di rumah sakit. Malem tante" ucap alex". Eh nak alex silahkan duduk duduk " ucap mama kania". Yaudah om sama tante mau pulang dulunya kerumah mau ambil barang barang keperluan , tante titip kanianya nak alex. Oke om tante " jawab alex". Kedua orang tua kania pulang kerumah. Kania lu ko ga ngabarin gua sih, lu masuk rumah sakit " ucap alex". Males amat gua ngabarin lu Jurig ", jawab Kania". Yaelah kania , segini ganteng nya di bilang jurig"ucap alex".
Hahah emang kenyataan "jawab kania". Yadah seterah asalkan kau bahagia " ucap alex". Hahaha alex cemberut ya keselnya tuh mukanya lucu " jawab kania sambil tertawa". Alex hanya memandang kania sambil tertawa riang. Eh lu kesini ga bawa apa apa gitu " ucap kania". Bawa apa emangnya, bawa hati doang"jawab alex". Ih dasar bucin " ucap kania". Alex mengeluarkan kotak isi capcuke kesukaan kania. Ih alex mah terbaik " ucap kania sambil meluk alex". Sini sini makan, gua suapin, pasti tambah manis " ucap alex". Bukan manis tapi kecut , kalo liat muka lu mah " ucap kania sambil tertawa". Dih ngeselin " ucap Alex".