
Akhirnya pulanglah Wang Ci dan kawan-kawan dari misinya, pulangnya naik naga lho. Posisi Hui Lien terdepan diikuti Wang Ci , lalu Cang Bu Kie dan Xiau Lin. Ternyata waktu udah menjelang sore, terlihat matahari dengan indahnya mau tenggelam di ufuk barat. Lembah es dan api udah terlihat, pas Pai Long turun menuju ke lembah.. “Woi Wang Ci, pegang pinggangku erat2 ya”. Wang Ci yg takut jatuh ya ikut saja, tiba-tiba Hui Lien berdiri menantang angin, dikerahkan ilmu inti es ke kakinya sehingga bisa nempel dengan kulit kasar pai long jadi tidak terbawa angin, Wang Ci jadi terpaksa ikutan berdiri. “Indah kan pemandangannya kan” sahut Hui Lien, lalu merentangkan kedua tangannya menikmati angin kencang yang memporak-porandakan rambutnya yang panjang. Baju dan gaunnya berkibar-kibar diterpa angin. Dibelakangnya Wang Ci terpaksa memeluk pinggang Hui Lien erat-erat karena takut jatuh dan ikut melihat2…”Pemandangannya indah ya….” katanya, Wuih, jadi mirip film Titanic, eh kerenan ini lah, yg itu naik kapal, ini naik naga geto …
Mei Kui yang pas saja ada di sana melihat adegan itu cemburu luar biasa . Langsung Wang Ci yang baru turun dibawanya ke tempat yang tinggi. Yuk..” Saya mau juga adegan kayak tadi”.. kata Mei Kui nyari-nyari tempat yang berangin kencang.
Cang Bu Kie dan Xiau Lin tentu lah disambut gembira oleh Tetua Cang dan Tetua Liang yang menunggu anak kesayangan mereka. Pai Long udah pergi terbang jauh. Mereka lalu memberi pesan pejabat itu kepada tetua Liang dan tetua Cang yang membukain kekai agar mereka bisa masuk, menurut cerita dari pejabat itu, telah muncul banyak tokoh sakti kegelapan yang dari dulu bersemedhi dan jarang terlihat di dunia persilatan, mereka mengumpulkan seluruh aliran kegelapan lalu membentuk perguruan Iblis Kegelapan, karena ilmu para dedengkot yang sangat sakti itu, perguruan iblis Kegelapan berani menyerang perguruan lain yang dianggapnya beraliran lurus dan putih. Hampir semua perguruan sakti yang terkenal telah dibasmi dan dicerai-beraikan mereka, yang takut mati harus jadi anggota perguruan iblis kegelapan, menurut informasi kabarnya mereka kini sedang mentargetkan lembah es dan api untuk dihancurkan.
“Untung saja ada kekai (pelindung) yang dibuat oleh pendiri lembah es dan api” kata tetua Cang. Kekai hanya bisa dibuka oleh gabungan dua plakat yang dimiliki oleh ketua. Jadi untuk membuka kekai , dua ketua harus meletakkan plakat yang dimilikinya ke dinding batu yang ada di ujung lembah es dan api. Kekai hanya bisa diterobos oleh orang yang memiliki ilmu inti es atau ilmu inti api yang sangat kuat, namun itupun cuma dia sendiri yang bisa melewati. Jadi biarpun para tetua perguruan Iblis Kegelapan itu sakti ,ahli dalam sihir dan racun, mereka tidak akan bisa menembus kekai lembah es dan api.
Hari pun menjelang malam, sunyi dan sepi menyapa seluruh lembah. Sementara alam tetap seperti biasa, indah, tentram , asal tak dirusak manusia, alam tetap akan mensejahterakan umat manusia.
__ADS_1
Namun, ketika menjelang tengah malam, tiba-tiba para Tetua merasakan hal yang tidak baik, kekai (pelindung gaib) yang dipasang di sekeliling lembah agar tidak ada musuh yang masuk tiba-tiba dijebol oleh tenaga yang kuat, hanya pemilik ilmu es dan api yang cukup tangguh yang mungkin melakukan hal itu. Ke empat Tetua segera berkumpul di tengah lembah. Ketua Lim Bun Yi yang duluan sampai. “Siapa kau , berani mengusik ketenteraman lemah es dan api ini !!” teriaknya dengan suara yang penuh tenaga dalam sehingga menggema jauh. Ketua Cang menyusul tiba.
“Ha ha ha ha ” , terdengar suara tawa yang bergema dengan kekuatan tenaga dalam yang sangat kuat.
Lalu tiba-tiba tampaklah sesosok tubuh, terbungkus jubah hitam, kepalanya di tutup kain hitam, hanya matanya saja yang terlihat. Tapi di bentuk tubuhnya, gerak-geriknya dan suaranya, sepertinya seorang Wanita yang masih muda. Berani sekali dia mengganggu di sini. Apa tidak takut dikeroyok para Tetua?
Tetapi wanita itu ternyata bernyali sangat tinggi. Tak menghiraukan Lim Bun Yi sama sekali, ia berkata “Saya menantang tarung dengan pendekar yang memiliki jurus 7 warna pelangi. Dua minggu lagi , ditempat ini!”.
Lim Bun Yi seperti biasa cepat emosi, ini pengganggu berani sekali, udah masuk seperti maling, tak memberi muka kepadanya. Lim Bun Yi langsung maju dengan tapak api yang sangat mumpuni. Lihatlah, tangannya merah membara, kekuatan inti apinya benar-benar hebat dan kuat. Jurus “Tapak Api dari Neraka” , kaki mulai membentuk kuda-kuda, tangan di turunkan perlahan-lahan dengan posisi telapak tangan di atas sambil menarik nafas panjang. Lalu tangan mulai ditarik keatas seiring pengerahan tenaga api, dan terakhir kedua tapak tangan didorong ke depan, menciptakan aliran api yang bisa membakar semuanya.
__ADS_1
Wanita itu ternyata tidak takut, Ia ikuti dengan jurus yang sama, “Tapak Es dari Kutub Selatan” , gaya yang sama, terakhir kedua telapak tangan didorong ke depan, menciptakan aliran es yang dingin luar biasa. Tabrakan dua elemen tidak dapat dihindari, namun Tetua Lim Bun Yi terkejut, kekuatan lawan di luar perkiraaanya, kekuatan aliran apinya malah terdorong, lawan diperkirakan 1 tingkat lebih tinggi kekuatannya darinya, ia pasti akan kalah.
Namun untung dibelakangnya ada tetua Cang, langsung dia berjalan ke depan, mengalirkan aliran api yang kuat ditangannya , lalu dengan jurus yang sama menghantamkan jurus api nya dengan sekuat tenaga ke arah lawan, 2 aliran api bergabung lalu membesar dan mulai mendesak aliran Es lawan.
Terlihat lawan kali ini yang akan kalah, kekuatan esnya mulai terdesak, namun tiba-tiba di malam yang gelap gulita itu, di ketegangan yang semakin memuncak , terlihat warna-warna pelangi yang mempesona muncul di tangan dan kiri lawan , tangan lawan ditarik ke belakang lalu dihantamkan lagi ke depan dengan kecepatan yang luar biasa, kekuatan aliran esnya luar biasa kuatnya disertai 7 warna pelangi yang mempesona.
Tetua Liang dan Tetua Chen yang terakhir datang langsung melihat bahwa situasi sangat tidak menguntungkan segera turun tangan, keduanya ikut mendorongkan tangannya untuk menetralisir kekuatan es yang teramat kuat dan dahsyat itu. Gabungan kekuatan 4 tetua itu berhasil menghadang tenaga sakti wanita itu.
Tetua Chen cepat-cepat maju ke depan. “Mei Lan ? Kamukah itu ??” Wanita berbaju dan bertutup kepala hitam itu malah melenggang pergi , sambil mengemakan suaranya yang terdengar begitu berwibawa.. “dua minggu lagi saya akan datang lagi untuk bertarung dengan pendekar terkuat kalian yg punya jurus pelangi itu, Pertarungan nyawa 1 lawan 1 “ sambil ia menghilang di kegelapan malam.
__ADS_1
Siapakah wanita yang begitu perkasa itu, kenapa ia juga memiliki jurus 7 warna pelangi elemen es ? Kenapa ia mencari pendekar yang memiliki jurus yang sama ? Siapakah Mei Lan ? Gawatnya dua minggu lagi bertepatan dengan pibu perebutan lembah es dan api, jadi kalau Mei Kui bertarung dengan Wanita Misterius itu, bisakah mereka memenangkan pibu perebutan Lembah Es dan Api ? Lalu mampukah Mei Kui menang pertarungan ini sebab wanita itu jauh lebih sakti darinya.