
#Cinta_Pertama_Gadis_SMA
Part_04 ‹‹Crush Ku!››
🦋-Awas Aja Lo Pada Cuma Jadi Pembaca Gelap_🔐
________________________________________
Setelahnya mereka kembali kerumah masing-masing.
"Huwaah...cape"Hari segera membaringkan tubuhnya di ranjang
"Hiks...kenapa ngulangnya!harus disaat-saat paling sibuk!"monolognya bisa dibilang ia tidak begitu suka mengulang waktu pada usia 17tahun
"Sudahlah!"ia beranjak menyambar handuknya
15 menit kemudian ia kembali selesai dengan kegiatan mandi²nya.
Beberapa saat kemudian ia selesai berdandan,malam ini ada kejadian menarik yg tak bisa ia lewatkan.
"Mom,pamit"teriak Hari pada sang ibu yg sedang memasak santuy di dapur kesayangannya
"Gk ikut makan malam?"tanyanya menengok kearah pintu di mana Hari berada.
"Gk"teriak Hari,ia segera berlari setelah selesai memasang sepatunya
*._____________.*
Hari tiba disebuah rumah elit,yg bisa dibilang tak jauh dari rumahnya hanya perlu lewat satu komplek.
"Woah!"kagumnya memandangi rumah mewah itu
Bugh.....
"Ah tidak sekarang aku harus di fokus pada permasalahan utama!"ucapnya mencari sumber suara pvkvlan tadi
__ADS_1
Nampak lah Kanglim yg sedang bertarung dengan kakak angkatnya.
"Eh!...stop!...stop!"Hari mencoba menengahi
"Hari?"kaget keduanya
"Kau kenal Hari dimana?"tanya Kanglim sambil menutup sudut b1b1rnya yg terluka
"Crush ku"jawab Gwi Do-Hyeon singkat padat dan jelas
Kanglim sendiri yg mendengarnya dibuat geram.
Hari apalagi ia sontak melotot tak percaya bertemu Gwi Do-Hyeon saja baru kali ini!.
Klo di kehidupan yg lain ia mengenal Gwi setelah kepergian Kanglim,bisa dibilang pria itu adalah tempat pelariannya.
Beberapa saat kemudian keduanya sudah tenang.
Hari pun membantu mengobati keduanya,bisa dibilang mencari perhatian sedikit.
*.__________.*
"Ibu...?"Karena haus ia pergi kedapur namun ibunya tak ada ditempat
Ia hanya menemukan secarik kertas diatas meja makan.
“Hari...ibu pergi menjenguk nenek, makanan sudah berada diatas meja. Kau tinggal memanasi nya”
“Jangan mengundang laki-laki kerum---”
«Ibu»
Belum selesai ia membaca kalimat terakhirnya, kertas itu ia lempar ke tong sampah.
"Haish!... ujung-ujungnya ceramah panjang lebar"kesalnya
__ADS_1
Ia mulai memanaskan makanan di microwave selama 5 menit, setelah ia makan dengan tenang.
"Bukankah ibu punya hp? kenapa malah menulis surat?apa gunanya hp mahal itu coba!"gerutunya
Ting...
Ny.Iblis❥«“ibu tau kau sedang mengumpat!,ibu kirim pesan pun kau hanya membacanya!”»pesan itu mampu membuat Hari berdecak kesal
Kenapa ibunya bisa tau?apa dia adalah cenayang? pikir Hari.
Untung saja hari ini ia libur,jadi ia bisa leyeh-leyeh membaca novel karena dimasa depan novel yg ingin ia baca sangat lah langka.
*.__________.*
"Gaeun!"gadis yg dipanggil Gaeun itu menoleh nampak lah Ian yg selalu membuntutinya bak ekor
"Kau lagi?"Gaeun memutar bola mata malas,ia berharap sehari saja ia tak bertemu Ian
Cukup disekolah saja!.Jangan sampai dirumah juga!.
"Kau pura-pura tak mengenal ku? sungguh?masa cowo seganteng aku semudah itu dilupakan!"cerca nya dengan beberapa pertanyaan sekaligus
"Cukup!,diluar sekolah kita tidak saling kenal!"tegas Gaeun meninggalkan Ian sendirian
"Biasanya aku yg nolak!sekarang aku malah ditolak!sma cwe yg Kusuka!"gumam Ian menatap punggung Gaeun yg mulai menghilang
"Kenapa sulit sekali!, mendapatkan hati batu seorang Lee Gaeun!"gerutunya,berjalan masuk kedalam mobilnya
Next???__________
Disini Hari yg ngejar Kanglim.
Ian yg mengejar Gaeun.
“Kanglim,Gaeun mohon peka sedikit!kasian mereka dua”_author
__ADS_1