Cinta Pertamaku

Cinta Pertamaku
berada di rumah mereka sendiri


__ADS_3

Mereka sudah selesai untuk merapikan barang yang di bawa kerena hanya pakaian jadi tidak terlalu repot


"mertua nya juga ikut bersaman mereka"


Ya, rumah itu Alfaro membangun sendiri dengan uang pribadi hasil keringatnya sendiri,


jadi penataan ruang bahkan kamar sangat sesuai dengan kebutuhan,


serta sangat kebetulan sekali lovely menyukai rumah itu karena punya taman depan dan belakang yang penuh dengan taman tak ketinggalan bunga-bunga yang bermekaran""


rumah itu cuma ada satu lantai namun cukup luas"


karena Alfaro tidak terlalu suka dengan rumah dua lantai


Maksudnya nanti kalau nyoya rumah hamil tak perlu untuk naik turun tangga",


Rumah itu memang selalu rapi dan tertata karena di rumah itu sudah ada bibi yang selalu membersihkan


walaupun belum pernah di tempati


di belakang rumah juga ada bangunan untuk para pegawainya yang membawa keluarga,


kalau di depan pintu ada satpam yang jaga bergantian jadi tak pernah tak ada orang karena rumah itu memiliki pagar rumah yang menjulang cukup tinggi


Di rumah itu sudah ada enam orang yang akan bantu-bantu nanti termasuk satu sopir yang sudah di sediakan Alfaro buat lovely.


lovely bingung kenapa


bi" sari sama bi " Neng suka memandang ke arahnya dengan sesekali mereka tersenyum"


Kenapa bi"" ko ngeliatin sampai begitu ada yang dengan wajah saya""


sahut lovely""


Ke dua bibi itu cuma tersenyum,

__ADS_1


Mendengar itu Alfaro ikut berkomentar,"


Masalahnya yang di depan mereka sangat Cantik


sahut Alfaro pada lovely


dan perkataan suaminya itu membuatnya mukanya terasa panas""


karena papi ada janji untuk bertemu dengan seorang teman bisnisnya sekalian untuk makan siang bersama ,


Kedua mertuanya pamit untuk pulang


Mereka hanya berpesan dan berharap Alfaro bisa menjaga lovely dengan baik",,


Setelah makan siang bersama Alfaro mereka duduk santai sambil nonton TV di dalam kamar",


Mas "tanya Lovely sambil tersenyum pada Alfaro


apa yang ada di pikiran kamu itu""


Lovely memang tak ragu lagi untuk bertanya pada suaminya itu


Mas waktu membuat rumah ini dulu",


Emangnya kamu mau nikah sama siapa ?!?


tanya lovely lagi sambil tiduran di samping Alfaro,


Ya buat istri ku


yang akan menemani hidupku""


serta ibu dari anak Ku kelak


sahut Alfaro,

__ADS_1


kenapa kamu bertanya begitu ?!?


gumam Alfaro padanya",


Nggak ada ko " Mas soalny rumahnya aku suka


terlebih-lebih kamar tidur kita""


Kamu siapkan pakaian buat kita besok berangkat


biar besok tidak buru-buru


Memang berapa lama "Mas di sana


Ya " kita di sana akan lumayan lama mungkin empat hari sekalian kita jalan-jalan bersama,


sejak menikah mereka memang tak pernah liburan berdua


itu membuat Lovely sangat bahagia mendengar itu dari suaminya.


sekarang sikap Alfaro tidak seperti awal mereka menikah,


Alfaro sudah mulai memperhatikan Lovely


walau cuma hal kecil,"


lovely memang bertubuh tinggi,badan berisi tidak gendut maupun kurus


tambah dengan rambut panjang hitam di bawah bahu, membuat Lovely sangat cantik


serta dengan sikap Lovely yang ramah dan sangat perhatian itulah yang membuat suaminya jatuh hati padanya, Alfaro yang sudah biasa menghadapi tingkah manja lovely,


entah kenapa Alfaro malah sangat senang kalau lovely bertingkah manja terhadap Alfaro,


hari sudah sore dan mereka lebih memilih hanya menghabiskan waktu bersama di kamar.

__ADS_1


__ADS_2