
Jiya mengganguk semangat pada diri sendiri..
" . Tidak boleh menyerah... Semangat jiya". Dengan semangat jiya ber jalan masuk ke dalam gedung itu... Dia ber tanya pada seorang penjaga di sana..
." maaf pak.. Ruang interview lantai 9 di mana ya".
penjaga itu mengganguk... ". anda bisa naik lift di sebelah sana .. Nanti tekan saja lantai 9".
Jiya mengganguk paham..
Lalu ber jalan ke arah lift..
Dia baru saja ber diri di depan lift... Lift nya terbuka.. .
Jiya menoleh ke sekeliling...
." kok terbuka lift nya.. Ini gimana pakek nya.. Jiya masuk ke dalam ... Saat lift akan tertutup jiya dengan cepat keluar lagi..
." huhhh... Hampir saja aku terjebak di dalam sana".. Jiya melihat jam di tanggan nya..
." apa aku naiks tangga aja ya... Aku takut naik lift..."
Beberapa gerombolan pegawai kantor itu datang dari belakang dan melewati jiya..
Jiya reflek ikut masuk...
jiya ber tanya pada orang di sebelah nya..
." maaf pak... Bisa tolong ajari saya naik ke lantai 9 ..". Laki laki itu menatap nya.. Lalu tersenyum..
." ahh begitu.. Dia menekan lift lantai 9.. Jiya memperhati kan tekanan tangan nya..
." ah begitu cara nya" guman jiya..
Lift mulai berjalan.. Jiya sedikit kaget.. Reflek dia menggengam tangan pria di sebelah nya..
Pria itu menatap nya..
." baru pertama kali kah kau naik lift".
Jiya mengganguk cepat tanpa melihat ke arah nya..
Pria itu langsung memeluk jiya dari samping..
__ADS_1
." tenang lah.. Semua akan baik baik saja".
Jiya menatap pria itu.
Jiya sadar pria itu cukup tampan.. Wajah nya benar benar sangat tampan .. Dia tersenyum menatap jiya..
Pintu lift tiba tiba terbuka..
Pria itu menggandeng jiya keluar..
." aku turun di sini". Teman teman nya di dalam lift mengganguk..
Jiya heran ..
." pak .. Kok di sini juga.. Bapak kerja di lantai sini".
Dia menggeleng. .
." aku tidak bisa meninggal kan mu.. ".
Dia menunjuk sebuah ruangan yang terdapat beberapa orang...
Jiya sedikit malu kemudian mengganguk pergi dari sana..
." astaga dia manis .." guman jiya ..
Pria itu menatap jiya.
." dia sangat cantik.. Dan unik..".
Jiya masuk ke dalam ruang interview..
Tak berapa lama nama nya di panggil..
Ada tiga orang di sana..
." nama mu kim jiya... Lahir tanggal 28 febuari 2000 ". Jiya menganguk..
." apa motivasi mu inggin masuk ke perusahaan entertaiment ini".
jiya menghela nafas panjang..
__ADS_1
." karna saya suka dengan hal hal yang modern.. ".
Mereka ber tiga mengganguk..
Seorang wanita di sana ber tanya pada nya..
." jika kau di terima .. Apa yang akan kau lakukan?".
Jiya diam sambil ber fikir..
Dia menggingat kata kata hana..
." wajah ku adalah hal yang penting" guman nya dalam hati .
" saya yakin dengan penampilan dan wajah saya ini.. Saya sudah cukup baik jika bekerja di perusahaan entertaiment ini.. Bukan kah penampilan nomor satu"
3 orang di depan nya itu terlihat saling ber pandang pandangan..
." apa aku salah gomong". Guman jiya..
." wah.. kau anak muda yang sangat energic dan cukup percaya diri.. Sangat bagus..".
Jiya menganguk..
Interview nya selesai .. Jiya keluar dari ruangan nya..
Melihat pria itu masih menunggu di sana .. Jiya menghampiri nya...
Setelah melihat jiya menghampiri nya..
Pria itu berdiri.
." kenapa .. Sudah kan!".
Jiya mengganguk..
."pak terima kasih sudah menunggu saya".
Dia hanya tersenyum .. Lalu menjabat tanggan jiya.
." josua".
__ADS_1