
Mobil yang Di Kemudikan Anton Melaju Cepat menuju Rumah Sakit Harapan,tidak perlu Berapa lama Akhirnya Mereka Sampai Di RS Tersebut.Adit Berlari Sekencang²nya Menuju Ruang UGD.Olive pun Demikian Disusul Anton
Adit Bertanya ke Suster di Mana Ruang UGD dan Apa Kknya Di Rawat disana.Adit Berlari Tanpa Perdulijan Ucapan Suster Tersebut.Sampai di Ruang UGD Adit Ingin Berlari Masuk,tapi Segerah di Cegah Oleh Suster RS
"Maaf Mas,Mba.Kalian di Larang Masuk"Kata Suster
"Pasien di dalam Kakak Saya Suster,Saya Harus Menemunya,Saya Harus Mengsupotnya Suster"Kata Adit Lagi
"Ya Sus,Pasien Didalam Itu Tunangan Saya,Saya Harus Mendampinginya"Kata Olive gak kalah Panik dan Histerisnya
"Ya Mba,tapi Tolong Patuhi Persedur Rumah Sakit"Kalian Tunggu disini,Biarkan Dokter Menanganinya"Ucap Suster sambil Menghalangi Keduanya
Anton Ikutan Menghalangi Adit dan Olive untuk masuk,Beruntunglah Para Sahabat Merekapun datang,Adit dan Olive berhasil di tenangkan.
Hampir 3 Jam Alex Di Ruang Oprasi,Belum Ada Tanda² Oprasi Akan Selesai.Beberapa Sahabat Keluar Beli Makanan,Sedangkan Adit dan Olive Menatap Kosong Ke Pintu Tempat Alex di Oprasi.mata Olive Sembab Oleh Air Mata.begitupun Adit
Hari sudah Menunjukan Pukul 8 Malam,tp Oprasi Alex Belum juga Selesai.hamir 5 Jam Mereka menunggu.Beberapa Sahabatpun Ada yg Pamit Pulang,Hanya Ada Anton Dan Rei,Dewi dan Dian yg masih setia Menunggui Kedua Sahabatnya Itu,Dan Orang Tua Olivepun Datang dan Memeluk Olive,Om Ardi Menghampiri Adit dan Memegangi Pundaknya.Adit Memandang Om Ardi kemudian Memeluknya
"Sabar ya Nak,Alex Pasti Sembuh
"Ia Om,Makasih om"Kata Adit tersedu² di Pelukan Om Ardi
Begitu Juga Olive yang sudah ada di Pangkuan Ibunya
"Kak Alex Ma"Ucapnya sambil Menangis
"Sabar sayang Alex Pasti Sembuh,Kamu yang kuat ya sayang"Bu Meli Memeluk dan Membelai Anaknya.dia tau anaknya Begitu terpukul
Beberapa Menit Kemudian Ruang UGD Di Buka,dan Dokterpun Keluar.Adit dan Om Ardi menghampiri disusul yang Lainnya
"Bagaimana Kakak Saya Dok,dia baik² saja kan"Tanya Adit
"Maaf Kondisi Pasien Saat ini sangat Kritis,Pasien Belum Sadarkan diri hingga saat ini
"Maksud Dokter Kakak saya Koma dok,Gak dok,gak mungkin,Kakak.."Teriak Adit Histeris dan Meronta ingin Menemui Alex,tp Dicegah oleh Om Ardi dan Teman²nya
Tiga Hari Kemudian.Adit Juga 3 Hari tidak Pergi Dari Ruangan Inap tempat Alex Di Rawat,begitu juga Olive.Mereka Memandangi Tubuh Alex yang Terbalut Perban terbujur Kaku di Ranjang.Sudah 3 Hari pula Oliv dan Adit Tidak makan dan Minum.tatapan Mereka Kosong.
Saat Dokter Masuk ke Kamqr Alex Mereka masih memandangi Alex dari Luar.Tiba² Dokter Memanggil Olive dan Adit
"Saudara Adit dan Olive,Pasien sudah Siuman dan dia Ingin Bicara sama Kalian Berdua
"Kakak saya Siuman Dokter"Kata Adit Girang
"Iya dan Dia Ingin Bertemu Kalian
"Ya Dok,
"Tapi saya minta Tolong Jangan Terlalu Memaksakan Pasien,takut nanti Kenapa²,Karena Tubuh Pasien Sangat Lemah"Ingat Dokternya
"Baik Dok"Jawab Adit dan Olive berbarengan
Setelah Di dalam Olive Langsung Menangis Melihat Alex yg Terbujur,Dan Selang Impus dimana²,Dia memeluk dan Mencium Kekasihnya itu seakan tak mau Lepas
"Adit"Ucapnya dengan Suara Parau memanggil Nama Adit yg Terpaku di Ujung Ranjang
"Ya Kak,Aku disini"Jawab Adit Sambil Meraih Tangan Kiri kakaknya
"Olivia Sayang"Ucapnya Kembali
"Ya Sayang"Olive menggenggam Tangan Kanan Alex
__ADS_1
"Sakit,Sakit Sekali"Ucapnya dengan Suara Hampir Hilang
"Apanya yang Sakit Kak,Dimana"Tanya Adit
"Tolong Kakak Dit
"Ya,Adit Akan Tolong Kakak,Dimana yang Sakit Kak"tanya Adit Lagi
"Tolong Kakak,Menikahlah Dengan Olive
"Kak,Kakak jangan Bercanda,Kakak Pasti Sembuh"Ucap Adit
"Ya Sayang Kamu pasti Sembuh,Dan Kita Akan Menikah"Kata Olive dengan Air Mata Berderai sambil Menciumi Punggung Tangan Alex
"Aku Mohon Sayang,Menikahlah sama Adit dan Bahagialah
"Ngak kak,Ngak,Kakak Pasti sembuh,Kakak Sembuh kak"Kata Adit sambil menangis
"Jangan Menangis,Jangan Cengeng,Kamu Akan Jadi Kepala Keluarga.Kakak Titip Olive sayang"Kata Alex Terbata²
"Tidak,Kak Pasti sembuh"Kata Adit lagi
"Iya Sayang,Kamu Pasti sembuh"Ucap Olive
"Berjanjilah,Setelah Ini Kalian Akan Hidup Bahagia,Jaga Olive Adit,jaga Adit Sayang"Ucap Alex Terakhir Kalinya.
Tiba² Tubuh Alex Kejang dan dia Berucap"Laillaha illallah,Muhamad Darasulullah"dan Tiba² Lemas tak Bergerak
"Kakak...Gak Kakak,Bangun Kak"Adit Menguncang² Tubuh Alex Yg Sudah Terbujur kaku.Olive juga Melakukan Hal tang sama sambil Memeluk Tubuh Alex
Dokterpun Masuk,dan Memeriksa Alex.Dan Dokter bilang Olive sudah Gak Ada
Dengan Berat Hati Keluarga dan Para Sahabat Mengiklaskan Kepergian Alex.Sejak Kepergian Alex Kehidupan Olive Begitu Berubah Draktis,dia Menjadi Orang yang Pemurung dan Penyendiri
"Loe yakin Akan Tetap Kuliah dit"Tanya Anton
"Selagi gue Masih Bisa,Tapi bisakah loe Bantu gue
"Dit Gue bukan Cuma Sahabat loe,tapi gue da anggap Loe seperti saudara gue dit
"Thanks you Bro
"Loe mau gue Bantu apa"
"Bantu gue di Perusahaan,Jadi Sekertaris Gue
"Serius loe
"Gue Serius,Apa Loe Keberatan
"Karena Loe yg Minta gue akan Bantu loe bro
"Ok sekali lagi Thanks you Bro
"Sama²,oh ya soal Amanat Kakak Loe.Untuk Menikahi Olive,gimana apa sudah loe pikirkan
"Gak Semua Amanat harus di Penuhi kan Bro,Olive Punya Kehidupan Sendiri dan Gue juga sama.Olive Pasti Menemukan Cinta sejatinya Nanti
"Tapi Kakak loe Pasti kecewa dong dit
"Ya,Tapi bagaimana Lagi,kebahagian kita bukan Harus dengan gue menikah dengan dia
__ADS_1
"Ok gue dukung loe dit
Sementara Itu di Rumah Olive,Om Ardi Dan Tante Melipun Menasehati Olive
"Sayang,Kalau Kamu Begini Terus Pasti Alex Gak tenang disana,dia Pasti Sedih
"Ma,Pa.aku harus ketemu Adit
"Untuk apa sayang
"Untuk Membahas Soal Amanat dari Alex
"Sayang,Kalau kamu tidak Mau menikah dengan Adit gak apa² Sayang.yang Penting Kamu Bahagia dengan Orang yang Kamu cintai Nanti"kata Om Ardi
"Karena itu Olive Mau ketemu Adit Pa
"ywdh Hati²
Olive pergi Rumah Adit,Kata Pembantunya Adit pergi Ke Kampus.Akhirnya Olive Pergi ke Kampus Mencari Adit.Akhirnya Olive Bertemu Rian dan bertanya Dimana Adit
Akhirnya Olive pun Menemukan Adit,Sahabat² Adit awalnya bingung.tiba² Olive bicara
"Aku Mau Bicara,Berdua sama Kamu"
Adit Melirik ke Anton dkk,kemudian Anton dan yg lain Meninggalkan Adit dan Olive Berduaan.Setelah Mereka Pergi
"Mau Bicara Apa"Tanya Adit
"Soal Amanat Kak Alex
"Kita gak Usah Menuruti Keinginannya
"Kenapa
Adit Menatap olive
"Kamu Bilang Kenapa,Karena Kita Punya Kehidupan Sendiri²aku Punya Monic dan Kamu,Kamu bisa Kembali Bahagia walau tanpa kak Alex
"Kebahagiaanku sudah Mati sejak Kak Alex Pergi
"Olive jangan siksa diri Kamu kayak gini
"Aku akan Merasa Sedikit Bahagia,jika Aku sudah Menuruti Keinginan Terakhir Kekasihku
"Maksud Kamu kita..."Adit gak bisa Melanjutkan Ucapannya krn dia tidak Percaya klu Olive akan Menerima Peejodohan itu
"Menikah,Sesuai Keinginan Terakhir Kak Alex
"Olive,aku Punya Monic aku ngak Mungkin Mengecewakannya
"Dan Aku Hanya Ingin Menjalankan Keinginan terakhir Kekasihku.Aku ngak Akan Menghalangi Hubunganmu dengan Monic,Aku juga tidak Masalah jika Nanti kamu Menikah dengan Monic,yg Aku inginkan Adalah Menjalankan Amanat Terakhir kekasihku
Adit Menyambak Rambutnya sendiri,dia bingung Bagaimana Menjelaskan ini sama Monic,apa Monic bisa Terimah.Adit Kembali Menasehati Olive
"Olive pernikahan Itu Sakral.kita tidak bisa Main² dengan Pernikahan
"aku tidak Main²,Apa Menjaankan Amanah dari seseprang yang sudah Meninggal itu Main²
Adit Kehabisan Kata².Dia Akhirnya Menyanggupi Keinginan Olive.Tapi dia tetap Bingung Bagaimana Bicara dengan Monic Wanita yang sangat Menyayanginya dan Sangat dia Sayangi
***
__ADS_1
Bersambung..