
Nana yang telah bersiap untuk pulang karna waktu sudah sore,ia melihat Sofi yang sedang menunggu nya di Loby sambil melambaikan tangan nya ke arah Nana..
"Kenapa kau lama sekali,aku sudah menunggu mu dari tadi" Kesal Sofi sambil mengerucutkan bibir nya..
"hem,, maaf tadi aku harus memberskan pekerjaan ku sedikit" Sambil merangkul pundak Sofi..
"Baiklah,, bagaimana kalo kita jalan jalan dulu sebelum pulang"
"Sepertinya ide bagus,, ayo berangkat"
Lalu mereka berjalan ke luar kantor,dan saat akan memasuki mobil Handphone Nana berbunyi menandakan ada telepon masuk...
"Hallo Sayang" jawab nana sambil melambaikan tangan ke arah Handphone nya ,, ya yang menelpon Nana adalah Seren putri nya
"Mama,, aku sangat merindukan mu" teriak Seren,, Nana tersenyum melihat wajah putri nya,rasa lelah nya pun hilang setelah melihat wajah putri kesayangan nya..
"Hey kenapa kau berteriak seperti itu hem,,mama masih bisa mendengar mu sayang"
"Mama sedang apa? "
"Mama baru selesai bekerja kenapa? "
"Apa mama belum pulang"
"Mama sedang dalam perjalanan pulang"
"Mama jangan terlalu capek ya nanti sakit, kalo mama sakit Seren jadi sedih" kata Seren
"Hey gadis manis jangan terlalu menghawatirkan mama mu ini, mama bisa jaga diri dengan baik sayang"Nana melihat anak nya dengan gemas
"Ma,, sudah dulu ya nenek memanggil ku"
"Baik lah jangan nakal gadis manis"
"ok ma,, dah"
"Dah"
Sambungan telepon pun terputus,, Nana melanjutkan langkah nya menuju mobil bersama Sofia
"Anak mu sangat cantik na"
"Ya karna ibu nya juga cantik" jawab Nana dengan percaya diri
__ADS_1
"Ck kau ini,,semua orang juga tau kau cantik"ucap Sofi sambil mendengus kesal,, dan Nana hanya terkekeh melihat teman nya kesal..
Tanpa mereka sadari ada seseorang yang mendengar percakapan mereka...
" Jadi wanita itu sudah punya anak"katanya dalam hati,, ya Jho tidak sengaja mendengar semua percakapan mereka saat akan keluar dari perusahaan, lalu Jho dan Arga pergi meninggalkan area perkantoran...
.
.
.
.
Di tempat lain 2 orang wanita cantik sedang sibuk memilih keperluan nya masing masing sambil sesekali mereka tertawa bersama saat ada hal yang menurut mereka lucu hingga tak terasa waktu sudah malam..
"Na,, kita makan dulu yuk perutku sudah demo minta di isi"
"Ish kau ini memang nya ada perut demo"
"hehe,, itu hanya istilah saja Na"
"Ya sudah yuk kita makan aku juga sudah lapar"
.
.
.
.
Jhonthan dan Arga yang juga berada di restoran yang sama dengan Natali hanya cuek tak perduli dengan sekeliling nya dimana banyak wanita yang menatap ke arah nya,ia makan dengan khidmat tanpa mengeluarkan suara kemudian keluar dari tempat itu setelah membayar nya pada pelayan,pelayan itu membungkukan badan nya karna tau kalau orang yang berada di hadapan nya sekarang adalah pemilik tempat itu...
Nana dan Sofi telah berada di apartemen mereka,mereka duduk di sofa ruang tamu sambil menonton TV dan menikmati cemilan yang mereka beli tadi hingga Sofi bersuara..
"Na,, bagai mana hari pertama mu bekerja? " tanya Sofi
"Cukup melelahkan"jawab Nana
" Lalu bagai mana dengan CEO tampan itu bukan kah kau tadi keruangan CEO? "
"Bagaimana apanya"
__ADS_1
"Bukan kah kau tadi melihat CEO langsung,,jadi bagaimana pendapat mu"
"Biasa saja, dia orang yang dingin dan kaku menurut ku, memangnya kenapa? " tanya balik Nana
"Dia memang seperti itu,tapi dia sangat tampan na"
"Menurutku biasa saja"
"Hey apa matamu sudah buta orang tampan begitu kau bilang biasa saja"
"Memang" jawab Nana,, dia memang menutup mata hati nya untuk pria manapun,dia tak ingin mengalami hal yang sama seperti 3thn yang lalu,dan Sofi pun paham mengapa Nana seprti ini karna ya memang saat Nana memergoki mantan suaminya yang berselingkuh Sofi juga sedang bersama dengan Nana....
Waktu terus berjalan hingga tak terasa Nana sudah 2minggu bekerja di kota itu,, Nana melangkah menuju ruang CEO karna sang meneger menyuruh nya mengantarkan berkas pada CEO..
TOK
TOK
TOK
"Masuk"
"Permisi Pak,, ini berkas yang bapak minta"
Jho mendongakan kepalanya melihat Nana yang sedang menunduk,ia heran pada perempuan satu ini biasanya setiap perempuan yang datang keruangan nya akan mencoba menggoda nya,,tapi tidak dengan Nana ia sangat berbeda dengan yang lain pikir Jho..
Mungkinkah Jho tertarik pada Nana?kita tunggu cerita selanjutnya..
.
.
***BERSAMBUNG
HAPPY READING☺☺
.
.
.
.
__ADS_1
.***