cinta setengah mati

cinta setengah mati
episode 10


__ADS_3

di dalam kamar rawat alisa..


Arman yang sedari tadi duduk termenung sesekali menggenggam tangan Alisa agar sedikit bisa menghilangkan rasa khawatirnya,, dia memandangi wajah Alisa yang sangat pucat sembari bergumam


"Al sebenrnya kamu kenapa,, kenapa tiba2 kamu seperti ini,, apa ada yang kamu sembunyikan dari aku,, bukan kah aku sahabat kamu,, tapi kenapa kamu tak pernah mengatakan apapun pada ku tentang sakit mu" Arman terus saja berbicara berharap Alisa akan segera sadar


sedangakan di luar Bu Armi berjalan gontay ketika menuju kembali ke ruangan alisa dia amat sangat tidak menyangka bahwa putri kesayangannya akan menghadapi kesakitan ini,, setibanya di depan kamar Alisa Bu Armi seakan tak sanggup untuk masuk ke dalam melihat kondisi putrinya yang masih saja terbaring dan tidak sadarkan diri,, dengan berat hati akhirnya Bu Armi masuk ke dalam ruangan alisa dan dengan bersamaan Arman melihat ke arah pintu dan langsung menghampiri Bu Armi yang nampak pucat


"Tante.. Tante baik2 saja kenapa Tante pucat sekali ada apa Tante" Arman bertanya dengan sangat penasaran


"Arman..." jawab Bu Armi

__ADS_1


"kenapa Tante...?" tanya Arman


tapi Bu Armi sangat tidak sanggup untuk berkata2 kemudian Arman langsung mengajak Bu Armi untuk duduk dan memberikannya air minum agar menjadi lebih tenang,, kemudian Arman kembali bertanya


"Tante sudah merasa baikan" tanya Arman khawatir... sedang Bu armi hanya membalas dengan anggukan


"bagaimana hasil periksaan nya tante,?" tanya Arman penasaran dengan hasil pemeriksaan Alisa


dengan lirih Bu Armi menjawab "Alisa mengidap penyakit kanker darah nak" sahut Bu Armi dengan terus menangis... Arman yang mendengar itu langsung tersentak kaget dia sangat amat tidak percaya bahwa orang yang amat sangat dia cintai sejak duduk di bangku SMP sekarng tak sadarkan diri karna mengidap penyakit kangker darah


"Alisa...." lirih Bu Armi hingga akhirnya tidak sadarkan diri

__ADS_1


Arman yang ada di samping Bu Armi pun terkejut bukan main dan langsung beranjak dari tempat duduk nya untuk memanggil dokter...


tak lama kemudian dokter dan susterpun datang dan mereka segera langsung membawa Bu Armi untuk di periksa


sedangkan Arman diam mematung melihat semua keadaan ini dia masih terkejut dengan apa yang sudah di sampaikan Bu Armi padanya bahwa Alisa mengidap penyakit kanker darah... perlahan Arman berjalan menuju tempat tidur Alisa dengan wajah yangan sangat sendu dia tak kuasa menahan kesedihan dalam hatinya bahwa gadis yang ia cintai sedari lama harus merasakan kesakitan yang luar biasa ini...


Arman duduk di kursi dekat tempat tidur Alisa sembari menggenggam tangan Alisa " Hai gadis bodoh... sejak kapan kamu merasakan sakit itu,, dan kenapa kamu tak pernah memberitahukan aku bahwa kamu begituh menderita,apakah aku sudah bukan sahabat mu lagi,, sehingga kamu pendam sendiri rasa sakit itu"gerutu Arman dan tak berapa lama air matanya pun mengalir begitu saja di pipinya


"Tuhan jangan biarkan dia menderita karna sungguh aku Takan sanggup menahan rasa sakit dalam hatiku melebihi rasa sakit yang ia rasakan "gumam Arman dalam hatinya...


begitu sangat terpukul nya Arman atas apa yang terjadi hari ini sedangkan tangan Arman terus saja menggenggam tangan Alisa Yanga sangat dingin

__ADS_1


__ADS_2