
pagi harinya Adi berkunjung kerumah Zahra,karena Adi ingin membuktikan yang dikatakan vano kalau Zahra yang dulu bukanlah Zahra yang sekarang.karena Zahra yang dulu penuh dengan keceriaan,sementara zahra yang sekarang penuh dengan mesterius sehingga zahra hanya bisa menjauhi seluruh teman temannya " batin Adi.
sementara diseberang sana vano,masih mondar mandir menantikan kabar dari Adi " kanapa Adi kok lama sekali, memberi kabar kemari ? " kata vano sambil menggerutu didalam kamarnya.
" zahra ? " panggil Adi dari belakang karena Adi sudah berada diruang tamu.zahrapun berbalik kearah Adi,yang saat ni Zahra sangat heran tiba tiba Adi berada diruang tamu sambil berbicara bersama kak Zidan.
" eh,,,kak Adi,sedang apa kak adi disini ? " tanyak zahra sambil menatap asibpenuh dengan curiga.
" aku hanya rindu saja sama Zidan kakamu ni ra, kata Adi sambil tersenyum.
" Oh ya Ra,dengar dengar vano mau serius dengan kamu ? " apa itu benar ya Ra,kalau menurut kakak,lebih baik kalian tunangan saja dulu ra,banyak kok para remaja yang masih duduk di bangku SMA sudah ada yang tunangan bahkan ada juga sudah ada yang menikah,tergantung orangnya saja yang menyembunyikannya.kata adi
baiklah Ra,sebaiknya kak Zidan kesana dulu ya lebih baik kalian ngomong berdua saja,setelah itu Zahra masih ada utang penjelasan sama kakak.ok adekku sayang " kata kak Zidan sambil berlari pergi,sementara itu Adi dan zahra menatan punggung kak zidan yang sudah tidak kelihatan lagi.
maaf ya Ra,kalau kak Adi ikut campur dengan urusan pribadi kalian berdua " kalaupun ada ra,tolong diselesaikan dengan baik baik bersama vano,ra.zahrakan sudah lama mengenal vano,Zahra kalau ada apa apa langsung bicara saja sama kak Adi tentang hubungan Zahra ini,toh kak Adi siap untuk mendengar cerita Zahra yang penting Zahra jangan sungkan sama kak adit.kata Adi kepada zahra
__ADS_1
Tampa Zahra sadarin,Zahra sudah menitiikan air matanya dan Adipun mengusap air mata Zahra dipipinya Zahra.
" se,,,se,,sebenarnya zahra sudah hina kak,Zahra sudah kotor kak,Zahra sudah tidak pantas lagi bersama kak vano kak ! " kata zahra sambil bertubi tubi dengan Isyak tangisannya
" A,,,ap,,,,,apa ? "
" Apa kakak Adi,tidak salah dengar Ra ? "
" ma,,maksudnya apa Ra ? " kak Adi bertanyak kepada zahra sambil terbatah batah karena bingung apa yang dikatakan Zahra baru saja.
" Iya,kakak janji Ra " coba Zahra jelaskan dulu sama kakak,sumpah kakak tidak mengerti apa yang zahrah maksud barusan saja.kata Adi sambil melihatin Zahra,walaupun kelihatan lembut suara kakak Adi tapi saat ni sangatlah tegas untuk didengarkan
Uuuuuuhhhhhhffffffff,,,,,
Zahra menghembuskan nafasnya sebelum bercerita dan menatap kak Adi,Tampa disadarin zahra,sebuah kristal bening sudah mengalir dipipih zahra " sebenarnya zahra sudah tidak perawan lagi kak,Zahra sudah hina,Zahra juga tidak tahu siapa lelaki misterius itu karena dia selalu hadir dimalam hari tuk melakukannya kepada zahra kak ! " tapi entah mengapa jika bersamanya Zahra merasa tenang dan hati Zahra merasa damai walaupun Zahra tidak tahu lelaki itu berasal dari mana kak. kata zahra sambil menangis menatap kak Adi
__ADS_1
sementara dikediaman vano sedang mondar mandir seperti setrika gosokan baju,yang menunggu kabar dari sahabatnya Adi " dasar kurcaci disuru untuk mata matain yayang beb Zahra aja tidak becus,sampai sekarang tidak ada kabarnya " gumam vano sambil membolak balik televon yang sedang ada dalam genggaman vano,vano pun tidak lupa sambil melirik alroji ditangannya karena bagi vano sahabatnya itu sudah ada sekitar tiga jam dirumah zahra.
sementara dikediaman Zahra,kak Adi merasa ibah atas musibah yang terjadi kepada zahra.
" apa kamu tidak takut Ra, kalau kamu ha**l anak lelaki itu,sementara kita tidak tahu jati diri lelaki itu Ra " apakah lelaki itu manusia apa sebangsa makhluk goib.kalau itu makhluk goib berarti lelaki itu adalah gunduruwo atau sebangsa jin entah apalah itu Ra,lalu bagai mana anak kalian nantinya ra.kata kak Adi yang bertubi tubi pertanyaannya kepada zahra.
Zahra tidak tahu kak,Zahra juga bingung Entang perasaan apa yang sedang Zahra rasakan saat ini kak.apa Zahra mencintainya atau hanya naf* su yang tidak tertahankan kak.
" Lalu kejadiannya sudah lama,apa barusan saja Ra ? " coba Zahra jelasin secara ditail kepada kakak ya Ra,mana tahu kakak Adi bisa cari solusinya buat zahra.kata Adi sambil memegang kedua pundak Zahra,dan menyandarkan kepala Zahra dibidang dada kak adi
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
hai Thor....maaf ya baru bisa luncur kembali,karena kemaren aku tu gagal lagi..tapi insyak Allah ini bisa ya tor.
untuk ceritanya agak dipersulit kan dulu ya tor
__ADS_1