
karna sudah merasa lebih baik akhirnya aku memilih untuk masuk kantor. melanjutkan aktivitas ku seperti biasanya, namun betapa kagetnya diriku ketika sedang fokus dengan sebuah komputer di depan ku, berdiri seorang laki laki yg meminta waktu dariku,
"Nia, kita butuh bicara , aku ingin menjelaskan semuanya tapi GK disini di tempatnya Naya saja, "
"tak ada yg perlu kita bicarakan !! dan tak ada yang perlu KK jelaskan semuanya sudah jelas " jawabku dengan membuang muka darinya.
aku menepis tangannya yg mencoba meraih tanganku, membuatnya geram dan tidak mau mundur dan tetap memaksa, Toni berusaha menarik tanganku untuk keluar dan ikut dengannya, namun aku berusaha melepas tapi sia sia saja, tenagaku tak cukup untuk melawannya hingga akhirnya aku menyerah dan memilih ikut dengannya,.
sesampainya di tempat Naya aku memilih duduk di tangga agar menjauh darinya ,ku buang pandangan ku darinya yg membuatku muak untuk melihat mukanya,
"Nia, semuanya GK seperti yg kamu pikirkan , KK sayang sama km ! KK cinta sama km !! " tuturnya menghampiriku di tangga itu.
tanpa sengaja emosi ku melunjak begitu saja mendengar ocehan dia.
"KK pikir aku wanita bodoh , KK pikir aku cewek gampangan, cewek murahan yang mau aja di tipu mentah mentah oleh penipu dan pembohonh macam KK, aku jijik dengan laki laki sepertimu pak Toni yg terhormat " ku keluarkan semua unek unek batin ku dengan nada bahasa yg sedikit menekan .
" aku tak menyangka kamu tega membohongi saya. kamu tipu saya, saya jijik dengan km"
"astaga.. km maksud km apa ?? saya bohongi apa.. saya tipu km apa..? saya benar benar GK ngerti, tiba tiba km begini menghindar dan menjauh, salah saya apa sih ??
" y Allah, ternyata masih ada saja manusia yg **** dan bodoh seperti anda, kamu pura pura bodoh , pura pura **** atau memang **** beneran sih ?? "
" km kenapa sih , haa !! "( emosinya mulai melunjak )
"hahahaha Toni Toni... kamu mau ngaku atau saya yang haru kasih tau kamu semua kebusukan kamu "
__ADS_1
"kebusukan apa sih ?? "
"oh jadi belum mau ngaku juga.. baik kalau gitu saya yang kasih tau kamu, kamu sudah punya istri dan anak kan..? "
bagai di sambar petir kak toni terdiam tanpa bersuara raut mukanya kaget dan bingung mendengar kebenaran yang ku tau tanpa sepengetahuannya.
"KK GK bisa jawabkan .. kenapa ?? kaget ?? kaget. aku tau kamu sudah istri dan anak ??
dasar laki laki ********,"
dia terdiam membisu dan akupun memilih untuk beranjak pergi. .namun sebelum langkah ku melewatinya , betapa kagetnya diriku ,kak toni menarik tanganku dan memeluk ku dalam dekapannya, seketika amarah ku mereda dan hanya terdiam dengan sikapnya padaku.
"Nia, maafin KK, KK GK pernah bermaksud buat bohongi kamu, KK cinta sama kamu dan itu tulus, KK ingin jujur tapi KK takut kamu akan membenci KK , KK memilih untuk menunggu waktu yang tepat buat mengatakannya ke kamu, tolong maafin KK Nia "
"lepasin aku, jangan sentuh aku , aku benci laki laki ******** seperti dirimu, bagaimana mungkin kamu berani menyatakan cinta padaku sedangkan kamu telah memiliki istri dan anak, lagian kamu pikir aku beneran cinta sama km, enggakk!!! sama sekali, aku tidak mencintai kamu, bahkan kita juga baru kenal jadi aku GK mungkin mencintai kamu, !! "
"kalau kamu GK mencintaiku, kenapa kamu harus kecewa dengan semua ini , kenapa kamu harus nangis dengan semua ini haa !! "
"aku kecewa karna aku merasa dibohongi , aku terlalu bodoh percaya dengan orang seperti kamu, sekarang aku mau kembali ke kantor ku , aku harus kerja, kalau tidak aku bisa di pecat, dan aku GK mau cuma gara gara kamu aku di pecat, permisi "
"silahkan pergi jika kamu bisa keluar dari tempat ini , karna aku yakin kamu juga punya rasa yang sama Nia, kamu mencintaiku dan aku pun mencintai mu dan cinta kita tulus, walau kamu mengelak matamu tidak akan pernah bisa bohong tentang rasa mu padaku"
"hmmm, itu hanya perasaan mu , kenyataannya aku tidak pernah mencintaimu sedikitpun "
"jika memang benar kamu tidak mencintaiku, maka tatap mataku dan katakan kalau kamu tidak mencintaiku "
__ADS_1
"aku tidak mencintaimu pak Toni yang terhormat , sudah dengar..? puaasss dengarnya , jadi ijinin saya pergi ,ok!!"
"baik silahkan pergi jika kamu bisa "
ku langkahkan kaki ku pergi dari situ walau langkahku terbatas batah, betapa hancurnya hatiku saat itu, belum sempat ku melangkah Toni menarik ku lagi di untuk duduk disampingnya
"lepasin, km apa apan sih🙄"
"km duduk dan diam "
kemudian Toni memanggil Naya dan yang lainnya , aku sedikit heran apa yang akan dia lakukan,
"Nia, di depan mereka semua, aku katakan aku mencintaimu dan maukah kamu melanjutkan sisa hidupmu bersamaku, aku tau km pasti menolak namun aku yakin cintamu padaku itu tulus sama seperti diriku yang terlanjur jatuh cinta padamu sejak pandangan pertama, aku tau berat bagimu untuk menerimaku, namun tolong berikan aku waktu untuk menjelaskan dan membuatmu yakin akan cintaku padamu, biarkan aku memperjuangkan rasa ini untukmu Nia "
ungkapan Toni membuatku luluh terlebih dengan sikapnya yang begitu nekat.
dan akhirnya akupun memutuskan untuk memberinya kesempatan.
"baik akan ku beri KK kesempatan untuk menjelaskannya tapi aku tidak bisa menerima mu sebelum semuanya jelas "
"baik Nia, terimakasih sudah memberiku kesempatan, terimakasih banyak "
akhirnya akupun kembali meninggalkan kak toni dengan perasaan lega.. dan kami memutuskan untuk bertemu lagi, tapi di luar jam kantor.
lanjut episode 5 yah sist/gant
__ADS_1