
sesampai di puskesmas Radit langsung mengendong naemah.dokkkkk....teriak Radit kepada para petugas puskesmas. naemah pun langsung di bawa ke ruangan UGD. kalian silahkan menunggu kata dokter sambil menutup pintu. Ica begitu cemas menunggu kabar dari dokter, aduuhhh .. bagaimana aku menjelaskan kepada orang tua naemah.
Ica sambil bolak balik seperti satrika. Aku harus menghubungi Tante Mira Tut Tut Tut "anggap saja bunyi telpon berdering ya". assalamualaikum Tante iya ada apa ca,tumben nelpon. maafkan Ica Tante, kamu tak peu minta maaf kepada Tante ca,kamu tidak salah.tante hemmm. ada apa ca,kenapa dengan mu. anu Tante nae kecelakaan Tante sedang berada di puskesmas harapan bangsa Tante. sekali lagi maafkan Ica tidak bisa jaga nae Tan. Tante dan om akan kesana ca,kamu tunggu kami.
paaaa cepat ambil motor bawa nae kecelakan pa..
pa Arif pun langsung mengambil motor di grasi rumahnya,dan langsung tancap gas menuju puskesmas.Sesampai di puskesmas bagaimana keadaan nae ca!...
__ADS_1
Dokter belum keluar lagi Tante semoga saja nae tidak apa apa tante. Itu siapa ca pria yang duduk di kursi tunggu,?... oohh itu ya tan,ituu yang menabrak nae Tan.
ibu mira pun menghampiri pria itu,nak apakah benar kamu sudah menabrak nae!... iyaa Tante benar maafkan Radit yaa Tante Radit tidak sengaja Tante,sambil bersimpuh di kaki Mira.
maut, rezeki kita tak tau semua itu sudah takdir yang maha kuasa,walau bagaimanapun kita menghindari dari takdir tetap saja kita tak bisa.
kreetttt bunyi pintu di buka dokter keluar,apa di sini ada keluarga dari pasien.Agar bisa ikut aku keruangan. saya orang tua pasien kata pak arif.bu Mira dan pak Arif pun langsung mengikuti dokter keruangannya.
__ADS_1
Bu Mira mengeluarkan air mata mendengar apa yang di ucapkan dokter,... Dok...apa bisa sembuh dok berapa pun biyayanya dok.Untuk tulang yang remuk sangat sulit sekali sembuh bu. Terimakasih dok kata ayah nae membawa ibu mira pergi dari ruangan dokter.
Aku tak terima anak ku, seperti ini kata ayah nae emosi. pak sabar ujian,itu datang dari yang kuasa beristigfar pak,dengan marah tak menyelesaikan masalah yang ada malah menambah masalah. Yang harus kita lakukan,bagaimana nae hidup dengan semangat melewati hari hari nya,dan menerima kenyataan yang ada.
ayo pak kita jenguk nae dulu,siapa tau dia sudah sadar pak.ayo Bu kata pak Arif.
Ica yang melihat ibu dan bapak nae sudah keluar dari ruangan dokter langsung menghampiri bagaimana Tante, nae baik baik sajakan Tante. nae baik baik saja ca,hanya saja nae mengelami lumpuh. Radit yang mendengar itupun merasa bersalah maafkan aku,gara gara aku kamu harus lumpuh.
__ADS_1
ibu mira dan bapak Arif pun masuk keruangan di mana nae di rawat. nae panggil Ica maafkan aku nae.. huhuhuhu tanggis Ica pecah di ruangan. nae kamu harus kuat nae... Radit yang melihat pun langsung pergi,tanpa pamit setelah dapat telpon. Sebulum pergi ,tak lupa membayar biayaya perawatan nae,yang di sebabkan olehnya.
kasih author semangat yaa biar uups terus.. maklumi kalau ada kesalahan masih pemula,