Cintaku Dan Anak Majikan

Cintaku Dan Anak Majikan
Keluarga yang Baik


__ADS_3

Sampai di rumah bik siti dan bik tini segera membantu kami membawa belanjaan, lumayan banyak belanjaan yg kami beli di pasar, maklum emang bahan2 udah banyak yg habis, soalnya setelah keponakan bik tini berhenti belum pernah belanja lagi kepasar buat keperluan rumah...


tante santi menyapa ku.. hay anna ternyata kamu pintar juga ya belanja keperluan rumah.. wah lengkap ya... tante santi tersenyum puas... " anna gimana rangga apa dia marah di pasar tadi? maklum laki2 kalau nemani belanja suka gak sabaran... " gak kok tante... kak rangga gak marah2 kok... " oh syukurlah, berarti minggu depan bisa nemanin kamu belanja lagi dong, tante santi tersenyum.


aku segera masuk ke kamar ku, beristirahat sejenak, tante santi majikan yg sangat baik, dia tidak mengijinkan para asisten nya bekerja terlalu keras. Aku berbaring di atas tempat tidurku, namun mata tak kunjung terpejam, bayangan indah bersama kak rangga tadi terus saja berlalu lalang dalam fikiranku seperti film yg sedang diputar, sekali kali aku tersenyum sendiri. oh kak rangga manisnya... sempurnanya engkau menciptakannya ya Allah... mungkinkah aku bisa memilikinya.. oh anna jangan terlalu berharap, ingat status mu disini hanya bekerja, oh peringatan dari diri ku sendiri membuat bibirku monyong beberapa centi... hihihi...!


ah gak bisa di ajak kompromi nih mata.. fikiran lebih kuat mengalahkan kantuknya mata, klu aku dikamar terus khayalan ku makin menjadi jadi saja, harapan yg rasanya sulit terwujud,sudah lah. mending aku ke dapur bantu2 bik tini dan bik siti.


" eh anna ga tidur kamu! kan capek habis dari pasar?


" gak ngantuk bik, anna mau bantu2 di dapur aja ,


" oh... gitu ya udah bantu2 sni, bik tini sambil tersenyum.

__ADS_1


aku pun mulai membantu bik tini memasak dan beres2 di dapur sambil mengobrol santai.


" bik malam ini kita ke datangan tamu, tolong masak kebih banyak dan istimewa ya bik, suara tante santi sedikit mengagetkan ku.


" baik buk... bik tini sambil mengangguk.


hari mulai malam, dan kami mulai menyiapkan hidangan istimewa ke meja makan."wah wah nampaknya enak2 sekali masakannya bik, tante santi nampak senang, iya buk ini sebagian anna yg masak, itu berbagai masakan luar negeri anna yg masak buk, jawab bik tini.


" wah anna kamu berbakat sekali membuat masakan luar negeri, kamu bisa membuat restoran nih... tante santi sambil tersenyum.


ber rumah berbunyi..." nah kayanya tamu kita sudah datang, saya akan membuka kan pintu, bik tini panggil bapak ke kamar y, dan anna cepat panggil Rangga ke kamarny, tante santi memberi instruksi. aku dan bik tini segera memanggil om frans dan k rangga.


" ayo silahkan duduk, karena ini udah jam makan malam gimana kalau kita makan aja dulu, setelah itu baru kita ngobrol2 santai, gimana? tante santi menawarkan pada tamunya, dan para tamunya menyetujuinya.

__ADS_1


oh ternyata yg datang itu temanya om frans bersama istri dan anak lelakinya kira2 seumuran kak rangga. " ya ampun anaknya om edo ganteng juga, kenapa ya akhir2 ini aku ketemunya ma cowok ganteng melulu..hihihi...! istri om edo namany tante tiwi dan anaknya kak andri. Aku mengambilkan buah yg tadi tertinggal di dapur, ku letakkan buah2 segar itu di meja makan, tante tiwi melirik ku, dan bertanya ke tante santi, " oh ya san ini siapa, cantik sekali, , " ini anna, dia asisten baru disini menggantikan ponakannya bik tini yg menikah," oh .... tante tiwi menganggukkan kepalanya.


kak andri menghentikan makannya dan menatap ku begitu lama, " hay anna, aku andri, kamu bisa panggil aku kak andri, senang bertemu dengan mu... " hay kak, saya anna... aku terseyum sambil mengangguk... sebenarnya aku sudah tau tentang keluarga mereka saat kedapur tadi, bik tini yg menjelaskannya. om frans dan om edo berteman sejak lama, dan sudah lama tidak bertemu karena om edo dan keluarga nya tinggal di luar negeri. " frans apakah kamu sering bertemu bayu di kota x? tanya om edo kepada om frans.


" kami sudah lama tidak ke kota x dan terakhir kami bertemu 7th yg lalu dikota x saat aku, santi dan rangga jalan2 kesana.


" wah sepertinya kita harus berkunjung ke kota x nih, kita perlu reunian kan? sudah 15th aku tidak bertemu bayu dan istrinya sinta, ujar om edo.


aku kaget, bayu dan sinta di kota x, itu nama papa dan mama ku. apakah hanya namany saja yg sama? atau memang papa dan mama yg mereka maksud? sudah lah ga usah difikirin nanti malah ga konsen aku bekerja, aku kembali menyiapkan cemilan ringan. kak andri terus menatapku, kak rangga memperhatikan kak andri, kak rangga terlihat kesal dan akhirnya dia menegur kak andri juga.


" hay andri, apakah kamu juga mau menyantap anna, kamu melihatnya segitu serius.


" ah enggak kok, perasaan kamu aja, kak andri mengelak.

__ADS_1


" biasa kalau liat cowok cantik andri suka gitu, om edo ikut nimbrung... dan aku pun jadi malu dan segera kedapur.


__ADS_2