City Story

City Story
Kenangan kecil di perpustakaan


__ADS_3

Saat aku dan cowok itu hendak melihat pintu ternyata pintunya sudah tertutup dan terkunci,kami berdua sempat tidak tau bagaimana cara keluar,kami mencoba berteriak tetapi tidk ada yang mendengarkan diluar,sedangkan ponsel kami juga tidak memungkinkan untuk menelpon siapapun.


"Bagaimanapun kita harus keluar." Aku mencoba mencari cara.


"*Keluar?Tidak mudah keluar dari sini.Mungkin saja kita perlu menunggu hingga hari esok."


"Jadi,maksudmu kita besok tidak usah sekolah?Kau benar benar gila!".Aku sudah sangat emosi dicampur sangat pusing karena harus keluar dari perpustakaan itu.


"Kita akan masuk sekolah setelah jam olahraga,Aku akan mengantar mu terlebih dahulu dan menjelaskan kepada orang tua mu jika kita tidak pulang hari ini.Tenang saja aku tidak akan melakukan apapun padamu*".


Dengan nada yang begitu lembut ia mengatakan hal seperti itu padaku,padahal sebelumnya dia mengeluarkan kata kata seperti dia sangat membenciku.Benar benar cowok yang aneh-_-


"*Tidak perlu,aku bisa pulang sendiri.Kedua orang tuaku juga sedang keluar kota,jadi mereka tidak akan mencari ku."


"Baiklah,Kita disini saja sampai besok*"


Akhirnya aku dan cowok itu hanya bisa menunggu hari esok........


Sore menjelang malam kami berdua masih bersama.Akhirnya aku mengajaknya untuk mengobrol agar suasana tidak terlalu mengheningkan di perpustakaan.


"*Aku belum tau namamu,beritahu aku namamu dan kenapa kau bisa mengetahuiku!"


"Namaku Nathan."


"Itu aja?pertanyaan ku dua ,jawab pertanyaan ku kenapa kau bisa mengetahui ku"


"Apakah penting?Sudah lupakan saja,Bagaimana jika kita bikin rumah dari buku sekarang,agar nanti malam kau dan aku tidak kedinginan*."


Seakan akan dia benar benar mengalihkan pembicaraan itu dan dia langsung pergi mengambil buku buku untuk rencananya itu.Aku benar benar heran dengan sifat sifatnya yang berubah ubah.


"*Aku tidak bisa memastikan ini membuatmu hangat,tapi hanya ini yang bisa kulakukan."


"Kenapa kau peduli dengan kehangatan tubuhku?Bukankah kau tidak menyukaiku?"


"Menyukaimu atau tidak apakah ada hubungannya dengan situasi sekarang?Aku melakukan semua ini karena ini salahku menyuruhmu menemaniku kesini*."


Dia benar benar aneh kadang dia terlihat begitu dingin bahkan lebih dingin dari kutub es;)Tapi dia kadang kadang sangat hangat terhadap seseorang.


.

__ADS_1


.


.


Malam telah tiba,aku benar benar sudah mengantuk,kelelahan hari ini benar benar lelah yang tidak terhitung.Aku masuk ke gubuk kecil yang dibuat Nathan dari sekumpulan buku buku itu.walaupun tidak begitu menghangatkan tubuh setidaknya aku tidak merasakan dingin yang sangat tinggi.Setelah itu aku langsung tertidur lelap


POV Nathan.


"Dia yang tertidur lelap begitu manis,aku benar benar mengasihaninya,ini semua salahku membawanya kesini.Membuatnya tersiksa bagiku adalah salah satu kesalahan besar."


Aku langsung masuk ke gubuk sekumpulan buku yang kubuat dan tidur disampingnya, aku begitu memiliki banyak pertanyaan dalam hatiku saat menatap wajahnya.


"Kenapa kau harus melakukan hal keji itu,apa sebenarnya alasanmu,tapi dilihat dari kondisi mu sekarang kau benar benar terlihat baik baik saja,bahkan kau terlihat bahagia setiap harinya:("


Entah kenapa menatapnya saja aku seakan akan bisa memikirkan sedikit demi sedikit jawaban dari pertanyaan pertanyaan ku.Tapi aku tidak begitu yakin.Aku hanya menunggu waktu yang tepat untuk mengetahui semuanya.


.


.


.


Saat aku** membuka mataku,aku sudah melihat matahari yang bersinar di cermin atas perpustakaan.Perasaan ku benar benar lega karena sudah bisa keluar;).


Seorang satpam sekolah telah membuka kunci perpustakaan dan hatiku benar benar gembira karena pintu perpustakaan terbuka sebelum ada satupun yang datang kesekolah.


"Nathan,bangunlah.Kita sudah bisa pulang dan mengganti pakaian.Setidaknya kita tidak harus alpa di jam olahraga."


Aku membangunkan Nathan tapi dia tidak kunjung terbangun.Saat aku mencoba memegang tangannya dia begitu dingin,badannya sangat dingin.Aku khawatir dia sakit karena tidur dilantai.Akhirnya aku memaksa nya bangun.


"*Nat Nathan,bangun dong,kalau kamu sperti itu aku benar benar khawatir."


"Aku sangat Kedinginan,tolong bagaimanapun itu bantu aku,aku benar benar hampir mati karena tubuhku ini."


"Kamu kenapa?Nathannn Sadar dongg*."


Aku benar benar sudah tidak tau apa yang harus kulakukan.Tanpa berpikir panjang aku langsung memeluknya dengan erat agar tubuhnya bisa kembali hangat.Tubuh Nathan memang benar benar dingin,dia memelukku sangat erat seakan akan dia adalah anak yang rindu dengan belas kasih dari seseorang.


Akhirnya,aku membawa Nathan pulang kerumahku dan membiarkan dia beristirahat agar dia bisa lekas pulih.

__ADS_1


"Sekarang aku harus mandi dan kesekolah,kalau ada apa apa kau bisa memanggil pembantu dirumahku."


Tiba tiba dia menarik tanganku


"Aku mohon untuk hari ini kau izin untuk ke sekolah."


"Kenapa?"


"Aku ingin kau menemaniku,aku hanya ingin merasakan sekali saja rasanya ada orang yang menemaniku saat sakit.Aku tidak pernah mendapatkan belas kasih dari siapapun saat aku sakit."


"Tapi kenapa harus aku?"


"Baiklah,jika kau tidak menerima permohonanku."


Dia melepaskan tanganku,perasaan ku benar benar tidak enak terhadapnya.Akhirnya aku memutuskan untuk tinggal dirumah menemaninya.Aku kembali duduk disampingnya.Dan kaget nya dia malah menaruh kepalanya di pangkuanku.Sekarang sifatnya menjadi begitu hangat


"Ada apa denganmu?Kau begitu hangat sekarang padaku"


"Apa kau suka jika aku bersifat dingin padamu?"


"Bukan begitu,tapi...."


"Sudahlah,aku ingin istirahat jika kau letih aku tidur dipangkuan mu katakan saja."


"Kau pikir mengatakan itu mudah,aku akan merasa tidak enak denganmu"


"Baiklah."


Dia tiba tiba turun dari pangkuanku dan menarikku untuk tidur disebelahnya,wah kejadian ini benar benar membuatku tidak bisa berkata sepatah kata pun aku benar benar gugup sekarang.


Dia langsung memeluk badanku tapi itu terasa aneh jadi aku berusaha menghindar tapi dia menahan ku.


"Apa yang kau lakukan?"


"Tubuhku dingin,tenang saja aku tidak melakukan hal hal aneh.kau hanya perlu membalas pelukanku."


"Untuk apa?


"......

__ADS_1


Sambungannya Next part yah:)


__ADS_2