
dringg dringg bel istirahat berbunyi
"em ngajak alex aja kali ya"batin tika
tika ingin menghampiri alex tapi tak jadi karena memikirkan sesuatu
"chat aja deh"batin tika
......................
...si pindik😜...
......................
^^^[bre temein gw ke kantor bentar yuk]^^^
[ngapain?]
^^^[ada urusan mendadak]^^^
[uda izin ke guru?]
^^^[udah bawel]^^^
[ok otw ya ke kalas mu😘]
^^^(READ)^^^
"dika,refan ikut gw yuk ke kantor"ajak alex
"kantor siapa ege"tanya dika dan refan bersama
"ikut aja"ucap alex dan langsung menarik tangan dika dan refan untuk mengikuti nya
setelah berjalan menuju ke kelas tika akhir nya sampai juga
"tikaaaaaa"teriak alex yang membuat tika yang fokus ke barang kemasan nya pun terkejut
"ih bego ngagetin bangsat"ucap tika mendoel kepala alex
"udah yok langsung ke mobil"ucap tika
setelah keluar kelas tika kaget melihat refan dan dika berada di depan pintu kelas nya
"yok"ucap alex mengajak dika dan refan mengikutinya
"ih kok mereka ber 2 ngikut"bisik tika
"biar ada temen hehe"ucap alex
"huh terserah"
akhirnya dia ber4 sampai di parkiran sekolah
"udah izin ke guru belum"ucap dika dan refan bersama
"udah"jawab tika
"tuh masuk aja dulu aku mau masukin barang nya ke belakang dulu"ucap tika dan langsung memasuki barang bawaan nya ke belakang mobil
setelah memasuki barang barang nya tika pun langsung masuk ke dalam mobil nya
"mau kemana sih ini cok"tanya refan
"ke kantor"ucap tika singkat
"kantor siapa"tanya refan lagi
__ADS_1
"gw"jawaban tika singkat yang membuat 2 pria itu terkejut
"kant..."ucapan refan terjeda karena suara tika
"jangan banyak tanya nanti juga tau sendiri kok"ucap tika sembari menjalan kan mobil nya
setelah 20 menit di jalan akhir nya sampe juga di kantor
"what ini kan kantor orang terkaya no 1 coy lu gak salah kantor kan tika"tanya refan dan dika bersamaan
"bego banget gw kalo salah kantor"ucap tika dan langsung menuruni mobil nya
semua nya pun turun dari mobil dan menuju resepsionis depan
"mba tolong nanti suru satpan ambil barang barang di ruang belakang mobil saya untuk di pindahkan ke ruangan saya ya mbak"ucap tika
"baik non tunggu sebentar ya"ucap resepsionis itu
"saya tinggal ya mbak dan semangat kerja nya"ucap tika sembari menyemangat kan resepsionis ny itu
sesampai nya di atas tika menuju keruangan asisten nya dulu
"pak pendi ke ruangan saya ya"ucap tika
"baik non"ucap pak pendi
taklama akhirnya tika dan 3 teman nya itu sampai di ruangan tika
"duduk dulu gw ada urusan bentar"ucap tika yang menuju ke meja kerja nya
tak lama akhirnya minuman beserta pak pendi pun sampai ke ruangan nya
"iya non ada apa"tanya pak pendi
"daftar keuangan nya gimana pak"tanya tika
"yang di bagian makanan dan mall saya itu di taruh aja data sama penghasilan nya nanti saya liat sendiri"ucap tika
"baik bu"ucap pak pendi
"what 23 triliun"ucap ketiga nya kaget
"lu pada kenapa sih ege "tanya tika
"itu uang lu?"tanya ketiga nya
"ya kalian kan denger sendiri tadi pak pendi bilang apa"jawab tika
"oh iya non total keuangan nya melebihi 300 triliun non jadi susah buat di proses"ucap pak pendi
"oh jadi itu masalah nya ya nanti bawakan 1 triliun ke rumah saya ya pak"ucap tika
"baik buk saya permisi dulu"ucap pak pendi
"eh pak tunggu dulu"ucap tika
"ada apa non "tanya pak pendi
"nanti ada barang saya ke sini tolong bapak antar ke rumah saya aja ya sekalian ambilkan barang barang teman saya di sekolah nya"ucap tika
"baik non"ucap pak pendi
setelah pak pendi pergi tika langsung menuju tempat di mana teman nya duduk
"umur pak pendi berapa"tanya dika
"umur nya 20"jawab tika
__ADS_1
"urusan nya udah selesai"tanya alex
"udah"jawab tika
"yaudah ayo pulang"ucap ketiga nya
"kalian gak usah pulang ke sekolah lagi barang barang kalian udah di jalan mau di bawa kesini "ucap tika santai
"trus kita ngapain di sini pengen baring aku capek"ucap refan
"yaudah makanya sini"ucap tika yang sedang memasukan kode ke sebuah rak buku
"wuahh ini kamar mu"tanya alex
"ini kamar pribadi ku tak ada yang tau ini selain kalian dan pak pendi"ucap tika
"capek kan tuh kasur baring aja kalau kurang lebar tekan tombol merah yang itu"ucap tika sembari menunjuk ke arah tombol
tanpa babibu refan dan alex langsung baring di atas kasur milik tika
"kalian tidur lah jika mengantuk aku ingin ke ruang model dulu"ucap tika
"gw ikut"ucap dika
kedua teman nya itu hanya berpura pura batuk tanda menggoda
sesampai nya di ruangan model tika langsung mengambil koper nya untuk memasukan baju model nya
"kok di masukin ke dalam koper"tanya dika
"mau ku pindahin ke rumah aja ruangan ini mau ku jadiin tempat buku"jawab tika santai
setelah memasukan baju ke dalam koper akhir nya sisa 1 baju yups baju itu adalah baju yang alex tunjukan ke pada dika
"boleh minta sesuatu gak"tanya dika
"apa"jawab tika cuek
"pake baju itu bentar aja"ucap dika sambil menunjuk ke arah baju yang di maksud
tika kaget dia langsung menoleh ke arah dika yang sedang berdiri di dekat gaun yang dimaksud mata tika membulat sempurna saat mendengar itu
"k-kau ya-yakin"tanya tika
"ayolha sekali saja"ucap dika memohon
"oke tpi jangan macam macam"ucap tika dan mendapat anggukan dari dika
setelah mengganti baju tika pun keluar dengan menggunakan baju yang dika maksud
dika terpaku saat melihat tika keluar dari ruang ganti menggunakan baju yang di pilih
"hey lu kenapa terpaku"tanya tika
"eh gak apa apa kok"jawab dika
"udahya aku mau ganti baju lagi"ucap tika dan di anggukan oleh dika
setelah selesai mengemas ruangan itu tika pun menyusun barang nya ke ruang kerja biar nanti lebih gampang ngambil nya
karena merasa lelah akhir nya tika pun ikut tidur dia menekan tombol berwarna ungun dan ternyata itu tombol untuk mengeluar kan kasur gantung yang berada di atas
dia langsung menuju ke atas kasur itu dan terlelap dalam mimpi dika yang dari tadi hanya memain kan hp di sebelah kasur tika akhir nya menoleh ke arah tika
"gak bangun gak tidur emang ni orang cantik nya gak akan ilang"batik dika
akhirnya ke4 anak SMA itu pun terlelap dalam mimpi
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...