
Pagi hari di Rumah Bian.
" Bun, S e r i u s bunda mau berangkat hari ini? Lusa aja sih bun ><"
Ucap dinda Yang bergelayut manja Di lengan Ibu mertuanya.
"Ehm . . . Bunda juga Maunya begitu dinda, Tapi Neneknya Bian udah nungguin Bunda."
"Huhuhuhu . . . Masa Dinda Berdua Doang Sih Sama ***AC Berjalan *** ÷_÷ ".
"Ac berjalan? Siapa dia?".
" Yah, Anaknya Bunda tuh ! ".
" YANG SIFATNYA Berubah Ubah Kad*ang Anet Kadang *DINGIN😑 ".
"APAAN? Ghibahin gue loe ya ?".
"IDIDII PENGEN BANGET DIGIBAHIN . MENDING gibahin MACAN Jantan
Yang Belum Kunjung Bertelur".
"Sejak Kapan MACAN jantan Bertelur?!".
"SEJAK GUE NGOMONG BARUSAN!".
"Otak Lu Jongkok Ya?Atau Tengkurep?".
" SEM-BARANGAN! gini gini gue Titisan Albert enstein 😎 ".
"Albert Enstein Konon,Bahkan Seluruh Otaknya aja ga bisa ad yang disamain sama loe.Kutu!".
" IHKS! rese loe KULKAS BERJALAN! ".
"Ganti terozz Julukannya. Tadi AC BERJALAN, Kulkas Berjalan, nanti apa lagi??".
"KUTUB BARAT DAYA! ".
"Mana ada😑".
"Mulut - mulut Gue weekkk😝".
"EHHHH!!! udah udah,bunda masih Disini Loh? Kalian Ga Menggap bunda ya😣".
"Ehmm. . . Bukan gitu bun,Dinda Ga gitu kok bun. Anak bunda aja tuh yang rese!😏".
"Enak aja!". Ucap bian Dingin Dan membawa Barang barang bundanya Ke TAXI
yang sudah di pesan Sebelumnya.
"Yeuhh!!! MANUSIA BATU!".
TRINGGG...
suara ponsel bian berbunyi.
Bian Melihat pesan yang masuk ke ponselnya Dan dengan sekejap mata sikapnya
berubah menjadi aura dingin. ENTAH apa yang Ada di dalam pesan tersebut dan siapa
Yang mengirimnya.
"SIAL!".
"Bun,bunda ngidam apaan sih dulu sampe punya anak kek begitu?".
"Eh,Dinda Gaboleh Gitu Dong Sama Suaminya. Nanti Makin sayang loh!😉".
"Ih bunda maaahhh😶".
"Aduhh gemesin banget sih menantunya bunda".
♧♧♧♧
"Bunda Berangkat dulu ya Sayang sayangnya bunda. BAIK BAIK dirumah!
Jangan Lupa Kunci rumah kalo pergi!".
Bian hanya mengangguk pelan.
"Okee bundaa".
"DIH,apaan ngangguk doang!".
Bian meninggalkan Dinda dan Bersiap untuk berangkat sekolah.
"Basa basi dikit gabisa apa woi!😬".
3 Menit kemudian . . .
"Udah mau berangkat?".
Bian Mengabaikannya dan membenarkan Kerah baju seragamnya .
"Dikacangin dong."
Bian berjalan menuju rak sepatu dan memakai sepatunya.
"Nih,Gue buatin Nasi Goreng Spesial. Mungkin ga Seenak buatan
Bunda hehe,tapi lumayan lah gue belajar dari internet".
Ucap dinda dengan setulus hati sembari memberikan bekal makanannya pada bian.
Patss....
Bian menepis Tempat makan itu,hingha isinya berserakan dimana mana.
Dinda mengejapkan matanya berkali kali,Kenapa bian Membuang makanannya?
Makanan Yang sudah dia buat dengan Sepenuh hati.
"Kena-kenapa loe buang Makanannya?".
"Gu-gue udah buat itu dengan Kerja keras gue,Selama ini
gue gak bisa masak sama sekali dan gue coba Masak Spesial buat loe."
"Tapii,kenapa loe malah buang gitu aja?Kalo Loe gasuka bilang?!
JANGAN SEMBARANGAN buang makanan begitu aja !".
"Loe Buat Gue Sakit Hati Bii!".
Dinda berlari ke kamarnya dan membanting pintu hingga menangis Meluapkan amarahnya.
"Maaf din,Untuk beberapa waktu aja kok. GUE MAU LOE AMAN!".ucap bian dalam hati,tersirat
Raut wajah Sedih dan kesal pada dirinya sendiri".
Bian berangkat sekolah menggunakan motornya.
"Gue harus awasin dia!".
📍Kamar
"Loe jahat bii,apa sebegitunya Gaenak masakan gue?Tapi kan gak harus dilempar juga?!".
"GUE JUGA?kenapa gue cengeng banget sih?!.Hahh payahh!!! TAPI gue kesell!!!".
"POKOKNYA HARI INI GUE GAMAU NGOMONG SAMA DIA!".
"GAMAUUU!".
"Titikk".
📍Parkiran motor Sekolah
"Oi bian!".
"Gimana Si dinda? Ucap Nathan yang baru Memarkirkan Mobilnya.
"Apa urusannya sama loe?".
Ucap bian dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.
Bian melengos pergi Meninggalkan Nathan yang masih kebingungan disana.
"Dia kenapa ? Salah gue apa ? Ketek gue bau?. Ucap nathan menciumi ketiaknya.
"Ah,engga tuh. TERUS kenapa? ".
"Ah,gatau deh. Bukan urusan gue juga😑".
📍Kelas
"Oii broh, Nyokap loe udah berangkat?".
Ucap rico yang sedang Makan Cilok.
Bian mengacuhkannya dan duduk seperti biasa di kursinya.
"Ebusett,Gue Dianggep angin kali ya?".
"Loe kanapa broh? Ada masalah rumah tangga?".
"Masalah Cewek?".
"Ayo curhatt sini sama dedeqq rico😗".
"Kali Aja Gue Gabisa Bantu.Hehe".
Bian tetap dalam posisi diamnya dan menatap kosong ke arah papan tulis.
"Kalo Sampai dia Melakukan sesuatu pada Dinda. Gue gaakan tinggal diam".
Ucap bian didalam hati Dengan tatapan beringasnya .
"Eh,Gausah gitu juga broh liatinnya. UDAH kaya liat mangsa aja loe 😓".
Bian menatap papan tulis dengan tajam.
"Ada apaan sih di papan tulis? Ada portal waktu yak?Atau Ada Mahluk Goib?
Atau ada Bidadari Keluar dari papan tulis? TAPI masa iya Bidadari keluar
Dari papan tulis ? Bukan bidadari dong namanye? Bidodoran.😂".
Tawa Rico yang mencoba mencairkan suasana.
Bian masih dalam tatapan tajamnya.
"Eh,kaga lucu yak?".
"Heh,dahlah males gue ngomong sama tembok. MENDINGAN gue Cari Cecan dulu eyyak".
"Uhuyy....".
Bian masih dalam keadaan yang sama.
"Heilehh,Kaga ada jawaban sama sekalii....".
"Baek baek kesurupan Loe Bian! EH,tapi kan... emang ada
Setan yang berani masuk Ke tubuh si Bian? Yang ada bukan
setannya yang masuk ke Tubuh si bian tapi biannya yang masuk ke
Tubuh setan.".
"Bahhhahahaha ha-ha!".
📍Kelas Lain
"Eh woi,Loe pada tau gak? Katanya Si Dhea Jadi Simpenannya om - om tauu geess ! !".
"Dhea? DHEA wakil osis Itu?".
"Iyyakkk ! ! ! GILA GAK SIHH tuh anak?? MASIH SMA udah jadi simpenan om - om??
Gayanya doang ya lemah lembut\,Aslinya mah kaya J****g!!!".
"Makanya geess,jangan liat buku dari cobernyaa!". Oh yak katanya dia juga
Orangtuanya Belum Lama cerai yakk? Terus Bokapnya nyiksa nyokapnya Dan dia."
"Wahh,mungkin bisa jadi garagara itu tuhh!".
"Etapii Emang dasarnya dia udah J****G ga sih ? Liat aja dia kan suka kegatelan sama
SI BIAN?! Padahal pan si bian mah Kaya batu es gitu yak sifatnya!".
Kelas menjadi riuh atas gosip tentang Dhea yang sudah menyebar luas dari kelas ke kelas.
Nina dan Miya Baru memasuki kelas Karena Tadi pergi ke toilet.
"HAI GAESSS.....".
Nina menyapa seluruh teman temannya.
Teman temannya sibuk mengosip dan Nina Diabaikan bagai angin lewat.
"gaess..."
"Heii gaess...."
"WOIIIII!!!!".
BRAKKKK...
nina menggeprak meja yang ada didepannya.
SATU KELAS MENENGOK KEARAH NINA.
"dia kenapa ya?".
"Tauk ih si nina kenapa woi?"
"Gesrek kali otaknya".
"Woi,kaliam pada ngomongin apaan si?"
"Pada ributin apaa sii??".
Boim turun dari meja yang sedari tadi dia duduki.
"Emang loe gatau Nin??".
"Enggak,ada apaan si emang??".
"Hadeuh hadeuh ketinggalan info banget sih loe nin!".
"Info apaansih?Gue bukan ciri ciri orang yang penggosip yekk.
Gue tuh ciri ciri cewek cewek kalem,baik hati,sopan,dan tidak sombOng.
"PRETTT!."
"HEH! Dasar boim,cowok tukang gosip!".
"Duh,cepetan mau denger gakk???".
"IyA! IyA!."
"JADI TUH GINI....."
Boim menceritakan semuanya pada nina dan miya,Nina menyimaknya dengan seksama sedangkan
MIYA hanya mendengarkannya dari kursi yang berada di pojok belakang.
"Ngerti?!".
"HAH!?"
"Seriusan loe boim?".
"Masa sih si dhea kaya gitu?Gue liat Dia anaknya Kalem Kalem aja tuh? Yaah,walaupun kadang
Kegatelan sama bian."
"Yeuhh nin,jangan liat orang tuh dari luarnya aja.BISA AJA dia tuh aslinya emang
begajulann tapi ditutupin aja biar dia bisa deket sama bian dan dapetin hatinya".
"Iya juga ya".
"Berdasarkan hukum Cinta ala BABANG boim pasal 00 ayat 01 Kumnhp geijzshi
menyatakan bahwa 'Seseorang akan melakukan apapun demi cinta,akan mengorbankan
seluruh cinta cintaannya pada orang terkasih".
"Dih apaan loe boim, hukum cinte ale bebeng boim😬."
"Eh ini tuh namanya Pasal cinta tau gak,Bucin bucin mah passti tauk"
"Najongg!!!"
📍kelas bian.
"Pagi teman teman...."
Ucap dhea dengan wajah cerianya.
"Dih,cewe Murahan.ngapain loe masuk sekolahh? Gajadi simpenan om om aja??dibayar per malam??"
"Hahahahaha".
"Makanya jadi cewe tuh punya harga diri,gegara uang doang jadi begajulann dihh jijik gua mah dahhh...
"Jadiin istri woii!!!"
"Dodoll masa istri gua cemcem an nya om om😂😂😂😂
Satu kelas riuh dengan pembicaraan tentang Dhea.sedangkan bian masih terfokus pada masalahnya dan rico menjadi diam tak nersuara sedikitpun.
"Ka-kalian kenapa sih?".
__ADS_1
"Bah,hahaha sok sokan polos dia... dibayar berapa sih lu dhe per jamnua gopeann yaaa atau ceban...😂😂😂".
"1 jt per jam ginian mahh""dihhh""
"Hahahahaha".
"Maksud kalian apaa??"
Brakkk...
Rico membanting kursi dan menarik tangan dhea untuk keluar.
"Lah si rico kenapa?"
"Sedeng kali oi"
"Eh,tapikan katanya dia ada hubungan ege sama si dhea murahann!".
"Hahahaha".
"Kasian ege si rico dari keluarga baek aek...
"Nah makanya,kasian bet dia.wkwkwk".
📍taman belakang
"Jelasin sekarang."
"Jelasin apa?".
"Semuanya.".
"Semua udah jelas,Yang mereka omongin emang bener."
"Jadi... lo beneran jal.... ang?
"Terserah lo mau ngomong apa,tapi kenyataannya emang gitu."
"Tunggu..."
"Jelasin...'
"GAADA LAGI YANG PERLU DIPERJELAS rico. Gue emang simpenan om om gue emang cewek murhan,bukan cewek cewek yang bisa foya foya santai. Gue harus cari uang buat pengobatan mama gue.dan harus ngasih uang setiap hari ke bokap gue.!!! PUAS?!.
rico terdiam, dia merenungi apa yang dikatakan dhea. Ternyata hidupnyasangat Menyedihkan.
"Huhuhu...
"Jangan Nangis.. ada gue disamping loe...".
"Loe bisa pake bahu gue untuk bersandar."
"Huhuhu...
"Gue Sendirian co.... gue butuh temenn😢😢😢...".
"Gue terpaksa co,ngelakuinnya....
"Gue cuman pengen gue bisa ngelunasin utang gue.
"GUE CUMAN PENGEN BIAN JADI MILIK GUE!!!!"
Ctarrrrrr....
Rico terdiam kaku.
"Bi-bian?"
"Iyaa,loe tau kan gue sukanya sama bian doang. Gue tuh cinta sama biann udah lama co.... tapi bian gapernah sekalipun care sama gue... salah gue apa cooo ... salah gue apaa?!!! Salah ya ,encintai orang???".
"Lo ga salah karena mencintai,tapi loe mencintai orang yang sudah menikah.orang yang sudah terikat dengan tuhan untuk hidup bersama sehidup semati.".
"Gue tauuu... gue tau dia udah nikah... tapi Mereka kan ga saling mencintai?mereka nikah cuman karena masalah video itu kan? Kalo masalah selesai mereka Cerai kan? YAKAN RICOO YAKANN???".
"Hm...dia kayanya ga perduli apapaun soal perasaan gue..." hah!." Gerutu rico dalam hati.
"Harusnya gue tau itu... lagian juga kenapa gue ad rasa sama loe? Hah... rico ... ricoo kelamaan ngejomblo emang."
"Loe... suka sama gue?".
Ucap dhea yang tengah mengusap air matanya.
"Hah... Engga... Yakalii...".
"BOHONG!".
"dih,ga percaya amat sii😐".
"Uwhh... syukur deh,gue gamau loe ngebaper soalnya hehe..".
"Dh udah, gausah nangis lagi. LOE bisa nemuin gue kapan aja kalo loe sedih. TAPI inget,Ketika melakukan sesuatu. PIKIRKAN perasaan orang lain,jangan karena loe suka dengan seseorang loe membuat hati banyak orang tersakiti.
"Hm... gue ga janji soal itu,tapi thanks ya Rico.
"Yoi.Yaudah,gue Balik Ke Kelas dulul"lo ga balik?".
"Ah...engga,gue mau disini dulu sebentar hehe."
"Oh,oke gue duluan ya..
Rico pergi meninggalkan dhea yang sedang termenung disana.
"Hah... Bener juga kata Rico. GUE Gaboleh begini hanya karena bian aja.Bian Itu bukan Satu Satunya lelaki di dunia ini.Gue harus Coba move on.".
"Ta-tapi penj-penjahat itu dan pesan ancaman bian gimana ya...??".
Siang harinya.
Dinda Diantarkan pulang oleh ketiga teman barnya karena Dia terlalu banyak minum.
"Ihhh gue gamau pulanggg Woiii😴😴😴".
"Gue masih mau minummm!!!".
"Eh din,Muka lo uda kaya Tomat panggang gitu juga."
"Tau loh din,gini gini kita cowok woi lu ntar gue dikira ngapa ngapain loe lagi!".
"Aghhss,
"Loe Bertiga ngomong apaan sih?kaga kedengerann?? Ini lantai kenapa muter muter....".
"Kudu dianter pulang die".
"Hooh dah, Gc bawa kerumahnya."
"Din,kunci rumah loe manaa???"
"HAHH??? APAA??"...
"kunciiii!!!!"....
"Kancil?emang ada kancil woe!!".
"Kunci OONN BUKAN KANCIL!".
"O KONCIII!!! bilang dongh oh itu kga dikoncnci dobhgrak aje klo dikoncii bukan rumah gue jugaa hajahah wkwkwkm aghsygs.".
"Ngomong apaan sih lu ah mabok berat emang ni bocah!".
"Dah,buka coba pintunya!".
"Lah,kaga dikoncii. Ade yanh malinh mamvus luh satu keluarga din...din..".
"Dah Anter ke kamar,gua awasin dari Depan sini jaga jaga".
"Oke,sini din."
Kedua temannya mengantarkannya ke Kamar dinda sedangkan yang satu menjaga di depan.
📍kamar Dinda dan bian.
"Oke din,gue cabut yakk.."
"Baek baek yaa lu disini... hati hati ada orang masuk.!".
"Hooh lu din,cewe cewe juga".
"Maksnianiij .... mphakishi... ".
"Ngomong dulu benerin!".
"Eh woi,cariin obat pengar coba buat nii bocah bisa gaswat kalo kaga dikasih."
"Oh bentar bentar".
Dia mencari obat pengar di kotak Samping p3k lalu melihat foto bian dan dinda berdua.
"Apeniii Couple couple,hadeuh hadruh kaga ngerti gua ma sama pasangan sekarang...".
"Heuh anjuu,mana Obatnya kasian ni bocah uda pengen modar".
"Nihh nihhh,marah marah mulu busett dh.".
"Nih din mnum tu obat,gue cabut.
*di tangga
"Lu duluan yee, gue mau numpang kamar mandi bentaran".
"Malu maluuin lu!!".
"Dah kebelet woii!!!".
"Yadah yadahhh!!!".
"AAAAAAAAAAKKKKK!!!!!!!!!!!!".
Terdengar suara teriakan dari Depan rumah.
"Woe,ada apaan tuhhh!!!".
"Ehhh!!! Woii Si Guntoro Kenapa darah darah begituuu!!!! ANJHIRRR ITU siapaaaa???!!!!!!".
"Woe! Loe siapa?! MASUK MASUK Ngelukain temen gue!".
"DIEM LO!!!!".
"Temen lo udah gue bunuh,klo lo masih berisik! Loe juga gue bunuh!."
"HAHH???!!! EHH GILA LO YAA!!! PSIKOPATT!!! TEMEN GUE LOE APAINNN???!!!!
MATA TEMEN GUE MANAA????!!! GA warassss LOE MAU MUTILASI TEMEN GUEE???!!!!".
Suaranya terdengar panik karena melihat tubuh temannya yang dipotong potong dadu
dan bola mata yang di congkel!".
"Aghsss!!! Anjirrrr bisa gila gueee!!!! Woiiii!!!!!".
DODOTTTT!!!!!! TELPON POLISIII CEPETTTTT!!!!".
*TEMAN YANG ADA DI KAMAR MANDI.
"an-anjihirre.... gila.... Itu si guntoro sama si Yongkii kenapaa??? Polisi apaan duh gye bingungg"!!!!
"Duh gue telpon polisi dulu dahhh,njirrr gue paniklk...."
Dodot menelpon polisi atas kejadian itu,nmun polisi akan datang beberpa saat lagi kemungkinan 2 menit lagi.
"Duh,gile... gimana dong... gue kaga berani keluar.... takut gue juga kenape nape... keknya si guntoro uda matii... potong potongan badan....anjirrr itu orang ngebunuh psikopat bat...."
"Eh... hp si dinda."?
"Ohh! Bener jugaa!!! Gue telpon suaminye aje!!!".
_menelpon bian_
(Bian) _~> Halo
( Dodot ) ~> halo,woiii suaminye dinda siape dah tuh namanye bdun maidun midun bihin ah siapa
Pokoknyee,cepetannn dah lu kesiniiii!!!!!ada pemnunuhhh di rumah luu woiiii.
SI DINDA LAGI DI KAMAR NYE!!! BURUANN KESINII WOII!!! TEMEN GUE ADA YANG
Matiii woeee!!!! Egila panikkk bat guee!!! Gc woe gcc!!!si dinda ada dikamarnyaa!!!
Tutt....
__ADS_1
PANGGILAN TELEPON DIMATIKAN OLEH BIAN.
Bian langsung sigap berlari ke arah parkiran dan dengan kecepatan penuh ia melaju menuju rumahnya.
Sedangkan dhea yg sedari tadi berada tidak jauh dari bian pun sudah gemetaran hebat.
"Pem-pembunuh itu sudah sam-sampai😓".
Dhea berlari menuju tempat rico berada namun ia malah tak sengaja menabrak nathan.
Brukkk...
"Duh,liat liat dong kalo jalan".
"Maaf maaf,gue ga sengaja nath.gue buru buru,misi".
"Etunggu tunggu".
"Ada apaan??"
"Din...dinda."
"Kenapa dinda???".
"DINDA DALAM BAHAYAA!!! GUE HARUS PERGI MISI!!!".
dhea berlari .
"EH WOIII!!! DHEAAA!!!".
"Hah?apedehh??".
"Bahaya katanya?dinda dalam bahaya???hahh...gue harus pergii!!!!".
"DHEAA!!! GUE IKUTT!!!".
Akhirnya nathan,dhea,dan rico pergi ke rumah sakit terdekat dari rumah bian
karena mereka sudah memperkirakan bahwa ini semua akan berujung di rumah sakit.
📍Rumah bian.
Bian sudah sampai dirumahnya,dia tidak masuk lewat pintu depan melainkan pintu
Balkon yang langsung terhubung dengan kamarnya.".
"Dindaa..."
Dinda masih dalam keadaan mabuk namun sudah agak mendingan dan dia tengah tiduran dengan gaya terlentang".
"Syukurlah dia masih amann".
Bian memeluk tubuh dinda dengan erat lalu membisikkan kata"maaf,gue gabisa jaga loe dengan baik".
Brakkkk....
Suara pintu ditendang oleh seseorang
"Oh,sedang mesra mesraan rupanya!!!".
"Ngapain?".
Ucap bian dengan dinginnya.
"Ngapain? Ya jelas lah mau bunuh istri loe! Masih nanya lagii!!!".
Penjahat itu menyerang bian dengan pisau namun bian masih bisa menahannya dengan tangan.
Meskipun tangannya berlumuran darah tapi dia tetap menahan rasa sakitnya karena dia tidak mau
Dinda terluka.
"Siapa yang nyuruh loe?".
"Heuh udah diambang kematian juga masih belaga ya!".
Penjahat itu kembali menyerang bian namun bian berhasil menghadang pisaunya dan pisaunya terpental
Namun,sayangnya pisau itu mengenai bahu sebelah kiri dinda.
"Aghsssss!!!!sakitttt!!!!!!!".
"Da...darah..."
Pandangan mata dinda kabur dan dia pingsan di pelukan bian.
"Din...dinda".
Bian langsung mencabut pisau yang tertancap di bahu dinda dan meyebabkan robek yang cukup parah....
JANGAN BERGERAKK!!!
polisi datang disaat yang tepat,dia datang disaat sang penjahat ingin menembak bian dengan pistol".
Dorrrr...
Polisi menembak kedua kaki penjahat itu hingga lumpuh lalu membawanya ke kantor polisi.
"Ikut kami ke kantor polisii"..
"Hahhhhh".
Setelah itu bian membawa dinda ke Rumah sakit,dan Teman teman dinda dimintai keterangan di rumah sakit dan yang meninggal dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi.
📍rumah sakit
"Din..dinda....." ucap nathan panik saat melihat dinda dibawa oleh banyak perawat.
"KAL...KALIAN DISINI,? "
"Yah begitulah".
"Maaf pak,sebaiknya anda tunggu disini".
Sudah 1 jam lebih dinda berada di dalam ruang operasi. Namun,beelum kunjung keluar.
"Gue mohonn.. jangan tinggalin gue...".
"Bian,jangan nangis... i-ini sapu tangan buat kamu."ucap dhea yang sedikit
gemetaran kali ini dia jujur dari lubuk hatinya yang paling dalam.
Patss...
Bian menepis sapu tangan dari dhea.
"Ngapain loe disini?udah puas dengan ancaman loe di pesan itu hahh????
Uda puass istri gue jadii beginiii????!!!".bentak bian dengan sangat amat penuh penekanan.
Dhea gemetar ketakutan.
"Maaf."lirihnya dengan suara pelan.
"Maaf loe bilang?! Sekarang baru minta maaf?!!! Kenapa loe ga mintaa maaf sejak loe ngirim pesan anaca,an itu ke gue hahh?!!! Keparattt!!!".ucap bian dengan menarik kerah baju dhea.
Meskipun dia perempuan,bian tetap tidak akan segan segan berbuat kasar padanya.
"Huhuhu".
Dhea menangis ketakutan.
"Maaf".
Dia terus meracau mengatakan kata'maaf' berkali kali.
Plakkkkk
Bian menampir dhea dengan sangat kenczng hingga membuat bekas merah di pipinya.
"Tampar lagii bii!!! Tamparrr!!".
"Tampar lagi,gue emang pantes kok".
"STOPPPP BIIAN!".
"Dia itu cewe!Ga baik Loe Bersikap kaya gini!".
"Terlebih ini di rumah sakit,ucap rico yang langsung memeluk dhea.
"Oh, lo ngebela wanita biadabbh ini?".
"Atau jangan jangan lo suka sama dia?".
"Engh-engga.Siapa juga!"
"BOHONG!".
____
"Hah... udahlah.BIAN-RICO-DHEA! kalian tenang dulu tarik nafas dalam dalam...Hembuskan..Tarik Nafas dalam...dalamm...hembuskann...ucap nathan yang mencoba mencairkan suasana.
Beberapa menit kemudian ...
Dokter keluar dari ruang operasi.
"Dok... gimana keadaan dinda dok?
"Siapa keluarga Pasien??".
"Sa..saya dok".
"Baiklah,saya hanya ingin memberitahukan bahwa operasi berjalan lancar.."
"Alhdamudlilah".
"Syukurlah"..
"Tetapi kemungkinan luka nya akan memudar lumayan lama,dan usahakan jangan mengenai air selama beberapa minggu".
"Ba'baik dok.".
Setelah beberapa minggu.
Bian sudah menceritakan segalanya pada dinda,dan dhea pun secara khusus meminta maaf pada dinda.lalu,dia dan rico memutuskan untuk pindah sekolah dan memulai hidup bersama.Nathan memutuskan untuk berhenti menjadi aktris dan Kembali Ke Tempat Asal keluargany ' australia'.
"DO You will marry me?".
Kiki melamar Miya di hadapan seluruh rekan kerjanya dan juga ada dinda disana
"TERIMA!!!"
"TERIMAA!!!""
"TERIMAA!!!"
"Kakak,serius?".
"Yah,tentunya."
"Tapi aku masih terlalu muda kak,".
"Engga papa,asalkan kamu Mau menjadi pendamping hidupku. Aku rela menunggumu hingga lulus sma."
"Awwwwwww..... soswweeedddd.... omaygadd omaygadd gue mau Nangis rasanya... teriak nina yang sangat sangat amat merasa terharu melihat sahabatnya dilamar.
"Tuh,miya udah dilamar lo kapan punya jodoh?" Ucap dinda yang menyindir nina sembari menywnggol bahunya.
"Ahhhks,rese loo!!!".
Hehehe.
" Pernikahan tidak selalu karena cinta,tetapi dengan pernikahanlah
orang orang belajar Arti Cinta yang sesunguhnya".
wawww udah tamat ajah hehe... makasih yah yang udah dukung novel ini.
makasih juga yang udah nungguin novel ini hehe😅~
JANGAN LUPA VOTE KOMEN and Likenya gaess
sekian dari saya,mohon maaf bila banyak typo atau kesalahn lainnya~
Saya ARIMA ZEFURA
Pamit dari novel ini~
See you di novel novel lainnya`
Oh ya saya juga punya novel chat history judulnya " ISTRI MANJA "
Dengan ini saya menyatakan,novel ini tamat~
Yeiyyy
__ADS_1
_END_
Follow ig@Armazfra20_sankyu~