
mikasa pun segera mencari cari levi yang masih di aula rumah nya yang tadi digunakan untuk acara reuni.
mikasa tidak menemukan levi,karena dia tidak menemukan nya akhirnya terpaksa dia menelpon nya
telpon mikasa ke levi
"halo kakak,mohon kesinilah dulu aku mau bicara"
"bicara apa?"
"ashh jangan banyak nanya,pokoknya cepat kesini
aku sedang di aula"
"tch,baiklah"
***telpon pun tertutup
...0o0o00o**...
"mikasa?kau mau berbicara apa?"
"mmm, anu kakk....." ucap mikasa dgn khawatir
"anu apa?ceoat!"
"k kak p petra pingsan"
"apa?!!"
belum sempat selesai berbicara levi pun meninggalkan mikasa,karena dia khawatir akan keadaan petra
"ehh kakak tunggu" ucapan mikasa tak terdengar oleh levi*.
...0o0o0o0...
Levi pun sampai dimana tempat petra pingsan berada.
"kak levi akhirnya kau datang" ucap eren yang ingin membantu petra berdiri,namun tidak kuat
"baiklah eren,bawalah petra kesini,akan ku gendong"
"tapi kak aku ngangkatnya udah gak kuat" sahut eren yang dari tadi mengangkat petra berdiri
__ADS_1
"ashh biar aku bantu" ucap mikasa
"baiklah"
setelah mereka mengangkat petra untuk berdiri,lalu levi menggendongnya dan membawa dia ke kamar.
jean,mikasa,eren,historia,connie,sasha,ymir pun ikut masuk ke kamar levi.
...di kamar levi...
lalu levi menyuruh mikasa untuk memanggil dokter
"mikasa tolong panggilah dokter agar kesini"
"baik kak" jawab mikasa segera untuk menelpon dokter
jam di kamar menunjukan pukul 3 sore
mereka semua belum pulang karena mereka menghawatirkan petra
setelah menunggu beberapa jam pun dokter datang
"akhirnya kau datang juga dokter" ucap levi
"baiklah dok" ucap levi
beberapa mwnit kemudian dokter pun menunjukan
"bagaimana dok keadaan petra?" tanya mikasa
"dia hanya sakit tipes saja" ucap dokter
"baiklah dok terimakasih,atas kedatangan anda" ucap levi dgn fasa berterimakasih
"baiklah nak,sebaiknya dia disuruh menginap disini dulu,karena kesehatannya belum stabil,dan dia harus menjaga pola pola makan agar tidak terkena tipes" ucap dokter kepada ku sambil memberikan 2 obat tablet sirup kepada levi
"ini obatnya,harus diminum 2 kali sehari setelah makan minum, dan bangun tidur" jawab dokter
"baiklah dok, terimakasih"
"sama sama"
...0o0o0o0...
__ADS_1
petra pov
*aku pun terbangun dari pingsan ku,dan aku tidak tahu berada di mana, ya jelas jelas ini bukan kamarku dan bukan rumahku
"oh kamu sudah siuman ya,syukurlah" suara berat itu pasti aku mengenalnya
"oh,i iya" jawabku yang sambil memegang kepalaku karena pusing,lalu levi berjalan mendekati ku
" e eh ada apa levi?" jawab ku dengan kaget karena levi berada dekat dengan jarakku
"malam ini kau,tidur disini" bisik kan levi membuatku merinding
"kenapa?"jawab ku dengan nada takut
"kau mengalami tipes!" ucap levi lalu memberikan sebuah obat obat tan kepada ku
"minumlah obat ini sesudah makan dan minum 2 kali sehari, dan ingat aku tetap akan mengawasi mu disaat kau mau makan dan minum obat"
"jika aku tak makan dan minum obatnya?" tanyaku dengan jahil
"aku akan menghukum mu" jawab levi sambil memegang dagu ku
"b baiklah levi,akan ku laksanakan"
"bagus,sekarang kau tidurlah.ini sudah jam 22.00"
ucap levi yang berjalan ke ranjang tidurnya
" w wait kita tidur bersama?"
"tch, apakah kau tidak melihat? ranjang kita tidak terpisah" ucap levi lalu dia tidur membelakangi ku
"ya ya terserah kau,sesuka suka mu" jawabku. disaat aku mau berbaring tiba tiba levi menarik tanganku
sehingga aku jatuh di hadapan nya,lalu levi menukar posisi sehingga yang dibawah adalah aku dan diatas adalah dia
"apa yang mau dia lakukan" batin ku sambil menatap levi yang kini diatas ku.
"aku mau mencium mu" ucap levi dengan santai kepadaku,aku pun kaget
"sudahlah levi,tadi kau sudah menciumku beberapa kali,ingatlah kita tidak mem___" ucapan ku terhenti gara gara levi sudah mencium bibirku,
"dasar cerewet" jawab levi setelah melepaskan ciuman ku
__ADS_1
-selesai*-