Crazy Laura My Idola

Crazy Laura My Idola
Episode 2


__ADS_3

Ketika gilang dan dion maju Pak tarto pun memberikan mereka berdua spidol untuk menulis jawaban mereka dipapan tulis.


Pak Tarto: Ini spidol, kalian sekarang buat jawaban matematikanya. Silakan.


Gilang dan Dion pun menulis jawabannya


Dion : Gilang bisa gak lo.. (" bisik dion kepada gilang".)


Gilang : Gaklah.. udahlah tulis - tulis aja. " (respon gilang sambil bisik - bisik.)


Dion : Benar juga ya.. ( bisik dion).


Pak Tarto : Gilang, Dion sudah selesai?


Gilang : Sudah pak ( dengan PD nya ngomong ).


Pak Tarto: Dion kamu sudah selesai ?


Dion: Sudah donkk pakk.. ( dengan PD nya ngomong )


Pak Tarto : Baiklah anak - anak kita periksa bersama jawaban gilang dan dion.


Siswa : Iya pak.


Kemudian pak tarto beserta siswa yang ada di dalam kelas membahas jawaban yang ditulis gilang dan dion.


Pak Tarto : Baik Kita bahas bersama anak - anak mulai dari pekerjaannya gilang.


Siswa ; Iya pak


Lalu mereka pun mebahas pekerjaan jawaban gilang.


Pak Tarto ; waduhhh - waduhh gilanggggg apa yang kamu tulis ini. Aduhh jawabanya kok nyaplir banget alias gak nyambung. Apa yang kamu pikirkan ini gilangg.


( Marah , tangannya terjengking di pinggang dan mata melotot.)

__ADS_1


Gilang : Ya..itu pak itu ..emm


Pak Tarto : itu - itu apa. Sudah "


Gilang : Itu yang ada dipikiran saya makanya saya tulis.


Pak Tarto : Aduhh.. tadi kenapa kamu bilang gampang jawabnya?.


Gilang : Saya kan ngomongnya soalnya gampang pak bukan jawabanya.


PakTarto : Owhhh sudah pintar ya jawabnya ya ( sambil menjewer telinga gilang).


Gilang ; Aduhh - aduhhh pak sakit. Maaf pak saya janji gak ngulang lagi deh pak .. swearr.


PakTarto pun melepaskan jeweranya.


Pak Tarto : Dari kemarin - kemarin kamu juga janji - janji aja.


Gilang : Iya pak sekarang janji dehh


Pak Tarto : Anak - anak mari kita bahas jawabanya Dion.


Pak Tarto : Wahhh..duhhh ini lebih parah lagi .. aduhhh - aduhh.Dionnnn ..aduhh.


( Sambil menepuk kepalanya).


Siswa yang lainnya pun tertawa melihat gilang, dion mukanya merah dan melihat mukanya pak tarto kesal.


Pak Tarto : Aduhh.. kalian ini bikin bapak pusing saja, dari pada kalian bikin bapak pusing lagi mendingan kalian duduk aja. duhh ini anak...


Dion dan Gilang pun duduk di bangku mereka dengan wajah yg cemberut. Kemudian bel istirahat selesai pelajaran Pak Tarto pun selesai, betapa leganya Dion , gilang , dan Rizky.


Pak Tarto : Baiklah anak - anak pelajaran sudah selesai silakan istirahat.


Siswa : iya pak .

__ADS_1


Pak Tarto : Selamat makan


siswa : Iya pak.


Gilang : Hahh .. itu pak tarto nyebelin banget sihh.. ( dengan wajah yang kesal)


Dion : Iya bener ... kesel gue. Gue kan malu jadinya sama bebeb stelha.


Rizky : Udah - udah dari pada kesel - keselan gak jelas. Kita makan aja yuk dikantin.


Gilang : yukk ... laper gue


Mereka pun menuju kantin bersama. Sesampainya dikantin mereka pun bertemu Laura dan teman - temanya.


Laura : Aduhh.. si beruang rusuh datang ( sambil mengejitkan alisnya ).


Gilang : Maksud lo apaan.. ( menghampiri laura dan teman - temanya ).


Laura : upss ... ya ampun marah .. isisis gue kan cuma nyapa lo doang emang gak boleh.


( jawab dengan kata yang ngengas).


Gilang ; Nyapa sih nyapa lo nggak usah manggil gue kayak gitu. ( dengan wajah yang kesal).


Laura : Biasa aja donk .. lo juga pernah kayak gitu sama gue.


Dion : Udah - udah kok malah ribut sih...


Gilang : Dasar cewek resek


Laura : Lo yang resek.


Mita : Stopppp..


Mita pun membawa laura pergi dari kantin.

__ADS_1


Mita : Laura kita mending pergi aja ya.


Mereka pun pergi meninggalkan kantin.


__ADS_2