
Setelah suara dari putri ke tujuh bergema, alun alun menjadi sunyi senyap.
" Kalian tidak ada inisiatif untuk maju, sama saja dengan tidak menghargai tuan putri di tempat ini..." bersamaan dengan suara ini, seorang pemuda tampan dengan pedang di punggung nya berjalan keluar perlahan.
Dia naik kepanggung di bawah tatapan kagum dari para penonton...
" Lihat bukan kah dia itu putra pedang? Bagaimana bisa dia muncul di sini? "
" Putra pedang dari sekte pedang? Aku dengar dia sedang mengembara untuk mencari peluang terobosan dalam kendo.. Aku tidak menyangka kalau dia bakal muncul di sini.."
" Bukan kah itu wajar? Lagian kan putra pedang dari dulu sudah memiliki perasaan terhadap sang putri... "
" Apapun itu, aku yakin kalau pertarungan ini tidak akan mengecewakan kita... Dua putra dan putri surga bertemu dan saling bertarung... "
Yuan LinLin menatap putra pedang dengan sedikit senyum,
" Tuan muda lin, tidak menyangka kalau akan bertemu kembali secepat ini... "
" Putri bisa saja, bagaimana bisa saya tidak datang di acara yang di adakan oleh tuan putri... Bahkan jika aku sedang berada di ujung dunia aku harus segera bergegas setelah mendengar hal ini... "
Keduanya sedikit mengobrol basa basi, di mata Lin Fan tanggapan dari putri ke tujuh terasa sedikit aneh. Dia seperti nya berusaha sekeras mungkin untuk melakukan kontak dengan putra pedang ini.
" Kalau begitu tuan muda lin bagaimana jika kita langsung memulai nya... Lagian tidak baik membuat para penonton menunggu terlalu lama..."
" Baiklah kalau begitu... Mohon untuk ringan..." putra pedang menghunus pedang di belakang punggung nya, seketika suasana dari daerah sekitar berubah. Sebuah aura mencekam muncul beberapa meter dari putra pedang berdiri.
Yuan LinLin juga tidak mau kalah dia mengeluarkan sebuah cambuk dari tempat penyimpan nya. Harus diakui tuan putri ini memang kaya, Lin Fan melihat kalau alat ruang angkasa paling murah berkisar 1 juta koin emas.
Raiso dari koin emas dalam game dengan dunia nyata adalah 1:2 jadi jika di dunia nyata harus merogok kocek sebesar 2 juta Yuan untuk mendapatkan alat ruang angkasa, itupun yang paling kecil ukuran nya.
Putra pedang menghilang dari tempat nya muncul di belakang tuan putri, dengan tegas putra pedang langsung mengayunkan pedang menuju tepat ke leher yang terakhir.
Meski sangat cepat tapi itu dengan mudah di hindari oleh Yuan LinLin, dia langsung melancarkan serangan balasan dengan puluhan cambuk yang terjadi dalam 1 detik. Perlu kali ketahui kalau kekuatan setiap cambukan dari yang tuan putri lakukan bisa langsung membuat batu seberat satu ton langsung menjadi bubuk.
Tapi dengan teknik kaki nya tuan putra pedang menghindari nya dengan sedikit usaha. Gerakan kaki putra pedang yang tidak biasa membuat lin Fan tertarik.
__ADS_1
Dengan sungguh-sungguh dia menatap pertarungan ini, Lin Fan merasa kalau dia akan mendapat kan hal baik kalo ini.
Pertarungan berlangsung sengit, sampai 1/4 jam tapi masih belum ada pemenang.
" Seperti yang di harapkan dari putri ke tujuh, saya tidak bisa menang semudah itu..."
" Tuan muda lin bisa saja, saya juga kagum dengan bakat kendo yang anda miliki. Sejujurnya saya merasa kalau pertarungan kali ini berlangsung lama, saya yang akan kalah.. Jadi aku akan menggunakan kartu truft ku, dimohon untuk bersiap... "
Wajah dari Yuan LinLin menjadi serius saat ini, dia mengalirkan Qi nya ke dalam cambuk yang dia bawa. Api menyala di setiap sisi dari cambuk.
Melihat hal ini putra pedang menjadi serius, dia juga mengalirkan Qi ke dalam pedang nya. Pedang bersinar dengan biru pucat yang mencolok di dalam kerumunan.
" Cambuk api, Cambukan penghancur!!"
" Teknik pedang, seribu pertahanan!!"
Cambukan api yang tidak terhitung bertabrakan dengan pedang dingin biru es. Hawa panas dingin muncul menyelimuti daerah sekitar panggung. Penonton yang tidak tahan dengan hawa panas dingin ini banyak yang kabur.
Bukan hanya hawa nya yang terpengaruh, panggung besar itu juga perlahan retak sedikit demi sedikit, sampai akhirnya...
" Boom?!!!" Ledakan yang memekakkan telinga menggema di setiap telinga penonton. Kabut menyebar di setiap penjuru, sampai beberapa saat kemudian saat kabut hilang terlihat kalau putri ke tujuh adalah pemenang dari perterungan ini.
Putra pedang tersenyum masam, dia menangkupkan tangan nya dan sedikit mmebungkukkan tubuh nya di depan sang putri.
" Saya kalah, tuan putri.. Teknik cambuk mu telah meningkat drastis di tahun ini.."
" Tuan muda lin bisa saja, jika kamu menggunakan kartu truft terkuat mu.. Aku tidak akan punya kesempatan.."
Mendengar perkataan dari Yuan LinLin, putra pedang tersenyum masam. Kartu truft apanya?! Tadi sudah aku keluarkan dan hasil nya sama saja...
Boom!!!
Sebuah ledakan langsung menarik tatapan mereka berdua, dalam pandangan ke dua nya dia melihat lin Fan yang sedang memejamkan mata.
" Apa itu? Apa sebuah pencerahan?" Yuan LinLin dan putra pedang berkata pada saat yang sama.
__ADS_1
Saat ini di mana Lin Fan berdiri, sebuah aura biru pucat perlahan berkeliaran di tempat nya. Beberapa orang yang kebetulan berada di samping nya, sedikit mundur setelah terkena hawa dingin nya.
Aura biru muda perlahan menyatu dan mulai membentuk sesuatu...
" Apakah itu..." mata putra pedang membelak menata Lin Fan dengan tidak percaya.
" Teknik pedang dari sekte ku? Bagaimana bisa orang luar mempelajari nya?!" teriakan dari putra pedang menarik perhatian dari tuan putri...
" Orang ini mungkin saja orang dari sekte pedang... Lagian di dalam sekte ada ribuan orang, tuan muda lin mungkin belum pernah melihat nya saja... " jeals Yuan LinLin..
" Tidak! Teknik pedang ini hanya akan di ajarkan pada satu orang dalam satu periode, dan aku sudah mempelajari nya... Jadi tidak mungkin kalau ada orang lain di dalam sekte yang dapat melatih nya... "
Hal ini langsung membuat wajah Yuan LinLin luar biasa...
Lin Fan tidak tahu kalau tindakan nya saat ini membuat dua jenius super takjub tidak bisa berkata kata.
Setelah beberapa saat, Lin Fan perlahan membuka mata... Di bawah tatapan kagum dari orang-orang dia berjalan dengan percaya diri ke tengah panggung.
Lin Fan menatap kecantikan di depan nya dengan sedikit senyum...
" Tuan putri, aku rasa sekarang aku masih bisa menantang mu kan?"
Yuan LinLin tidak langsung menjawab, hanya menatap wajah Lin Fan sedikit dengan rasa aneh. Namun itu langsung hilang setelah beberapa detik.
" Tentu saja masih bisa, lagian masih banyak waktu luang yang aku miliki... " Dengan senyum lembut, Yuan LinLin menyambut Lin Fan.
" Kalau begitu aku tidak akan sopan..."
" Baiklah, kalau boleh tahu siapa tuan ini...?"
" Jangan panggil aku tuan, namaku lin Fan... Tidak memiliki latar belakang apapun...yah aku akan mendapatkan nya segera..."
" Apa maksud mu?"
" Yah karena sebentar lagi kamu akan menjadi pendamping dao ku... Jadi bukan kah kekaisaran bintang fajar ini akan menjadi latar belakang ku? "jawab lin Fan dengan percaya diri.
__ADS_1
Penonton tidak bisa berkata-kata melihat tingkah laku lin Fan. Yuan LinLin sedikit mengernyitkan mata nya, menatap wajah percaya diri nya dengan sedikit bingung...
' Dari mana kepercayaan anak ini berasal, tidak ada latar belakang? Mau menang dari orang dengan latar belakang yang baik? Rasa nya agak tidak masuk akal..'