
malam itu kian dan kia tidur terpisah...karena kia meminta kian untuk tidur di sofa...karena kian tak ingin ribut dengan kia...jadi ia mengalah pada sang istri yang menurutnya sangat cerewet dan kupingnya bisa tuli jika lama lama berdebat dengannya.
seperti biasa kia bangun dan merapikan tempat tidurnya....akan tetapi ia lupa jika sekarang kamar itu tidak hanya dia yang menempati...tetapi ada sang suami yang kemarin sudah resmi menyandang status itu...dan juga kebalikannya dengan kia yang kini statusnya adalah seorang istri.
KIA masuk ke kamar mandi dan melakukan ritualnya seperti biasa...
setelah selesai KIA keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di tubuhnya...tanpa ia sadari ternyata ada sepasang mata yang menatapnya sedari tadi.
kian meneguk slavinanya dengan kasar karena melihat pemandangan yang dapat meruntuhkan imannya.
sebelum KIA membuka handuknya...kian terlebih dahulu berdehem dengan keras...agar KIA mendengarnya.
"ekhemmm...."(kian)
"๐ฎ๐ฎ๐ฎ...ngapain Lo...ada di kamar gue..."(kia)
saking malunya...KIA memegangi handuknya dengan kuat agar tidak terlepas.
berbanding terbalik dengan kian...yang hanya menanggapinya dengan santai dan berlalu begitu saja masuk ke kamar mandi sambil menarik handuk untuknya dari gantungan.
sesampainya di kamar mandi...kian dengan cepat mengunci pintu dan memegangi dadanya yang bernyut...sangat kencang.
"huuuu...dasar gadis itu...apa dia kira aku bukan pria normal apa...dengan melihat tubuhnya yang masih setengah polos saja sudah bisa membuatku panas dingin...apa lagi kalau tadi dia mukanya semua..."(kian)
kian mengusap wajahnya dengan kasar...kemudian dengan cepat ia mandi...karena sebagai guru BK...ia harus datang tepat waktu..sebagai contoh yang baik di sekolah.
berbeda dengan KIA...masih saja menggerutu dengan kejadian tadi yang membuatnya sangat malu.
"huuuuhhhhh....kenapa gue lupa kalau ada dia di kamar ini tadi"(kia)
setelah selesai berpakaian rapi...KIA mencari keberadaan kaca mata culunnya yang membuat ia bebas kemanapun...tanpa ada orang yang menjilatnya...untuk menjalin kerja sama dengan sang papa.
tak memerlukan waktu yang lama....kian sudah selesai dengan mendinya.
kini ia sedang mencari pakaian yang akan di gunakan untuk kesekolah.
sebelum kian turun untuk sarapan...ia mencari sang istri yang ternyata belum turun untuk sarapan.
"Ki...kamu mau sekolah atau tidak"(kian)
__ADS_1
"ya sekolahlah..."(kia)
"ya udah ayo turun dan sarapan...setelah itu kita berangkat sekolah sama sama"(kian)
"Haaaaa...bareng sama Lo...gak gak...bisa berabe kalau gue bareng sama Lo.."(kia)
"hu...bisa tidak kamu merubah bahasanya jika berbicara dengan saya"(kian)
"gak bisa..karena memang gue gak mau nikah sama Lo..."(kia)
KIA dengan cepat keluar dari kamar dan meninggalkan rumah untuk pergi kesekolah tanpa sarapan...bahkan KIA tidak menyapa mama dan papanya karena KIA masih kesal dengan pernikahannya semalam.
mama dan papa KIA memakluminya karena memang KIA menentang pernikahan ini sebelumnya...akan tetapi ini adalah janji mereka pada kedua orang tua kian yang telah tiada...jadi pernikahan ini harus terjadi.
"KIA sudah berangkat dan dia melupakan sarapannya๐คฆ๐คฆ๐คฆ"(mama kia)
"sudahlah...biarkan saja dia...mungkin KIA masih marah...nanti juga baik sendiri"(papa kia)
"ma...pa...nanti kian yang bawakan sarapan untuk KIA ..karena kian gak mau kalau istri kian sakit dan membuat mama dan papa kawatir"(kian)
sebenarnya kian merasa tidak enak hati atas kelakuan KIA pada mama dan papanya...kian bertekad untuk merubah pola pikir KIA kedepannya agar menghargai kedua orang tuanya.
KIA sampai di sekolah dan langsung menuju ke kelasnya
"๐๐๐kecoak aja...berani ganggu gue...๐๐๐"(kia)
"๐ค๐ค๐คapa Lo...bilang"(sisil)
"emang dasar lu...budeg ya...gue barusan bilang Lo itu ke..co...ak...denger gak...๐๐๐"(kia)
"Lo....๐๐๐๐ค๐ค๐คawas Lo...hari ini adalah hari terakhir masuk sekolah di sini...ingetin itu"(sisil)
"bodo' amat๐๐๐"(kia)
sisil the tank pergi meninggalkan KIA di kelas dan segera menyuruh sang papa untuk segera datang ke sekolah untuk memecat dan mengeluarkan KIA dari sekolah...bahkan menyuruh sang papa agar membuat KIA tidak di terima lagi di sekolah manapun di kota ini.
tak membutuhkan waktu yang lama...papa sisil telah sampai di sekolah dan segera menemui kepsek dan juga guru Bk.
dengan menggunakan mickropon sekolah KIA dan sisil di panggil ke ruang kepsek.
__ADS_1
"KIA..mulai hari ini...kamu resmi kami keluarkan dari sekolah ..."(kepsek)
"haaaaa๐ฒ๐ฒ๐ฒ...bapak yang bener donk pak ...apa alasannya saya di keluarkan dari sekolah...saya tidak terima..."(kia)
"terima gak terima...lo...hari ini udah di pecat begok๐๐๐"(sisil)
di satu sisi...kian baru saja masuk ke ruangan kepsek.
KIA yang sudah habis kesabarannya,,,dengan lantang memanggil kian dengan emosi...
"pak kian yang terhormat....apa anda bisa bantu saya agar tidak di keluarkan dari sekolah ini๐ก๐ก๐ก"(kia)
dengan perkataan KIA tersebut semua orang jadi heran...sebenarnya apa yang membuat KIA berani meminta seorang guru BK untuk membantunya.
kian yang di tanya oleh KIA sontak membelalakkan matanya...dan menatap tajam pada kepsek yang ada di hadapannya.
"siapa yang akan anda keluarkan pak kepsek..."(kian)
"tentu saja siswi yang baru pindah ini..."(kepsek)
"alasannya...."(kian)
"karena dia...mmmm...dia...."(kepsek)
"sebelum mengeluarkan seorang siswa/siswi...anda seharusnya mengetahui kesalahannya terlebih dahulu....dan itupun harus yang benar benar fatal kesalahannya baru bisa di keluarkan...bukan hanya mendengarkan sebelah pihak saja"(kian)
kian menatap tajam sisil dan juga papanya.
"ta...tapi..."(kepsek)
"jika bapak tidak bertindak tegas...saya akan laporkan masalah ini pada tuan William...."(kian)
kepsek yang mendengar nama sang pemilik sekolah itupun langsung serba salah di buatnya...di satu sisi papanya sisil donatur tetap sekolah itu dan di satu sisi pemilik sekolah...kepsek itupun bingung dan menghela nafas panjang...kemudian mengikuti ucapan Kian dan mengatakan pada papa sisil bahwa yang di katakan kian itu benar dan sang kepsek tak mau mengambil resiko.
tanpa mereka sadari kian mendekat pada KIA dan berkata sangat pelan di telinganya...
"hey...nona William...bisa tidak kamu itu meminta bantuan pada suamimu ini dengan nada yang lemah lembut...karena permohonanmu tadi sama sekali tidak ada romantis romantisnya...untuk pasangan seperti kita yang baru menikah...."(kian)
KIA yang mendapat bisikan di telinganya langsung menatap tajam kian...seolah olah akan menelan kian hidup hidup....๐ก๐ก๐ก
__ADS_1
tapi kian menanggapi tatapan sang istri dengan santai seolah olah tak terjadi apapun.
jangan lupa like dan content ya....